Kamis, 22 Oktober 2026
21:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Joseph Erlanger

Joseph Erlanger

dokter asal Amerika Serikat

Bagikan:
Joseph Erlanger
250px-Joseph_Erlanger_nobel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1874-01-05)5 Januari 1874
Meninggal5 Desember 1965(1965-12-05) (umur 91)

Joseph Erlanger (San Francisco, California, 5 Januari 1874 - St. Louis, Missouri, 5 Desember 1965) ialah ilmuwan Amerika Serikat.

Erlanger menerima gelar M. Si. dari University of California. Kemudian, ia memperoleh gelar dokter dari Johns Hopkins University pada 1899. Dari 1900 hingga 1906, ia bekerja sebagai instruktur, kolega, dan lektor kepala di Bagian Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins.

Pada 1906, Erlanger pindah ke University of Wisconsin, Madison, di mana ia diangkat sebagai Profesor Fisiologi pertama di Fakultas Kedokteran. Di Wisconsin, Erlanger memulai penelitian dengan berkolaborasi dengan salah satu mahasiswanya Herbert Spencer Gasser. Pada 1910, ia menjadi Profesor Fisiologi di Washington University, St. Louis. Herbert S. Gasser bergabung dengan Erlanger di St. Louis, di mana mereka mulai mempelajari pengaruh elektronik yang diterapkan pada pengamatan fisiologis.

Penelitian utama Erlanger melibatkan elektrofisiologi dan fisiologi sistem peredaran darah. Pada 1922, Erlanger dan Herbert Gasser bisa menganalisis reaksi listrik antara serabut saraf dengan memperkeras saraf dengan osiloskop sinar katode. Pada 1932, kedua lelaki itu mengilustrasikan bahwa serabut yang berbeda menimbulkan ukuran panjang gelombang atau impuls yang berbeda. Serabut saraf mengirimkan impuls di berbagai tingkat, tergantung pada ketebalan serabut.

Ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran pada 1944, bersama dengan Herbert Gasser, atas penemuan mereka mengenai macam-macam serabut saraf yang berbeda. Mereka menunjukkan bahwa serabut bisa memiliki fungsi yang berbeda, malahan dalam tali saraf yang sama.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan