Kamis, 22 Oktober 2026
16:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Memorial Jenderal Besar Soeharto

museum di Indonesia

Bagikan:
Museum memorabilia in Sedayu, BantulTemplat:SHORTDESC:Museum memorabilia in Sedayu, Bantul
Memorial Jenderal Besar H. M. Soeharto
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Memorial_Jenderal_Besar_Soeharto&revid=30054258&groups=_ba98ec340d33645ae9cf09d9cf08e185d18d98fc&parser=parsoid
LokasiJalan Raya Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul
Koordinat7°47′29″S 110°16′50″E / 7.791323°S 110.280528°E / -7.791323; 110.280528
JenisMuseum memorabilia
PendiriProbosutedjo
PemilikKeluarga besar H. M. Soeharto
Situs webmuseumsoeharto.com

Memorial Jenderal Besar H. M. Soeharto adalah bangunan bersejarah berbentuk museum yang menyimpan memoar dan peninggalan-peninggalan Jenderal Besar TNI Soeharto yang diresmikan pada tahun 2013. Museum ini berdiri di atas tanah milik Soeharto yang terletak di Kemusuk Lor, Argomulyo, Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.[1]

Museum Soeharto berada di 10 km barat Kota Yogyakarta. Bisa diakses melalui Jalan Wates km 10 Yogyakarta, dekat dengan jalan menuju Kampus Universitas Mercu Buana Yogyakarta atau melalui Jalan Godean Sleman.

Sejarah

Museum Memorial Jenderal Besar Soeharto diresmikan pada tanggal 8 Juni 2013.[2] Tanggal 8 Juni merupakan tanggal lahir Soeharto.[3] Peresmiannya diadakan oleh adik Soeharto yaitu Probosutedjo bersama dengan Siti Hardijanti Rukmana, anak perempuan pertama Soeharto.[4]

Museum ini dibangun di atas lahan seluas 3.620 meter persegi, untuk mengenang jasa dan pengabdian Soeharto semasa hidupnya untuk bangsa Indonesia agar menjadi inspirasi bagi generasi muda. Koleksi yang tersimpan di dalamnya antara lain benda kenangan milik Soeharto sejak berdinas di kemiliteran hingga saat menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, termasuk berbagai prestasi yang pernah diraih semasa menjabat Presiden ke-2 Indonesia. Bangunan ini dibangun dan diresmikan oleh H. Probosutedjo (adik dari Soeharto) dan Siti Hardijanti Rukmana (Mbak Tutut, putri pertama Soeharto)[5]

Bagian museum

Pada bagian halaman depan Memorial Jenderal Besar Soeharto terdapat patung besar yang menampilkan sosok Soeharto.[6] Patung ini dibuat oleh seniman bernama Edhi Sunarso. Di sebelah patung, terdapat batu besar yang merupakan prasasti peresmian museum. Dalam pendopo memajang peranti multimedia berisikan gambar-gambar perjuangan Soeharto serta buku elektronik yang bersebelahan dengan patung setengah badan Soeharto.

Untuk melihat koleksi lengkap dari museum ini, pengunjung dapat memasuki ruang diorama yang dikemas dengan perpaduan tradisional dan modern. Memasuki ruangan ini, pengunjung akan disambut dengan instalasi roll film berisi dokumentasi visual gerak tentang perjuangan Soeharto. Selain itu, terdapat diorama perjuangan ketika melakukan koordinasi dengan Panglima Besar Jenderal Sudirman pada Serangan Umum 1 Maret 1949. Di dalam diorama ini, ada penggambaran ketika Soeharto diundang oleh FAO di Roma tahun 1985 untuk mendapatkan penghargaan keberhasilan dalam swasembada pangan.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Sedayu". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 31 Mei 2025.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=; no-break space karakter dalam |access-date= pada posisi 7
  2. ↑ Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid II (PDF). Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 32. ISBN 978-979-8250-67-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Administrator (23 Maret 2018). "Museum Memorial Jenderal Besar Soeharto". Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul. Diakses tanggal 15 Mei 2025.
  4. ↑ Wijayanti, Ani (Desember 2019). Strategi Pengembangan Pariwisata Edukasi di Kota Yogyakarta. Sleman: Penerbit Deepublish. hlm. 15. ISBN 978-623-02-0569-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Liputan6.com (2013-06-08). Gunawan, Rizki (ed.). "Museum Pak Harto di Kemusuk Diresmikan". Liputan6.com. Diakses tanggal 2022-03-05.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  6. ↑ Wijayanti, Ani (Desember 2019). Strategi Pengembangan Pariwisata Edukasi di Kota Yogyakarta (PDF). Sleman: Penerbit Deepublish. hlm. 16. ISBN 978-623-02-0373-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Keluarga
Orang tua
Kertosudiro (ayah) dan Sukirah (ibu)
Pasangan dan saudara
Tien Soeharto (istri) • Probosutedjo (adik) • Sudwikatmono (sepupu)
Generasi ke-2
Generasi ke-3
120px-President_Suharto%2C_1998.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemerintahan
Topik terkait
← Didahului: Soekarno
Digantikan: B. J. Habibie →
Daerah Istimewa Yogyakarta
DKI Jakarta
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Aceh
Bengkulu
Jambi
Kepulauan Riau
Lampung
Riau
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
Papua Pegunungan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan