Minggu, 11 Oktober 2026
18:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Bank Nano Syariah

Bank Nano Syariah

Bagikan:
PT Bank Nano Syariah
250px-NanoBanksyariah-Logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama sebelumnyaUUS Bank Sinarmas Syariah (2009–2023)
JenisPerseroan terbatas tertutup, anak usaha
IndustriJasa keuangan
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
Halim
(Direktur Utama)
Tje Tjun Hau
(Komisaris Utama)
ProdukPerbankan syariah
MerekAira
PendapatanKenaikan Rp 555,48 miliar (2025)[1]
Penurunan Rp 74,86 miliar (2025)[1]
Total asetKenaikan Rp 9,79 triliun (2025)[1]
Total ekuitasKenaikan Rp 1,38 triliun (2025)[1]
Jumlah karyawan
663 (2025)[1]
IndukPT Bank Sinarmas Tbk (51%)
PT Sinar Mas Multiartha Tbk (24%)
PT Asuransi Sinar Mas (24%)

Bank Nano Syariah atau Nanobank Syariah adalah sebuah bank umum syariah swasta devisa di Indonesia. Merupakan bank terbaru dan pertama didirikan pada periode 2020-an, kepemilikannya berada di bawah PT Bank Sinarmas Tbk[2] dan termasuk di bawah holding PT Sinar Mas Multiartha Tbk, kelompok usaha finansial milik Sinar Mas.

Sejarah

Bank Nano Syariah bermula sebagai Unit Usaha Syariah dari PT Bank Sinarmas Tbk, yang mulai beroperasi pada 18 November 2009.[3] UUS yang diberi nama Bank Sinarmas Syariah (alternatif: Bank Syariah Sinarmas) ini berdiri berdasarkan persetujuan Keputusan Deputi Gubernur Bank Indonesia No. 11/13/KEP. Dpg/2009[4] pada 30 Oktober 2009. Saat itu modalnya ditetapkan sebesar Rp 100 miliar dan hanya memiliki 1 kantor saja.[5] Kinerjanya kemudian berkembang, sehingga pada Juni 2022 telah mencatatkan aset sebesar Rp 7,2 triliun[6] dan memiliki jaringan kantor yang tersebar di sejumlah provinsi.[7] Layanan yang diberikan seperti penyaluran zakat,[8] tabungan haji[9] dan penyaluran kredit syariah.[10]

Melalui RUPSLB Bank Sinarmas pada 14 Juni 2022, diputuskan bahwa UUS Bank Sinarmas akan dipisahkan (spin-off) menjadi bank umum syariah. Kebijakan ini diambil sebagai langkah menyambut upaya pemerintah memperluas perbankan syariah di Indonesia. Sebagai persiapannya manajemen bank telah menyiapkan dana Rp 510 miliar sebagai modal awal BUS yang akan dibentuk.[11] Bank hasil spin-off ini bernama Bank Nano Syariah yang masih dikuasai Grup Sinar Mas, dimana badan hukumnya secara resmi didirikan pada 14 Juli 2022.[1] Bank ini berencana mengusung perbankan digital (yang belakangan menjamur di Indonesia), tetapi dengan pendekatan sentuhan personal (human touch).[12] Bisa dikatakan Bank Nano Syariah merupakan bank umum syariah kedua yang beroperasi secara digital, setelah Bank Aladin Syariah. Namun, pembentukannya tidak seperti model bank tersebut yang pada umumnya melalui proses konversi dan akuisisi bank eksisting.

Setelah sempat diundur (yang awalnya ditargetkan akan selesai pada tahun 2022),[13] izin prinsip BUS diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan pada 14 Februari 2023,[11][14] yang dilanjutkan izin resmi dari lembaga yang sama pada 23 Agustus 2023 (SK Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-61/D.03/2023).[2][15] Komposisi pemegang saham BUS Nano Syariah dimiliki oleh PT Bank Sinarmas Tbk (51%), PT Sinar Mas Multiartha Tbk (24%), dan PT Asuransi Sinar Mas (24%) dan memiliki modal awal Rp 1 triliun.[16] Bank ini resmi mulai beroperasi efektif sejak 2 Januari 2024,[17] dengan seluruh aset (Rp 8,09 triliun),[18] kewajiban dan operasional (di 31 kantor)[19] UUS Bank Sinarmas Syariah telah dialihkan ke Bank Nano Syariah sehari sebelumnya.[2][20]

Pada hari yang sama bank meluncurkan produk perbankan digitalnya yang bernama Aira, sebagai pengganti aplikasi Simobi+ syariah. Nama "Aira" juga dilekatkan sebagai produk simpanan, kredit dan lainnya dari Bank Nano Syariah. Bank Nano Syariah diklaim sebagai lembaga keuangan syariah yang "dibangun berdasarkan prinsip perbankan syariah dengan solusi keuangan inovatif untuk memberdayakan pelanggan individu ataupun komunitas agar mencapai impian finansialnya serta berbagi kebaikan", serta "menabung kebaikan dengan mengutamakan unsur spiritual, bukan hanya keuangan semata".[21] Oleh karena itulah, Bank Nano Syariah akan mengembangkan sistem keuangan syariah berbasis teknologi modern.[18] Ditargetkan bank juga akan lebih berfokus pada sektor ritel dan dalam beberapa tahun kemudian sudah dapat melakukan penawaran umum perdana.[22]

Beberapa minggu kemudian bank ini resmi memperkenalkan dirinya ke publik dalam acara peluncuran di tanggal 18 Januari 2024,[23] yang juga diadakan serentak di kantor-kantor cabangnya di berbagai daerah.[24][25]

Manajemen

  • Komisaris Utama: Tje Tjun Hau
  • Komisaris Independen: Nana Supriana
  • Komisaris Independen: Horas P. Pardede
  • Direktur Utama: Halim
  • Direktur: Soejanto Soetjijo
  • Direktur: Uzan Tedjamulia
  • Direktur: Hanafi Himawan
  • Direktur: Suyono Wijaya
  • Ketua Dewan Pengawas Syariah: Ahmadi Sukarno
  • Anggota Dewan Pengawas Syariah: Moch. Bukhori Muslim[21]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 "Laporan Tahunan 2025". PT Bank Nano Syariah. Diakses tanggal 21 Januari 2022.
  2. 1 2 3 Pemberitahuan Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Sinarmas Tbk
  3. ↑ Tentang kami
  4. ↑ Profil Bank Sinarmas
  5. ↑ Sinarmas syariah utamakan penerusan
  6. ↑ Laporan UUS Juni 2022
  7. ↑ Temukan Kami
  8. ↑ Beri Kemudahan Tunaikan Zakat, BAZNAS & Bank Sinarmas Syariah Berkolaborasi
  9. ↑ Tabungan Simas Haji iB, Buat Ibadah Jadi Lebih Mudah
  10. ↑ Bank Sinarmas Syariah Salurkan KUR untuk Pemberdayaan UMKM
  11. 1 2 Keluarkan Kocek Rp 510 Miliar, Bank Sinarmas Dirikan Bank Nano Syariah
  12. ↑ Bank Sinarmas Bakal Spin Off Unit Usaha Syariah, Bernama Bank Nano Syariah
  13. ↑ Spin Off, Bank Nano Syariah Diproyeksikan Kantongi Aset Rp 7,42 Triliun
  14. ↑ Hubungi
  15. ↑ OJK Restui Bank Sinarmas (BSIM) Dirikan Bank Nano Syariah
  16. ↑ UUS Bank Sinarmas Spin Off menjadi Bank Nano Syariah
  17. ↑ Situs bank syariah sinarmas
  18. 1 2 Bank Nano Syariah Kenalkan Keunikan Wajah Baru
  19. ↑ Tentang kami
  20. ↑ Bentuk Bank Nano Syariah, Berikut Ekspektasi Bank Sinarmas (BSIM)
  21. 1 2 Profil perusahaan
  22. ↑ Sinarmas Siap Antar Bank Nano Syariah IPO? Cek Estimasi Jadwalnya
  23. ↑ Bank Nano Syariah Diresmikan, Bank Syariah Pertama yang Didirikan dari "Spin Off"
  24. ↑ Sekda Wahyudi Resmikan Bank Nano Syariah
  25. ↑ Hadir di Kediri, Bank Nano Syariah Siap Beri Pelayanan Keuangan Terbaik

Pranala luar

Bank sentral: Bank Indonesia
Sistem konvensional
Bank BUMN
Bank Pembangunan Daerah
Bank swasta
Bank Allo ·Bank Amar ·Bank ANZ Indonesia ·Bank Artha Graha Internasional ·Bank BNP Paribas Indonesia ·Bank Bumi Arta ·Bank Capital ·Bank CCB Indonesia ·Bank Central Asia ·Bank CIMB Niaga ·Bank CTBC Indonesia ·Bank Danamon ·Bank Digital BCA ·Bank DBS Indonesia ·Bank Ganesha ·Bank Hana Indonesia ·Bank HSBC Indonesia ·Bank IBK Indonesia ·Bank ICBC Indonesia ·Bank Ina ·Bank Index ·Bank Jago ·Bank J Trust Indonesia ·Bank KB Indonesia ·Bank Kasikorn Indonesia ·Bank Krom ·Bank Mayapada ·Bank Maybank Indonesia ·Bank Mega ·Bank Mestika ·Bank Mizuho Indonesia ·Bank MNC ·Bank Multiarta Sentosa ·Bank Nobu ·Bank Neo Commerce ·Bank OCBC Indonesia ·Bank of India Indonesia ·Bank OK! Indonesia ·Bank Panin ·Bank Permata ·Bank QNB Indonesia ·Bank Resona Perdania ·Bank Saqu Indonesia ·Bank Sahabat Sampoerna ·Bank SBI Indonesia ·Bank Seabank Indonesia ·Bank Shinhan Indonesia ·Bank Sinarmas ·Bank SMBC Indonesia ·Bank Superbank ·Bank UOB Indonesia ·Bank Victoria ·Bank Woori Saudara
Kantor cabang bank asing
Sistem syariah
Bank syariah BUMN
Bank syariah daerah
Bank syariah swasta
Unit usaha syariah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan