Senin, 21 September 2026
02:51 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Roti Maros

Roti Maros

kudapan khas daerah

Untuk pengertian lain, lihat Maros (disambiguasi).
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Roti Maros"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Januari 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. Bantulah memperbaikinya berdasarkan panduan penulisan artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Roti Maros
250px-Roti_Maros_isi_srikaya.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampilan depan Roti Maros
Nama lainRoma (Roti Maros)
Tempat asalIndonesia
DaerahSulawesi Selatan
Dibuat olehMasyarakat Maros
Suhu penyajianDisajikan hangat
Bahan utamaSelai, kuning telur, santan, gula pasir, tepung terigu
VariasiRoti Maros isi selai cokelat, srikaya, durian, nanas, vanili, atau stroberi

Roti Maros adalah makanan khas dari daerah Bugis-Makassar. Roti ini mengambil nama daerah asal pembuatannya, yakni Kabupaten Maros.[1]

Sejarah

Sebelum dikenal masyarakat luas hingga seperti sekarang ini yang dikenal oleh seantero Provinsi Sulawesi Selatan, Roti Maros merupakan roti kampung biasa, yang dibuat bagi konsumsi masyarakat menengah ke bawah. Seiring waktu, industri rumah tangga pembuat Roti Maros pun berkembang.

Pada awalnya, bentuk Roti Maros berwarna putih. Begitu pula dengan cara pembuatannya hanya menggunakan alat-alat yang cukup sederhana. Biasanya, digunakan alat pemanggang roti yang dindingnya terbuat dari batu bata. Sementara mesin pompa digunakan untuk membuat pembakaran.

Saat ini, pembuat Roti Maros sudah menggunakan peralatan modern, seperti oven, mixer, rak roti, loyang, dan proofing final box' untuk mempercepat pengembangan adonan roti dan mempercantik kulit roti setelah dipanggang.

Dahulunya, Roti Maros dibungkus dengan plastik bening, setelah itu ditutup dengan kertas roti. Namun, sejak harga kertas roti mahal pada tahun 1990-an, kertas roti diganti dengan kertas koran, yang ternyata justru menjadi ciri khas Roti Maros [2].

Ciri khas

Roti Maros mirip dengan roti kasur dan dibuat sama dengan roti pada umumnya dengan menggunakan tepung terigu, akan tetapi yang membedakannya adalah resep khusus pada isi rotinya yang dibuat secara turun-temurun berupa selai khas Maros.[1] Dengan kata lain, Roti Maros ini memiliki rasa yang khas dengan roti pada umumnya.

Bahan

Bahan untuk membuat Roti Maros dapat dibagi menjadi dua, yaitu bagian roti dan bagian isi yang berupa selai. Pada bagian rotinya terbuat dari tepung terigu, kuning telur, santan, dan gula pasir, sedangkan pada bagian isinya bervariasi, ada yang berupa selai srikaya, durian, nanas, vanili, cokelat, dan arbei. Namun, selai srikaya yang menjadi primadona dari Roti Maros ini.[1]

Tekstur dan rasa

Sebenarnya, Roti Maros tak jauh berbeda dari roti pada umumnya, tetapi memang bentuknya yang sedikit unik. Rotinya kecil-kecil dengan variasi berbagai isian di dalamnya. Roti Maros bertekstur lembut dan berisi selai srikaya khas Maros, sementara roti biasa yang sejenis berisi coklat atau selai nanas. Salah satu yang membuat rasa Roti Maros berbeda dengan roti lainnya adalah isian pada Roti Maros ini yang dibuat secara khusus, Roti Maros bercita rasa khas dan berbentuk potongan-potongan kecil yang di dalamnya terbuat dari selai kaya atau serikaya, kuning telur, santan, dan gula, sehingga rasanya manis dan gurih.[1]

Penyajian

Roti Maros sangat nikmat dimakan dalam keadaan panas atau hangat, karena setiap tempat penjualan Roti Maros juga tempat memproduksi Roti Maros sering kali disajikan dalam keadaan hangat bahkan masih panas-panas. Dari rasa, Roti Maros begitu lezat dan lembut. Kelezatannya begitu terasa karena ketika akan dipanggang, selai diletakkan di antara kedua roti, sehingga rasa selai dan roti berpadu. Cita rasa yang lezat ini dapat dipadukan dengan secangkir teh atau kopi di kala sore hari.[3]

Lokasi

Tidak semua daerah di Kabupaten Maros menjajakan Roti Maros. Roti ini hanya dijajakan di kedai-kedai sepanjang jalan Poros Maros-Makassar dan Pangkep dengan jumlah toko lebih dari 30 toko Roti Maros.[3] Jalan Poros Maros-Makassar letaknya sangat strategis untuk menjajakan makanan tradisional seperti Roti Maros ini, karena jalan ini sebagai jalan Trans-Sulawesi yang menghubungkan beberapa daerah-daerah di bagian utara dari provinsi Sulawesi Selatan hingga provinsi Sulawesi Tengah. Dengan keadaan ini, tidak sedikit pengendara dari luar daerah yang sedang dalam perjalanan singgah untuk mencicipi makanan khas daerah Maros ini. Selain itu, hampir semua Bus yang berangkat dari Makassar akan singgah terlebih dahulu di Roti Maros, di mana hal itu banyak dimanfaatkan untuk membeli oleh-oleh.

Referensi

  1. 1 2 3 4 Murdijati-Gardjito; Santoso, Umar; Harmayani, Eni (2023-02-17). RAGAM KUDAPAN MALUKU, SULAWESI DAN KALIMANTAN. Penerbit Andi. ISBN 978-623-99086-8-3.
  2. Herdianzah, Yan; Mubaraq, Husni; Nusran, Muhammad; Ahmad, Arfandi; Safutra, Nur Ihwan; Fole, Asrul (2024-05-31). "ANALISIS MUTU PRODUK ROTI MAROS SANGGALEA GROUP MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT". JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI (dalam bahasa Inggris). 9 (2): 30–36. doi:10.33884/jrsi.v9i2.8179. ISSN 2621-1262.
  3. 1 2 Alyas, - (2017-07-06). "STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DALAM PENGUATAN EKONOMI KERAKYATAN (Studi Kasus pada Usaha Roti Maros di Kabupaten Maros)". Sosiohumaniora. 19 (2). doi:10.24198/sosiohumaniora.v19i2.12249. ISSN 2443-2660.{{cite journal}}: |first= memiliki nama numerik

Lihat pula

Pranala luar

Politik & Pemerintahan
Eksekutif
Legislatif
Yudikatif
Pemilu
Kota
Lambang Kabupaten Maros
Sejarah
Pra-kemerdekaan
Pasca kemerdekaan
Lokasi Terkenal dan Wisata
Wisata Sejarah dan Religi
Wisata Kota
Pantai dan Laut
Gua dan Gunung
Air Terjun dan Permandian
Agrowisata
Hutan, Taman Nasional, dan Taman Bumi
Cagar Alam
Transportasi
Darat
Sungai
Laut
Udara
Seni & Budaya
Bahasa dan Kesusastraan
Drama dan Tarian
Upacara Adat
Cerita Rakyat
Lainnya
Festival Maros & Event Maros
Kuliner
Makanan
Minuman
Jajanan
Olahraga
Bencana
Bencana Alam
Bencana non-alam
Tokoh
Fauna & Flora Endemik
Fauna Endemik
Flora Endemik
Suku
Suku Asli
Suku Pendatang
Keamanan, Ketertiban & Pertahanan
Organisasi
Organisasi Pemerintah Daerah
Organisasi Non Pemerintah Daerah
Lainnya
Fasilitas Umum
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan