Minggu, 20 September 2026
13:34 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Anak perusahaan

perusahaan yang dikuasai oleh pihak lain

Anak perusahaan[1][2][3] adalah perusahaan yang dikuasai atau dimiliki, baik secara langsung maupun tidak, oleh perusahaan lain yang disebut perusahaan induk atau holding.[4][5] Anak perusahaan dapat berupa firma, persekutuan, atau perseroan. Dalam beberapa kasus, dapat berupa badan usaha milik negara.

Dalam industri perkeretaapian Amerika Serikat, anak usaha operasi adalah perusahaan yang berstatus sebagai anak dari perusahaan lain tetapi dapat memiliki sarana-prasarananya sendiri. Berbeda dengan anak usaha nonoperasi yang ada dalam catatan tertulis saja (seperti saham, obligasi) dan dapat menggunakan identitas merek induknya sendiri.

Anak perusahaan sudah menjadi gaya hidup bisnis modern, dan perusahaan multinasional banyak menjalankan operasinya menggunakan anak perusahaan atau unit bisnis.[6] Termasuk perusahaan-perusahaan konglomerat seperti Berkshire Hathaway,[7] Jefferies Financial Group, The Walt Disney Company, WarnerMedia, atau Citigroup; serta perusahaan yang memiliki satu fokus bisnis seperti IBM atau Xerox. Mereka mengorganisasikan bisnisnya dalam berbagai tingkat anak usaha.

Referensi

  1. "daughter company = subsidiary: a company that is completely or partly owned by another company" Longman Business English Dictionary
  2. Investopedia: "A subsidiary company is sometimes referred to as a daughter company."
  3. "Daughter Company Definition from Financial Times Lexicon". Lexicon.ft.com. Diarsipkan dari asli tanggal 1998-06-25. Diakses tanggal 1998-09-29.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  4. "What Is the Difference Between a Subsidiary & a Sister Company?".
  5. "Subsidiary - Definition and More from the Free Merriam-Webster Dictionary". Merriam-webster.com. Diakses tanggal 1998-01-15.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  6. Drucker, Peter F. (September–Oktober 1997). "The Global Economy and the Nation-State". Foreign Affairs. 76 (5). Council on Foreign Relations: 159. doi:10.2307/20048206. JSTOR 20048206.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Links To Berkshire Hathaway Sub. Companies". Berkshirehathaway.com. Diakses tanggal 2013-09-29.


Ikon rintisan

Artikel bertopik perusahaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan