Rabu, 23 September 2026
07:05 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Edmond Halley

Edmond Halley

Edmond Halley
250px-Edmund_Halley.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret karya Thomas Murray, ca1690
Lahir8 November [K.J.: 29 Oktober] 1656
Meninggal25 Januari 1742 [K.J. 14 Januari 1741] (umur 85)
Greenwich, Kent, Inggris
Tempat peristirahatan terakhir
St Margaret's, Lee
PendidikanThe Queen's College, Oxford
Pasangan menikah
Mary Tooke
(m. 1682)
Anak3[1]
Karier ilmiah
BidangAstronomi, matematika, fisika, kartografi
Tempat kerjaUniversitas Oxford
Observatorium Kerajaan
Astronomer Royalke-2
Masa jabatan
1720–1742
PendahuluJohn Flamsteed
PenggantiJames Bradley

Edmond[2] (atau Edmund)[3] Halley FRS (/ˈhæli/;[4][5] 8 November [K.J.: 29 Oktober] 165625 Januari 1742 [K.J. 14 Januari 1741]) adalah seorang astronom, matematikawan, dan fisikawan Inggris. Ia adalah Astronomer Royal kedua di Britania Raya, menggantikan John Flamsteed pada tahun 1720.

Dari sebuah observatorium yang ia bangun di Saint Helena pada tahun 1676–77, Halley membuat katalog belahan langit selatan dan mencatat transit Merkurius melintasi Matahari. Ia menyadari bahwa transit Venus yang serupa dapat digunakan untuk menentukan jarak antara Bumi, Venus, dan Matahari. Setelah kembali ke Inggris, ia diangkat menjadi Fellow of the Royal Society, dan dengan bantuan Raja Charles II, ia memperoleh gelar master dari Oxford.

Halley mendorong dan membantu mendanai penerbitan karya Isaac Newton yang berpengaruh, Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica (1687). Dari pengamatan yang dilakukan Halley pada bulan September 1682, ia menggunakan hukum gravitasi universal Newton untuk menghitung periodisitas Komet Halley dalam Synopsis of the Astronomy of Comets (1705). Komet tersebut dinamai menurut namanya setelah diprediksi akan kembali pada tahun 1758, yang sayangnya tidak sempat ia saksikan.

Mulai tahun 1698, Halley melakukan ekspedisi pelayaran dan melakukan pengamatan terhadap kondisi magnetisme bumi. Pada tahun 1718, ia menemukan gerak sebenarnya dari "bintang-bintang tetap".[6]

Masa Muda

Edmond Halley merupakan anak pertama dari keluarga wirausahawan pembuat sabun di London. Ayah Halley juga dipanggil dengan nama Edmond yang berasal dari keluarga Derbyshire. Halley sejak usia muda memiliki ketertarikan dengan pengamatan planet dan bintang. Sang ayah yang menyadari hal tersebut menyediakan buku-buku serta alat penunjang belajarnya.[7] Halley menempuh pendidikan di St Paul's School,[8] semenjak memasuki sekolah tersebut Halley mulai mempelajari astronomi dan variasi magnetik. Pada tahun 1673 diumurnya yang ke 17, Halley meneruskan pendidikannya di Queen's College, Universitas Oxford.[7] Halley juga membawa beserta peralatan astronominya yang telah dibelikan oleh ayahnya, Ia memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik. Pada tahun 1676 di usianya yang menginjak 19 tahun, Halley berhasil menerbitkan karya pertamanya di philosophical Transactions of the Royal Society, dalam kegiatan pengamatan okultasi Mars oleh bulan.

Pada tahun berikutnya, Halley menulis surat kepada Royal Society bahwa ia berencana untuk melaksanakan kegiatan ekspedisi ilmiah besar yang bertempat di Pulau St. Helena dalam rangka mengamati benda langit di belahan bumi selatan. Astronom kerajaan, Jhon Flamsteed menuliskan surat kepada Raja Charles II untuk melanjutkan agenda Halley tersebut.[9] Kemudian, Raja Charles II mengutus Perusahaan Dagang India Timur Inggris untuk memberikan akses kepada Halley dan temannya. Pada Mei 1678, Halley kembali dari ekspedisinya dengan membawa hasil observasinya yaitu katalog bintang dibelahan bumi selatan. Katalog tersebut terbit pada tahun yang sama pada bulan November, selain itu pada tahun 19679, karyanya tersebut diterbitkan dalam bahasa Prancis. Sebagai ungkapan rasa terima kasih serta atas baktinya, Halley mempersembahkan 17 bintang di bagian kutub selatan untuk Raja Charles II, dengan nama konstelasi bintang Robur Carolinum yang memiliki arti "pohon oak Charles". Pohon tersebut merupakan tempat bersembunya Raja Charles II seusai kalah dalam peperangan Worcester.[9] Ekspedisi ilmiah sekaligus observasi Halley ini tergolong sukses besar, sehingga pada saat itu Raja Charles II meminta Oxford agar menganugerahkan gelar master kepada Halley. Kemudian pada 3 Desember 1678, setelah katalognya terbit, Halley mendapatkan gelar master tanpa perlu menyelesaikan studi sarjananya. Selain itu ia ditunjuk menjadi anggota Royal Society dan ia menjadi salah satu anggota termuda, dengan umur 22 tahun saat itu.

Pada tahun 1684, Halley datang menemui Isaac Newton untuk membahas tentang gerak planet. Halley meminta Newton untuk meneliti hal tersebut, dan ia menawarkan diri untuk menyunting publikasi milik Newton. Kemudian terbitlah karya milik Isaac Newton dengan judul Philosophiae Naturalis Principia Mathematica pada tahun 1687 dengan seluruh biaya publikasi ditanggung Halley yang ikut serta dalam menyunting karya tersebut. Selain itu, Halley diketahui berperan aktif di Royal Society, ia menyunting jurnal Philosophical Transactions, menerbitkan 30 karya ilmiah, selain itu ia juga membuat peta meterologi pertama yang menampakkan arah mata angin di lautan. Peta tersebut merupakan awal mula adanya peta tematik yang hingga kini dipakai untuk menggambarkan penyebaran iklim, populasi, geografis, hingga kekayaan.[7] Sekitar 60 tahun ia aktif sebagai ilmuwan, tidak hanya berminat tentang komet Halley juga memiliki minta terhadap meterologi, dengan menyunting literatur-literatur klasik, matematika dan geomagnetik.[9]

Kehidupan pribadi

Halley menikah dengan Mary Tooke pada tahun 1682 dan menetap di Islington. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai 3 orang anak. Istrinya meninggal pada tahun 1736. Setelah sang istri meninggal, tangan kiri Halley mengalami kelumpuhan ringan. Pada tahun1741 diketahui kondisi Halley kian memburuk, dan akhirnya ia meninggal pada 14 Januari 1742 pada usianya yang ke 86 tahun di Greenwich.[10]

Objek yang penamaannya berdasarkan namanya

250px-Solar_eclipse_1715May03_Halley_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Halley yang menunjukkan gerhana bulan pada 3 Mei 1715 di Inggris.

Referensi

  1. Oxford Dictionary of National Biography (Edisi online). Oxford University Press. {{cite encyclopedia}}: |title= tidak ada atau kosong berlangganan atau keanggotan Perpustakaan Umum Britania Raya diperlukan
  2. The Times (London) Notes and Queries No. 254, 8 November 1902 p.36
  3. Hughes, David W.; Green, Daniel W. E. (Januari 2007). "Halley's First Name: Edmond or Edmund" (PDF). International Comet Quarterly. 29. Harvard University: 14. Bibcode:2007ICQ....29....7H. Might we suggest... simply recogniz[ing] both forms, noting that—in the days when Halley lived—there was no rigid 'correct' spelling, and that this particular astronomer seemed to prefer the 'u' over the 'o' in his published works.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Jones, Daniel; Gimson, Alfred C. (1977) [1917]. Everyman's English Pronunciation Dictionary. Everyman's Reference Library (Edisi 14). London: J. M. Dent & Sons. ISBN 0-460-03029-9.
  5. Kenyon, John S.; Knott, Thomas A. (1975) [1953]. A Pronouncing Dictionary of American English. Springfield, MA: Merriam-Webster Inc. ISBN 0-87779-047-7.
  6. Gribbin & Gribbin (2017), hlm. 267.
  7. 1 2 3 Lintang, Hana (8 November 2021). "Edmond Halley - Pemeta Langit dan Laut" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-01-15.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. "Profil - Edmond Halley". Merdeka.com. Diakses tanggal 2022-01-15.
  9. 1 2 3 Chabibah, Uswatul. "Edmund Halley: Abadi di Angkasa, Abadi di Bumi". Tirto.id. Diakses tanggal 2022-01-15.
  10. "Edmond Halley - Halley's significance | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-01-15.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Wikisumber memiliki karya asli dari atau mengenai:
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Edmond Halley.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan