Sabtu, 24 Oktober 2026
00:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Agrowisata Pucak

agrowisata alam di Indonesia

Bagikan:
Agrowisata Pucak
JenisAgrowisata
LokasiDusun Puncak, Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
Dimiliki olehPemerintah Daerah Kabupaten Maros
Dioperasikan olehPemerintah Provinsi Sulawesi Selatan & PT Syuhada Propertindo Berdaya [1]
Statustahap pengerjaan/renovasi

Agrowisata Pucak (disebut juga Pucak Teaching Farm) merupakan agrowisata berstandar internasional yang menawarkan wisata perkebunan, perikanan, dan peternakan yang berada di Dusun Puncak, Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia. Agrowisata ini dikreasikan dengan konsep rekreasi dengan luas 200 ha. Yang menarik karena lokasinya berada di atas tanah perkebunan dan kolam renang.

Sejarah

Dulunya Agrowisata Pucak ini hanya sebatas tempat peristirahatan mantan Gubernur Sulawesi Selatan, HZB. Palaguna, tetapi seiring berjalannya waktu, tempat ini kemudian dibuka untuk umum atau dalam artian dijadikan tempat wisata andalan Sulawesi Selatan, apalagi lokasi Agrowisata Pucak terletak di kawasan kota metropolitan baru, yaitu Mamminasata.

Agrowisata Pucak mulai dibangun pada tahun 1988. Ketika itu luasnya hanya 4 hektar dan merupakan perkebunan pribadi. Awal tahun 2000, sang pemilik mulai mengarahkan agar area perkebunan tersebut dijadikan sebuah area agrowisata, dan mulai dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Sedangkan untuk tanaman yang dibudidayakan adalah mangga dan jeruk. Dan dari 2 jenis buah tersebut, jeruk merupakan buah yang menjadi primadona di agrowisata ini. Terbukti, produksi jeruk jenis Siam yang merupakan hasil budidayanya, sudah dipasarkan sebanyak 45 ton di beberapa daerah pada tahun 2008.

Lokasi

Agrowisata Pucak berada di ketinggian ± 300 mdpl dan terletak pada koordinat 05008'49" LS dan 119039'14,2" BT. Terletak di ibu kota Kecamatan Tompobulu tepatnya di Jl. Taman Safari Dusun Puncak, Desa Pucak, kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Propinsi Sulawesi Selatan. Lokasinya terbilang mudah dijangkau karena hanya berjarak 35 km dari Kota Makassar dengan rute Makassar – Batangase – Kecamatan Tompobulu. Dengan rute ini perjalanan dapat ditempuh selama kurang dari 2 jam. Transportasi menuju ke lokasi tergolong lancar. Selain tersedia angkutan umum (pete-pete) juga tersedia jasa ojek. Jika menggunakan angkutan umum dari Batangase cukup dengan mengeluarkan ongkos sebesar Rp. 20.000,- dan jika menggunakan ojek sebesar Rp. 40.000,-. Jalanan menuju lokasi umumnya datar, tetapi sangat disayangkan karena jalanannya sebagian belum diaspal. Jalur alternatif adalah via Makassar-BTP-Moncongloe-Tompobulu, jarak via rute ini lebih dekat lagi, yakni hanya sekitar 25 KM, tetapi angkutan umum belum tersedia di jalur ini dan juga sebagian akses jalan rusak tepatnya di sekitar perbatasan Moncongloe-Tanralili.

Fasilitas

  • Tempat budidaya ikan nila
  • Tempat budidaya ikan emas
  • Tempat penangkaran rusa Timor
  • Tempat peternakan kambing Boerawa
  • Tempat peternakan ayam
  • Perkebunan mangga
  • Perkebunan nangka
  • Perkebunan kakao
  • Perkebunan jeruk Siam
  • Perahu bebek
  • Kolam pemancingan ikan
  • Vila/tempat penginapan lain
  • Kolam renang (anak-anak, remaja, dan dewasa)
  • Mushollah
  • Aula
  • Kantin
  • Lapangan bulutangkis
  • Tempat outbound
  • Tempat perkemahan
  • Telaga/sumber air untuk peternakan
  • Perkebunan kurma
  • Perkebunan durian
  • Kolam buaya
  • Taman aneka burung
  • Taman rusa
  • Arena berkuda
  • Lapangan memanah
  • Pondok pesantren
  • Paintball

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ "Ketua DPRD Maros Sambut Baik Kehadiran Kawasan Agrowisata di Pucak". beritamaros.com. 8 Februari 2018. Diakses tanggal 20 Agustus 2020.[pranala nonaktif permanen]
Lambang Kabupaten Maros
Politik & Pemerintahan
Eksekutif
Legislatif
Yudikatif
Pemilu
Kota
Lambang Kabupaten Maros
Sejarah
Pra-kemerdekaan
Pasca kemerdekaan
Lokasi Terkenal dan Wisata
Wisata Sejarah dan Religi
Wisata Kota
Pantai dan Laut
Gua dan Gunung
Air Terjun dan Permandian
Agrowisata
Hutan, Taman Nasional, dan Taman Bumi
Cagar Alam
Transportasi
Darat
Sungai
Laut
Udara
Seni & Budaya
Bahasa dan Kesusastraan
Drama dan Tarian
Upacara Adat
Cerita Rakyat
Lainnya
Festival Maros & Event Maros
Kuliner
Makanan
Minuman
Jajanan
Olahraga
Bencana
Bencana Alam
Bencana non-alam
Tokoh
Fauna & Flora Endemik
Fauna Endemik
Flora Endemik
Suku
Suku Asli
Suku Pendatang
Keamanan, Ketertiban & Pertahanan
Organisasi
Organisasi Pemerintah Daerah
Organisasi Non Pemerintah Daerah
Lainnya
Fasilitas Umum
Ikon rintisan

Artikel bertopik wisata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan