Rabu, 28 Oktober 2026
15:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kouprey

Kouprey

Bagikan:
Kouprey
Rentang waktu: Pleistosen Tengah–Holosen[1]
Berkas:Kouprey at Vincennes Zoo in Paris by Georges Broihanne 1937.jpg
Spesimen holotipe, yaitu seekor kouprey muda di Paris Zoological Park, dipotret oleh Georges Broihanne pada 1937

Kritis, kemungkinan punah  (IUCN 3.1)[2]
CITES Apendiks I (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Bovidae
Subfamili: Bovinae
Genus: Bos
Spesies:
B. sauveli
Nama binomial
Bos sauveli
Urbain, 1937
250px-Bos_sauveli_distribution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies
Sinonim

Bos (Bibos) sauveli (Urbain, 1937)[3]
Novibos sauveli (Coolidge, 1940)

Kouprey[4] (Bos sauveli) adalah sebuah spesies dalam famili Bovidae penghuni hutan yang kemungkinan punah dan berasal dari Asia Tenggara. Spesies ini pertama kali dideskripsikan secara ilmiah pada 1937. Nama kouprey berasal dari bahasa Khmer dan berarti "sapi hutan".[5] Kouprey dijadikan sebagai mamalia nasional Kamboja pada 2005.[6]

Hewan ini dinilai sebagai hewan Terancam Kritis dan kemungkinan punah pada Daftar Merah IUCN. Penampakan terkonfirmasi terakhir dari individu liar kouprey adalah pada 1969.[7]

Kouprey memiliki tubuh yang ringan dan lincah bila dibandingkan dengan jenis sapi liar lainnya. Kedua jenis kelamin memiliki lubang hitung bertakik.[8] Panjangnya 2,1–2,2 m (7–7,3 ft) dari hidung ke buntut, tinggi 1,7–1,9 m (5,6–6,3 ft) di di pundak, dan berbobot 700–900 kg (1.500–2.000 pon).[9]

Referensi

  1. ↑ Suraprasit, K.; Jaegar, J.-J.; Chaimanee, Y.; Chavasseau, O.; Yamee, C.; Tian, P.; S. Panha (2016). "The Middle Pleistocene vertebrate fauna from Khok Sung (Nakhon Ratchasima, Thailand): biochronological and paleobiogeographical implications". ZooKeys (613): 1–157. Bibcode:2016ZooK..613....1S. doi:10.3897/zookeys.613.8309. PMC 5027644. PMID 27667928.
  2. 1 2 Timmins, R.J.; Burton, J. & Hedges, S. (2016). "Bos sauveli". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T2890A46363360. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T2890A46363360.en. Diakses tanggal 18 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Urbain, A. (1939). "Note complémentaire sur le Bæuf sauvage du Cambodge (Bos (Bibos) sauveli Urbain)". Bulletin du Muséum national d'histoire naturelle. 2. 11 (6): 519–520.
  4. ↑ Hazyim (2024-03-05). "5 Fakta Unik tentang Kouprey, Hewan Misterius Asli Kamboja". IDN Times. Diakses tanggal 2026-01-11.
  5. ↑ "Kouprey". www.wwf.org.kh (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-06-21.
  6. ↑ Royal decree, numbered NorSar/RorKarTar/0305/149, dated March 21, 2005 on definition on fauna and flora as national symbols of the Kingdom of Cambodia
  7. ↑ Oon, A. (2022). "Politics of Extinction: On the trail of Cambodia's kouprey". Southeast Asia Globe. Diakses tanggal 2023-06-21.
  8. ↑ "The Wild Cattle of Cambodia |". University of Nebraska Omaha. Diarsipkan dari asli tanggal 3 Juni 2023. Diakses tanggal 2023-06-21.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Kouprey". Ultimate Uungulate. Diakses tanggal 2023-06-21.
Anggota famili Bovidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Bovidae
Aepycerotinae
Aepyceros
Alcelaphinae
Alcelaphus
Beatragus
Connochaetes
Damaliscus
Antilopinae
Ammodorcas
Antidorcas
Antilope
Dorcatragus
Eudorcas
Gazella
Litocranius
Madoqua
Nanger
Nesotragus
Oreotragus
Ourebia
Procapra
Raphicerus
Saiga
Bovinae
Bison
Bos
Boselaphus
Bubalus
Pseudoryx
Syncerus
Taurotragus
Tetracerus
Tragelaphus
Caprinae
Ammotragus
Arabitragus
Budorcas
Capra
Capricornis
Hemitragus
Naemorhedus
Nilgiritragus
Oreamnos
Ovibos
Ovis
Pantholops
Pseudois
Rupicapra
Cephalophinae
Cephalophus
Philantomba
Sylvicapra
Hippotraginae
Addax
Hippotragus
Oryx
Reduncinae
Kobus
Pelea
Redunca
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan