Minggu, 20 September 2026
23:00 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Impuls

Impuls

Untuk kegunaan lain, lihat Impuls (disambiguasi).
Impuls
Simbol umumJ, Imp
Satuan SINewton second (Ns)
Satuan lainnyapounds
Dimensi SI L M T − 1 {\displaystyle {\mathsf {L}}{\mathsf {M}}{\mathsf {T}}^{-1}} {\displaystyle {\mathsf {L}}{\mathsf {M}}{\mathsf {T}}^{-1}}
Terkonservasi?ya
Bagian dari seri artikel mengenai
Mekanika klasik
F → = m a → {\displaystyle {\vec {F}}=m{\vec {a}}} {\displaystyle {\vec {F}}=m{\vec {a}}}
250px-Armedforces_jeffery_tee_shot.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pukulan golf merupakan contoh gaya yang diterapkan untuk durasi waktu yang sangat singkat. Alat pemukul golf digambarkan sebagai pemberi impuls pada bola golf.

Dalam mekanika klasik, impuls (disimbolkan J atau Imp) adalah integral dari gaya (F) terhadap waktu (t) bekerjanya gaya tersebut. Karena gaya merupakan suatu besaran vektor, maka impuls juga merupakan besaran vektor. Satuan dari impuls adalah Newton second (N.s).

Sebuah benda yang diberi gaya akan mengalami percepatan atau perubahan kecepatan selama gaya tersebut bekerja. Semakin lama gaya bekerja, maka semakin besar perubahan momentum yang dialami oleh benda tersebut. Definisi ini berarti bahwa suatu benda yang diberi gaya kecil secara konstan dalam waktu yang lama dapat mengalami perubahan momentum—impuls—yang besarnya sama dengan benda lain yang diberi gaya besar tetapi dalam waktu yang singkat.

J = F rata-rata ( t 2 − t 1 ) {\displaystyle J=F_{\text{rata-rata}}(t_{2}-t_{1})} {\displaystyle J=F_{\text{rata-rata}}(t_{2}-t_{1})}

Impuls adalah integral gaya terhadap waktu:

J = ∫ F d t {\displaystyle J=\int F\,\mathrm {d} t} {\displaystyle J=\int F\,\mathrm {d} t}

Penurunan matematika pada kasus objek bermassa konstan

Impuls J yang dihasilkan pada selang waktu t1 hingga t2 didefinisikan sebagai:

J = ∫ t 1 t 2 F d t {\displaystyle \mathbf {J} =\int _{t_{1}}^{t_{2}}\mathbf {F} \,\mathrm {d} t} {\displaystyle \mathbf {J} =\int _{t_{1}}^{t_{2}}\mathbf {F} \,\mathrm {d} t}

dengan F adalah gaya resultan yang bekerja pada selang waktu t1 hingga t2.

Menggunakan hukum kedua Newton, dapat diketahui hubungan antara gaya dengan momentum P berupa:

F = d p d t {\displaystyle \mathbf {F} ={\frac {\mathrm {d} \mathbf {p} }{\mathrm {d} t}}} {\displaystyle \mathbf {F} ={\frac {\mathrm {d} \mathbf {p} }{\mathrm {d} t}}}

sehingga,

J = ∫ t 1 t 2 d p d t d t = ∫ p 1 p 2 d p = p 2 − p 1 = Δ p {\displaystyle {\begin{aligned}\mathbf {J} &=\int _{t_{1}}^{t_{2}}{\frac {\mathrm {d} \mathbf {p} }{\mathrm {d} t}}\,\mathrm {d} t\\&=\int _{\mathbf {p} _{1}}^{\mathbf {p} _{2}}\mathrm {d} \mathbf {p} \\&=\mathbf {p} _{2}-\mathbf {p} _{1}=\Delta \mathbf {p} \end{aligned}}} {\displaystyle {\begin{aligned}\mathbf {J} &=\int _{t_{1}}^{t_{2}}{\frac {\mathrm {d} \mathbf {p} }{\mathrm {d} t}}\,\mathrm {d} t\\&=\int _{\mathbf {p} _{1}}^{\mathbf {p} _{2}}\mathrm {d} \mathbf {p} \\&=\mathbf {p} _{2}-\mathbf {p} _{1}=\Delta \mathbf {p} \end{aligned}}}

dengan Δp adalah perubahan momentum linear pada selang waktu t1 hingga t2. Hubungan antara momentum dan impuls ini disebut teorema impuls-momentum.[1] Pada kasus benda bermassa konstan, impuls dapat dinyatakan sebagai persamaan yang lebih sederhana: J = ∫ t 1 t 2 F d t = Δ p = m v 2 − m v 1 {\displaystyle {\begin{aligned}\mathbf {J} &=\int _{t_{1}}^{t_{2}}\mathbf {F} \,\mathrm {d} t\\&=\Delta \mathbf {p} \\&=m\mathbf {v_{2}} -m\mathbf {v_{1}} \end{aligned}}} {\displaystyle {\begin{aligned}\mathbf {J} &=\int _{t_{1}}^{t_{2}}\mathbf {F} \,\mathrm {d} t\\&=\Delta \mathbf {p} \\&=m\mathbf {v_{2}} -m\mathbf {v_{1}} \end{aligned}}}dengan

F adalah gaya resultan yang diberikan,
t1 dan t2 berturut-turut adalah waktu awal dan akhir impuls,
m adalah massa objek,
v1 adalah kelajuan awal objek, dan
v2 adalah kelajuan akhir objek.

Asas

Asas impuls-momentum

Asas impuls-momentum merupakan suatu asas fisika yang menyatakan bahwa perubahan momentum suatu benda sama dengan impuls yang berlaku pada rentang waktu tertentu. Kegunaan dari asas ini ialah untuk menghitung gaya total yang bekerja pada suatu benda dan kaitannya dengan momentum. Asas impuls-momentum mengatasi kekurangan perhitungan menggunakan metode energi atau fungsi waktu. Kekurangan hukum kedua Newton dalam kasus-kasus tertentu juga dapat diatasi menggunakan asas ini, karena asas ini merupakan pengembangan dari hukum kedua Newton. Operasi matematika yang digunakan dalam asas impuls-momentum adalah integral. Asas ini umumnya digunakan pada perhitungan gaya yang bekerja pada benda yang mengalami tumbukan.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. Lihat section 9.2, halaman 257, Serway (2004).
  2. Asraf, A., dan Kurniawan, B. (2021). Fisika Dasar untuk Sains dan Teknik: Jilid 1 Mekanika. Jakarta: Bumi Aksara. hlm. 250. ISBN 978-602-444-954-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bibliografi


Ikon rintisan

Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan