Kamis, 01 Oktober 2026
17:41 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Ascomycota

Ascomycota

Bagikan:
Ascomycota
250px-Ascomycota_collage.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Fungi
Subkerajaan: Dikarya
Divisi: Ascomycota
(Berk.) Caval.-Sm. (1998)[1]
Subdivisi/kelas
Pezizomycotina [1][4]
Arthoniomycetes
Dothideomycetes
Eurotiomycetes
Laboulbeniomycetes
Lecanoromycetes
Leotiomycetes
Lichinomycetes
Orbiliomycetes
Pezizomycetes
Sordariomycetes
"Unplaced orders"
Lahmiales
Medeolariales
Triblidiales
"Unplaced family"
Geoglossaceae
Saccharomycotina
Saccharomycetes
Taphrinomycotina
Neolectomycetes
Pneumocystidomycetes
Schizosaccharomycetes
Taphrinomycetes
Artikel takson sembarang

Ascomycota adalah filum/divisi dari fungi. Ascomycota disebut juga sac fungi. Diberi nama sac fungi karena memproduksi spora dari bagian reproduksi seksual yang berbentuk seperti kantung (sac).[2] Anggota filum ini tersebar di seluruh dunia. Seperti halnya dengan zygomycota, ascomycota juga memiliki konidiospora, konidiosfor, askospora.[3] Ascomycota dapat bereproduksi secara seksual maupun aseksual. Reproduksi seksualnya dengan membentuk askospora di dalam askus, sedang aseksualnya dengan membentuk konidium tunggal atau berantai pada ujung hifa khusus yang disebut konidiofor.[4] Di antara Ascomycota ada yang bersel tunggal, bersel banyak membentuk miselium dan ada pula yang membentuk tubuh buah.[5]

Divisi ascomycota terdiri atas banyak jamur berwarna-warni yang tumbuh pada makanan, merusak buah, tanaman ladang, dan tumbuhan lain. Beberapa Ascomycota menyekresikan enzim selulase dan protease yang dapat merusak kain katun dan kain wool, terutama di tempat yang hangat dan lembap. Keadaan lingkungan tersebut dapat membuat jamur tumbuh dengan baik. Beberapa jamur dari divisi ascomycota juga dapat membawa keuntungan bagi tumbuhan melalui hubungan mutualisme dengan akar tanaman.[2]

Beberapa contoh jamur yang termasuk dalam divisi ascomycota adalah:

  • Neurospora;dikenal sebagai jamur oncom untuk membuat oncom.
  • Aspergillus wentii; digunakan untuk mengubah amilum dan selulosa menjadi glukosa dalam pembuatan kecap dan tauco.
  • Claviceps purpurea; merupakan salah satu jamur anggota divisi Ascomycota yang dapat menyerang tumbuhan dan memproduksi struktur yang disebut ergot. Struktur ini melepaskan mineral beracun yang salah satu bahan aktifnya adalah lysergic acid diethylamide (LSD). Jika zat halusinogen ini termakan oleh manusia, dapat menyebabkan orang tersebut tertawa terbahak bahak, mengalami halusinasi, dan akhirnya mengalami kematian.
  • Saccharomyces sp.; merupakan jamur divisi ascomycota yang mengubah glukosa menjadi alkohol.[2]

Reproduksi Aseksual

Reproduksi aseksual dapat dilakukan dengan pembentukan konidium, fragmentasi, dan pertunasan.[6]

Konidia dan konidiofor yang beragam kadang berkembang dalam sporokarp aseksual dengan karakteristik yang berbeda (mis. acervulus, pycnidium, dan sporodochium).

Reproduksi Seksual

  1. Mula-mula Hifa berbeda jenis saling berdekatan.
  2. Hifa betina akan membentuk Askogonium dan hifa jantan akan membentuk Anteridium, masing-masing berinti haploid.
  3. Dari askogonium akan tumbuh Trikogin yaitu saluran yang menghubungkan askogonium dan anteridium.
  4. Melalui trikogin anteridium pindah dan masuk ke askogonium sehingga terjadi plasmogami.
  5. Askogonium tumbuh membentuk sejumlah hifa askogonium yang dikarion. Pertumbuhan terjadi karena pembelahan mitosis antara inti-inti tetapi tetap berpasangan.
  6. Pada ascomycota yang memiliki badan buah, kumpulan hifa askogonium yang dikariotik ini membentuk jalinan kompak yang disebut Askokarp. Ujung-ujung hifa pada askokarp membentuk askus dengan inti haploid dikariotik.
  7. Di dalam askus terjadi kariogami menghasilkan inti diploid.
  8. Di dalam askus terdapat 8 buah spora. Spora terbentuk di dalam askus sehingga disebut sporaaskus. Spora askus dapat tersebar oleh angin. Jika jatuh di tempat yang sesuai, spora askus akan tumbuh menjadi benang hifa yang baru.
  • Catatan: Di dalam askus terdapat 8 buah spora karena 2 inti diploid melakukan pembelahan meiosis menghasilkan 4 inti haploid. Setiap haploid akan membelah secara mitosis sehingga setiap askus terdiri dari 8 buah spora.

Beberapa Ascomycota penting

Referensi

  1. ↑ Cavalier-Smith, T. (Agustus 1998). "A revised six-kingdom system of life". Biological Reviews. 73 (3): 203–266. doi:10.1111/j.1469-185X.1998.tb00030.x. PMID 9809012. S2CID 6557779.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Ferdinand P, Fictor (2009). Praktis Belajar Biologi untuk kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 58–59. ISBN 978-979-068-824-7. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-11-28. Diakses tanggal 2020-11-17.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  3. ↑ Kistinnah, Idun; Sri Lestari, Endang (2009). Biologi 1 Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas X (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 162. ISBN 978-979-068-131-6. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-11-27. Diakses tanggal 2020-11-17.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  4. ↑ Subardi, Nuryani; Pramono, Shidiq (2009). Biologi Untuk Kelas X SMA dan MA (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 73. ISBN 978-979-068-835-3. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-01-23. Diakses tanggal 2020-11-17.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  5. ↑ Anshori, Moch; Martono, Joko (2009). Biologi untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)-Madrasah Aliyah (MA) Kelas X (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 137. ISBN 978-979-068-130-9. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-11-28. Diakses tanggal 2020-11-17.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  6. ↑ Sulistyorini, Ari (2009). Biologi 1 untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 109. ISBN 978-979-068-132-3. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-09-29. Diakses tanggal 2020-11-17.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
Klasifikasi Eukariota
Amorphea
Amoebozoa
   Obazoa   
Opisthokonta
Holomycota
   Holozoa   
Filozoa
Choanozoa
Diaphoretickes
Haptista
    TSAR    
     SAR     
Rhizaria
Alveolata
Myzozoa
Stramenopila
Bigyra
Gyrista
     CAM     
Pan-Cryptista
Cryptista
Archaeplastida
Viridiplantae
(tumbuhan sensu lato)
Streptophyta
Excavates*
Discoba
Discicristata
Metamonada
Malawimonada
Incertae sedis
Hemimastigophora
Ancyromonadida
CRuMs
Dikarya
Ascomycota
Pezizomycotina
Leotiomyceta
Dothideomyceta
Sordariomyceta
Lain-lain
Saccharomycotina
Taphrinomycotina
Basidiomycota
Pucciniomycotina
Ustilaginomycotina
Agaricomycotina
Hymenomyceta
Lain-lain
Entorrhizomycota
Glomeromycota
Zygomycota
(parafiletik)
Mucoromycotina
Kickxellomycotina
Entomophthoromycotina
Lain-lain
(parafiletik)
Blastocladiomycota
Chytridiomycota
Olpidiomycetes
Microsporidia
Simbiosis: Lichenes (dengan Alga tertentu)
Filum/divisi kehidupan yang masih ada menurut domain
Bacteria
Archaea
Eukaryota
Protista
Fungi
Plantae
Animalia
Incertae sedis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan