Minggu, 20 September 2026
23:24 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Probosutedjo

Probosutedjo
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah pemilihanKabupaten Grobogan (1999-2004)
Informasi pribadi
Lahir(1930-05-01)1 Mei 1930
Meninggal26 Maret 2018(2018-03-26) (umur 87)
Jakarta, Indonesia
Partai politikPNI - Front Marhaenis (1999–2004)
Suami/istri
Ratmani
(m. 1961)
Anak6
KerabatKertosoediro (ayah tiri)
Soeharto (kakak tiri)
Siti Hartinah (kakak ipar)
Siti Hardijanti Rukmana (keponakan)
Sigit Harjojudanto (keponakan)
Bambang Trihatmodjo (keponakan)
Siti Hediati Harijadi (keponakan)
Hutomo Mandala Putra (keponakan)
Siti Hutami Endang Adiningsih (keponakan)

Probosutedjo (1 Mei 1930  26 Maret 2018) adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT. Menara Hutan Buana yang bergerak dalam bidang pulp dan kertas. Ia juga merupakan pemilik Yayasan Menara Bhakti, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Mercu Buana Yogyakarta, serta menjadi salah satu pendiri Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia. Ia juga pernah menjabat anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Karya Pembangunan dari tahun 1987 hingga 1998. Ia kemudian menjadi ketua umum Partai Nasional Indonesia - Front Marhaenis dan menduduki kursi DPR dari partai tersebut. Ia juga dikenal sebagai adik tiri dari Soeharto dari pihak ibu, Sukirah.

Keluarga

Ia lahir pada tahun 1930 di dusun Kemusuk, Argomulyo, Keresidenan Yogyakarta. Ayahnya adalah Atmopawiro bin Prawirordiyo sedangkan ibu kandungnya adalah Sukirah binti Atmosudiro, yang juga merupakan Ibu dari Soeharto.

Pada tanggal 6 Juni 1961, ia menikahi Ratmani di Pematangsiantar. Dengan istrinya, ia mempunyai 6 orang anak, dua orang laki-laki dan empat orang perempuan:

  • Diniarti Pertiwi Probosutedjo, putri yang lahir di Pematang Siantar pada tanggal 14 April 1962
  • Septanto Probosutedjo, putra yang lahir di Pematang Siantar pada tanggal 11 September 1963
  • Rita Ria Kurnianta, putri yang lahir di Medan pada tanggal 10 Agustus 1967
  • Rindangsari Kurniawati, putri yang lahir di Jakarta pada tanggal 1 Oktober 1968
  • Nurani Pujiastuti, putri yang lahir di Jakarta pada tanggal 21 November 1976
  • Priasto, putra yang lahir di Jakarta pada tanggal 10 September 1983

Kasus

Pada April 2003, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara kepada Probosutedjo atas kasus dana reboisasi hutan tanaman industri (HTI) senilai Rp.100,931 miliar. Probosutedjo langsung mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta, yang kemudian mengurangi masa hukumanya menjadi dua tahun.

Probosutedjo lalu mengajukan kasasi pada Juni 2004 dan putusan kasasi tersebut tidak keluar. Majelis Hakim yang menangani kasasi Probosutedjo adalah Ketua Mahkamah Agung, Bagir Manan, Parman Suparman, dan Usman Karim. Karena sudah setahun belum mengeluarkan putusan, maka Majelis Hakim ini pun kemudian digantikan Iskandar Kamil, Atja Sondjaya, Harifin A. Tumpa, Djoko Sarwoko dan Rehngena Purba sejak 31 Oktober 2005.

Pada 11 Oktober 2005, ia mengaku telah memberikan uang sebesar 6 miliar rupiah kepada pengacaranya, Harini Wiyoso untuk menyuap Bagir dan para anggota jaksa lainnya. Pada 28 November 2005, majelis hakim tingkat kasasi Mahkamah Agung memutuskan untuk menghukum Probosutedjo empat tahun penjara serta denda sebesar Rp.30 juta subsider 3 bulan penjara. Ia juga harus membayar kembali Rp.100,931 miliar sebagai pengganti uang yang dikorupsi tersebut.

Setelah menjalani 2/3 masa hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin di Bandung, ia dibebaskan pada tanggal 12 Maret 2008.

Pranala luar

Keluarga
Orang tua
Kertosudiro (ayah) dan Sukirah (ibu)
Pasangan dan saudara
Tien Soeharto (istri) • Probosutedjo (adik) • Sudwikatmono (sepupu)
Generasi ke-2
Generasi ke-3
120px-President_Suharto%2C_1998.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemerintahan
Topik terkait
Didahului: Soekarno
Digantikan: B. J. Habibie
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan