Rabu, 07 Oktober 2026
04:31 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Kelajuan

Bagikan:
Bagian dari seri artikel mengenai
Mekanika klasik
F → = m a → {\displaystyle {\vec {F}}=m{\vec {a}}} {\displaystyle {\vec {F}}=m{\vec {a}}}

Di dalam kinematika, kelajuan atau laju (bahasa Inggris:speed) suatu objek (biasa disimbolkan v) adalah besarnya (magnitudo) kecepatan objek tersebut; oleh karena itu, kelajuan merupakan besaran skalar.[1] Kelajuan rata-rata dari sebuah objek adalah besarnya jarak yang ditempuh oleh suatu objek dibagi dengan interval waktu yang dibutuhkan.[2] Sedangkan kelajuan sesaat adalah limit dari kecepatan rata-rata ketika selang waktu mendekati nol. Kecepatan mempunyai arah sedangkan kelajuan tidak.

Seperti kecepatan, kelajuan juga memiliki analisis dimensi berupa panjang dibagi waktu, satuan SI dari kelajuan adalah meter per sekon, tetapi satuan yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah kilometer per jam atau mil per jam (di Inggris dan Amerika Serikat). Untuk transportasi laut dan udara, satuan yang biasa digunakan adalah knot.

Kelajuan maksimum yang mungkin dicapai oleh suatu energi, menurut relativitas khusus, adalah kecepatan cahaya dalam ruang vakum c = 299.792.458 meter per sekon, atau 1079 juta kilometer per jam (671,000,000 mil per jam). Materi biasa tidak dapat mencapai kecepatan cahaya karena dibutuhkan energi yang tak terbatas jumlahnya.

Definisi

Fisikawan Italia Galileo Galilei adalah ilmuwan pertama yang mengukur besarnya kelajuan dengan mengukur jarak yang ditempuh dan waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak tersebut. Galileo mendefinisikan kelajuan sebagai jarak per satuan waktu.[3] Persamaannya adalah sebagai berikut

v = d t , {\displaystyle v={\frac {d}{t}},} {\displaystyle v={\frac {d}{t}},}

dengan v adalah kelajuan, d adalah jarak, dan t adalah waktu. Seseorang yang bersepeda menempuh jarak 30 meter dalam 2 detik maka mempunyai kelajuan 15 meter per detik.

Dalam analisis matematika, kelajuan v didefinisikan sebagai besaran dari kecepatan v, yang merupakan turunan dari posisi r terhadap waktu:

v = | v | = | r ˙ | = | d r d t | . {\displaystyle v=\left|{\boldsymbol {v}}\right|=\left|{\dot {\boldsymbol {r}}}\right|=\left|{\frac {d{\boldsymbol {r}}}{dt}}\right|\,.} {\displaystyle v=\left|{\boldsymbol {v}}\right|=\left|{\dot {\boldsymbol {r}}}\right|=\left|{\frac {d{\boldsymbol {r}}}{dt}}\right|\,.}

Jika s adalah panjang lintasan yang ditempuh selama selang waktu t, maka kelajuan sama dengan turunan s terhadap waktu:

v = d s d t . {\displaystyle v={\frac {ds}{dt}}.} {\displaystyle v={\frac {ds}{dt}}.}

Dalam sebuah kasus di mana kecepatan konstan (kecepatan konstan pada garis lurus), maka rumus di atas bisa disederhanakan menjadi v = s/t. Kecepatan rata-rata adalah total jarak yang ditempuh dibagi dengan waktu total tempuh.

Satuan

Satuan dari kelajuan di antaranya:

Referensi

  1. ↑ Wilson, Edwin Bidwell (1901). Vector analysis: a text-book for the use of students of mathematics and physics, founded upon the lectures of J. Willard Gibbs. hlm. 125. This is the likely origin of the speed/velocity terminology in vector physics.
  2. ↑ "Speed & Velocity".
  3. ↑ Hewitt (2006), p. 42
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan