Minggu, 11 Oktober 2026
10:27 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Percepatan sudut

laju perubahan kecepatan sudut

Bagikan:
Radian per detik kuadrat
Satuan turunan SI
BesaranPercepatan sudut
Simbolrad/s2 atau rad⋅s−2
Bagian dari seri artikel mengenai
Mekanika klasik
F → = m a → {\displaystyle {\vec {F}}=m{\vec {a}}} {\displaystyle {\vec {F}}=m{\vec {a}}}

Percepatan sudut adalah laju perubahan kecepatan sudut terhadap waktu.[1] Di dalam Sistem Satuan InternasionaI, percepatan sudut diukur dalam radian per detik kuadrat (rad/s2). SImbol yang digunakan untuk mewakili percepatan sudut adalah salah satu alfabet Yunani, yaitu Alfa (α).[2]

Definisi matematika

Percepatan sudut dapat didefinisikan sebagai:

α = d ω d t = d 2 θ d t 2 {\displaystyle {\alpha }={\frac {d{\omega }}{dt}}={\frac {d^{2}{\theta }}{dt^{2}}}} {\displaystyle {\alpha }={\frac {d{\omega }}{dt}}={\frac {d^{2}{\theta }}{dt^{2}}}}, atau
α = a T r {\displaystyle {\alpha }={\frac {a_{T}}{r}}} {\displaystyle {\alpha }={\frac {a_{T}}{r}}},

di mana ω {\displaystyle {\omega }} {\displaystyle {\omega }} adalah kecepatan sudut, a T {\displaystyle a_{T}} {\displaystyle a_{T}} adalah percepatan tangensial linear, dan r adalah jarak dari titik nol sistem koordinat yang mendefinisikan θ {\displaystyle \theta } {\displaystyle \theta } dan ω {\displaystyle \omega } {\displaystyle \omega } ke titik yang dimaksud.

Persamaan gerak

Untuk gerak rotasi, hukum gerak Newton dapat diadaptasi untuk menjelaskan hubungan antara torsi dan percepatan sudut:

τ = I   α {\displaystyle {\tau }=I\ {\alpha }} {\displaystyle {\tau }=I\ {\alpha }},

di mana τ {\displaystyle {\tau }} {\displaystyle {\tau }} adalah torsi keseluruhan yang dihasilkan pada benda, dan I {\displaystyle I} {\displaystyle I} adalah momen inersia massa pada benda.

Percepatan konstan

Jika nilai semua torsi, suatu benda konstan, maka percepatan sudut juga konstan. Untuk kasus khusus percepatan sudut konstan ini, persamaan di atas akan menghasilkan nilai konstan definitif bagi percepatan sudut:

α = τ I . {\displaystyle {\alpha }={\frac {\tau }{I}}.} {\displaystyle {\alpha }={\frac {\tau }{I}}.}

Percepatan tak-konstan

Untuk setiap torsi tak-konstan, percepatan sudut suatu benda akan berubah seiring waktu. Persamaan yang ada menjadi persamaan diferensial, bukan nilai konstan. Persamaan diferensial ini disebut sebagai persamaan gerak sistem dan dapat secara utuh menjelaskan gerak benda. Cara ini juga merupakan yang terbaik untuk menghitung kecepatan sudut.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Aswardi dan Yanto, D. T. P. (2019). Mesin Arus Searah. Purwokerto: CV IRDH. hlm. 4. ISBN 978-623-7343-12-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-22. Diakses tanggal 2010-04-06.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan