Laksamana (Purn.) Sudomo | |
|---|---|
Sudomo sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung | |
| Ketua Dewan Pertimbangan Agung Republik Indonesiake-9 | |
| Masa jabatan 1993–1998 | |
| Presiden | Soeharto |
| Wakil Presiden | Try Sutrisno |
| Pendahulu | Maraden Panggabean |
| Pengganti | Arnold Achmad Baramuli |
| Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesiake-3 | |
| Masa jabatan 23 Maret 1988 –17 Maret 1993 | |
| Presiden | Soeharto |
| Wakil Presiden | Try Sutrisno |
| Pendahulu | Surono Reksodimedjo |
| Pengganti | Soesilo Soedarman |
| Menteri Tenaga Kerja Indonesiake-16 | |
| Masa jabatan 19 Maret 1983 –21 Maret 1988 | |
| Presiden | Soeharto |
| Wakil Presiden | Umar Wirahadikusumah |
| Pendahulu | Harun Zain |
| Pengganti | Cosmas Batubara |
| Wakil Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesiake-5 | |
| Masa jabatan 17 April 1978 –29 Maret 1983 | |
| Presiden | Soeharto |
| Wakil Presiden | Adam Malik |
| Pendahulu | Surono Reksodimedjo |
| Pengganti | Widodo Adi Sutjipto |
| Panglima Komando Keamanan dan Ketertibanke-5 | |
| Masa jabatan 5 April 1978 –29 Maret 1983 | |
| Presiden | Soeharto |
| Wakil Presiden | Adam Malik |
| Pendahulu | Jenderal TNI (Purn.) Soeharto |
| Pengganti | Jenderal TNI Leonardus Benyamin Moerdani |
| Kepala Staf Komando Keamanan dan Ketertiban | |
| Masa jabatan 1973–1978 | |
| Presiden | Soeharto |
| Wakil Presiden | Hamengkubuwono IX |
| Panglima Kopkamtib | Soeharto |
| Kepala Staf TNI Angkatan Lautke-6 | |
| Masa jabatan 16 Desember 1969 –26 Juni 1973 | |
| Presiden | Soeharto |
| Wakil Presiden | Hamengkubuwono IX |
| Pendahulu | Moeljadi |
| Pengganti | R. Soebono |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1926-09-20)20 September 1926 |
| Meninggal | 18 April 2012(2012-04-18) (umur 85) Jakarta, Indonesia |
| Makam | Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata |
| Suami/istri | Fransisca Play
(m. 1961;c. 1980)Aty Kusumawaty
(m. 1998;c. 2002) |
| Anak |
|
| Karier militer | |
| Pihak | |
| Dinas/cabang | |
Masa dinas | 1945–1983 |
| Pangkat | |
| Satuan | Korps Pelaut |
| Pertempuran/perang | Operasi Trikora |
| NRP | 41/P[1] |
Sudomo (20 September 1926 – 18 April 2012), adalah seorang perwira tinggi militer Indonesia yang menduduki sejumlah jabatan penting pada masa Orde Baru di bawah pemerintahan Presiden Indonesia Soeharto. Ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut dari tahun 1969 hingga 1973, Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban dari tahun 1978 hingga 1983, Menteri Tenaga Kerja dari tahun 1983 hingga 1988, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan dari tahun 1988 hingga 1993, serta Ketua Dewan Pertimbangan Agung dari tahun 1993 hingga 1998.
Biografi
Awal Kehidupan
Sudomo lahir di Malang pada tanggal 20 September 1926.[2] Ia lulus dari sekolah menegah di Malang pada 1943 dan melanjutkan studinya disekolah pelayaran, setahun kemudian ia sudah turut mengajar di sebuah sekolah pelayaran di Pasuruan.[2]
Karier Militer

Pada 1945, Sudomo mendaftarkan diri dan diterima sebagai anggota Badan Keamanan Rakyat Laut.[2] Sejak saat itu, ia meniti karier di Angkatan Laut Indonesia. Dalam kurun waktu lima tahun, ia telah dipercaya menjabat sebagai komandan kapal patroli di wilayah Flores dan Riau, dengan tugas memberantas penyelundupan.[2]
Sudomo turut terlibat dalam operasi militer Indonesia untuk merebut kembali Irian Barat dari Belanda. Operasi tersebut berkaitan dengan Tri Komando Rakyat yang diumumkan Presiden Soekarno pada 19 Desember 1961.[2] Pada 15 Januari 1962, Sudomo yang berpangkat kolonel terlibat dalam operasi laut di perairan Maluku. Operasi tersebut melibatkan tiga kapal, yaitu KRI Harimau, KRI Macan Tutul, dan KRI Macan Kumbang. Namun, pergerakan armada Indonesia terdeteksi oleh pihak Belanda.[2] Dalam pertempuran yang kemudian dikenal sebagai Pertempuran Laut Aru, KRI Macan Tutul tenggelam dan Komodor Yos Sudarso gugur.[3] Sudomo selamat dari pertempuran tersebut.[2]
Sudomo menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut dari tahun 1969 hingga 1973, Wakil Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban dari tahun 1973 hingga 1974, serta Panglima Kopkamtib dari tahun 1974 hingga 1978.[2] Pada tahun 1978, ia menjabat sebagai Wakil Panglima ABRI sekaligus Panglima Kopkamtib, posisi yang dipegangnya hingga tahun 1983.[2]
Karier Politik

Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Panglima Kopkamtib pada tahun 1983, Sudomo menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dari tahun 1983 hingga 1988. Ia kemudian diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan untuk periode 1988–1993.[2][4] Pada tahun 1993, Sudomo menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung, posisi yang dipegangnya hingga 1998. Selain itu, ia juga pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat.[2][4]
Kehidupan Pribadi
Sudomo pernah menikah sebanyak tiga kali dan cerai, 4 anaknya dari pernikahan pertamanya.[2][4]
Meninggal
Sudomo meninggal dunia pada 18 April 2012, karena pendarahan di otak.[5] Setelah itu, jenazahnya dimakamkan di TMP Kalibata.[5]
Penghargaan
Tanda kehormatan dalam negeri
Bintang Mahaputera Adipradana (19 Mei 1973)[6]
Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun
Tanda kehormatan luar negeri
Knight Grand Cross of the Order of Orange-Nassau
Panglima Setia Mahkota (1971)
Knight Grand Cross of the Order of the Crown of Thailand
Commander of the Philippine Legion of Honor
Commander of the Legion of Merit (1972)[7]
Grand Officer of the Order of Leopold
Referensi
- ↑ Lembaga Pemilihan Umum 1978, hlm. 61.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Raditya, Iswara N. "Sejarah Hidup Sudomo, Pangkopkamtib dan Algojo Orde Baru". tirto.id. Diakses tanggal 2026-10-15.
- ↑ Media, Kompas Cyber (2021-08-02). "Pertempuran Laut Aru: Penyebab, Kronologi, dan Dampak Halaman all - Kompas.com". KOMPAS.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-09-14. Diakses tanggal 15 Oktober 2026.
- 1 2 3 "Sudomo, Bahtera Perkawinan yang Kandas". Tempo. 2012-04-18. Diakses tanggal 2026-10-15.
- 1 2 "Sudomo Wafat". Tempo. 2012-04-18. Diakses tanggal 2026-10-15.
- ↑ Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003 (PDF). Diakses tanggal 3 September 2021.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Embassy of Indonesia, Information Division 1973, hlm. 5.
Bibliografi
- Lembaga Pemilihan Umum (1978). Ringkasan riwayat hidup dan riwayat perjuangan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat hasil pemilihan umum tahun 1977. Vol. 2. Lembaga Pemilihan Umum.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- Embassy of Indonesia, Information Division (1973). Indonesian News and Views. Embassy of Indonesia, Information Division.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Surono Reksodimedjo |
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan 1988–1993 |
Diteruskan oleh: Soesilo Soedarman |
| Didahului oleh: Harun Alrasjid Zain |
Menteri Tenaga Kerja 1983–1988 |
Diteruskan oleh: Cosmas Batubara |
| Jabatan militer | ||
| Didahului oleh: Moeljadi |
Kepala Staf TNI Angkatan Laut 16 Desember 1969 – 26 Juni 1973 |
Diteruskan oleh: R. Soebono |
Kabinet Pembangunan V (1988–1993) | |
|---|---|
Kementerian di bawah Menko Polkam: Sudomo | |
Kementerian di bawah Menko Ekuin-PP: Radius Prawiro | |
| |
Kementerian di bawah Menko Kesra: Soepardjo Rustam | |
Menteri muda yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden: | |
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden: | |
Kabinet Pembangunan IV (1983–1988) | |
|---|---|
| |
Kementerian di bawah Menko Ekuin-PP: Ali Wardhana | |
| |
| |
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden: | |
Kabinet Pembangunan III (1978–1983) | |
|---|---|
| |
| |
| |
Menteri muda yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden: | |
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden: | |