Selasa, 20 Oktober 2026
02:15 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Dengka Ase Lolo

Bagikan:

Dengka Ase Lolo merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menjaga budaya dan tradisi agar masyarakat terutama remaja tidak melupakan tradisi suku mereka, kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat terkenal di desa mereka. Tradisi ini biasa dilakukan oleh masyarakat pada musim yang merupakan tahap awal dari upacara panen padi.[1]

Dengka Ase lolo dalam bahasa Makassar terdiri ada tiga kata yaitu dengka, ase dan lolo. Dengka dapat diartikan sebagai menumbuk dan ase lolo dapat diartikan sebagai padi muda, jadi secara keseluruhan dengka ase lolo dapat diartikan sebagai acara menumbuk padi. Acara ini akan dilaksanakan pada dua tempat, yaitu rumah ketua adat dan di sanggar budaya atau tempat upacara umum[1]

sebelum melaksanakan tradisi dengka ase lolo, petani akan melakukan upacara menengok padi untuk pengetahui apakah padi sudah siap panen. Apabila petani sudah merasa padi sudah cukup umur untuk dipanen, maka petani akan menyiapkan tanggal yang dianggap baik untuk melaksanakan acara. Setelah tanggal ditetapkan, warga akan membuat untuk warga lain yang membantu proses dengka ase lolo dan makanan yang disajikan dapat berupa kue-kue tradisional seperti onde-onde[1]

Referensi

  1. 1 2 3 syamhari. ragam budaya lokal.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan