Selasa, 29 September 2026
05:04 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Malem Sambat Kaban

Malem Sambat Kaban

politisi Indonesia

Ini adalah nama Batak Karo, marganya adalah Kaban.
Malem Sambat Kaban
KIB_Malem_Sambat_Kaban.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Ummat ke-1
Mulai menjabat
29 April 2021
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
Ketua Majelis SyuroAmien Rais
Ketua umum Partai UmmatDr.Ing H. Ridho Rahmadi, S.Kom, M.Sc.
PendahuluJabatan dibentuk
Ketua umum Partai Bulan Bintang Ke-2
Masa jabatan
1 Mei 2005 –26 April 2015
PendahuluYusril Ihza Mahendra
PenggantiYusril Ihza Mahendra
Menteri Kehutanan Indonesiake-8
Masa jabatan
21 Oktober 2004 –20 Oktober 2009
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
PendahuluMohamad Prakosa
PenggantiZulkifli Hasan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Masa jabatan
1 Oktober 1999 –21 Oktober 2004
PenggantiAnwar Saleh
Daerah pemilihanSumatera Barat
(1999–2004)
Jawa Barat II
(2004)
Informasi pribadi
Lahir5 Agustus 1958 (umur 68)
Partai politik  Ummat (sejak 2021)
Suami/istriNurmala Dewi
Anak7
Pendidikan
PekerjaanPolitikus

Malem Sambat Kaban, atau disingkat M.S. Kaban (lahir 5 Agustus 1958), merupakan mantan Menteri Kehutanan (Menhut) di Kabinet Indonesia Bersatu. Pada 1 Mei 2005, ia diangkat sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB). Pada bulan Juli 2021, ia diangkat menjadi Wakil Majelis Syuro Partai Ummat.

Kehidupan awal dan pendidikan

Malem Sambat Kaban adalah putra dari A.M. Kaban, seorang pedagang, dan S. Tarigan, seorang ibu rumah tangga. Ia anak keenam dari sebelas bersaudara keluarga suku Karo. Ayahnya menganut kepercayaan Pemena. Nama Malem Sambat Kaban dalam bahasa Karo berarti orang yang baik dan suka menolong.[1]

Kaban menghabiskan masa kecilnya di Deli Serdang. Ia lalu menamatkan pendidikan di SD Binjai (1971), SMP Sungai Karang (1974), dan SMA Negeri 7 Medan (1977).[2] Ia merantau ke Jakarta dan menjadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya untuk merasakan aktivisme. Ia berikrar memeluk Islam ketika itu. Ia sempat masuk resimen mahasiswa dan menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari kampus itu pada 1985.[2] Ia lalu melanjutkan pendidikan S2 ilmu perencanaan pembangunan wilayah dan pedesaan dari Institut Pertanian Bogor pada 1988, tetapi baru menyelesaikan tesis dan meraih gelar Magister Sains pada 2007.[1][3][4][5] Ia menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Kangwon National University, Korea Selatan pada 2007.[6]

Karier awal

Setelah menjadi sarjana, ia masuk Jakarta Public Relation yang bergerak dalam pengembangan sumber daya manusia. Ia pernah meneliti potensi ekonomi wilayah Taman Nasional Gunung Leuser pada 1992 dan mengetuai tim Penelitian Potensi Ekonomi Lemah di tahun 1993. Selanjutnya ia menjadi peneliti muda pada studi pengkajian Strategi Pengusahaan Anak Perusahaan Joint Venture Pertamina pada 1994.[1][7]

Karier politik

Pada Pemilu 1997, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ismail Hasan Metareum mengajak Kaban bergabung menjadi calon anggota legislatif dari PPP dan dijanjikan kursi dari Jawa Barat. Namun, Kaban menolaknya karena masih dalam suasana Orde Baru.[1]

Sebelum reformasi, ia ikut dalam diskusi-diskusi politik untuk mendirikan partai politik. Diskusi ini mengusulkan Amien Rais sebagai ketua dan Yusril Ihza Mahendra sebagai sekretaris jenderal. Namun, belum tercapai kesepakatan tentang nama dan asas partai. Akhirnya pada 1998, Amien dan kawan-kawan membentuk Partai Amanat Nasional, sedangkan Yusril, Kaban, dan kawan-kawan ikut dalam pembentukan Partai Bulan Bintang (PBB) yang berasaskan Islam dan memperjuangkan Piagam Jakarta. Ia dipilih sebagai Sekretaris Jenderal mendampingi Ketua Umum Yusril Ihza Mahendra. Awalnya ia sempat menolak, tetapi ia berubah pikiran setelah menerima nasihat dari Anwar Haryono.[1]

Kaban dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Menteri Kehutanan Republik Indonesia dan dilantik pada 21 Oktober 2004.[1]

Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Noor mengaku bahwa Kaban sudah tidak aktif di PBB sejak 2019.[8] Pada 29 April 2021 ia bergabung menjadi Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Ummat mendampingi ketua Amien Rais.[9] Selain Kaban, anak keempat yang bernama Ahmad Rizqi Robbani Kaban juga menjadi pengurus Dewan Pengurus Pusat Partai Ummat sebagai Ketua Bidang Pemuda Komunitas dan Olahraga.

Kasus

Pada saat menjabat sebagai Menteri Kehutanan, Kaban terbukti menerima suap dari Anggoro, yang merupakan pemilik PT Masaro Radiokom. Namun, ia tidak dijadikan tersangka sehingga Anggoro mengajukan peninjauan kembali kasus tersebut, tetapi ditolak. Kasus tersebut terkait pengajuan anggaran program Kemenhut yang di dalamnya terdapat anggaran untuk proyek revitalisasi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) tersebut.[10] [11] [12] Kasus ini telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 148 PK/Pid.Sus/2017 Tanggal 25 Oktober 2017, diketuai oleh hakim Artidjo Alkostar.[13]

Karier akademik

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 Indonesia, Tokoh (28 Mar 2006). "Bintang Bulan Bintang di Kabinet". Diakses tanggal 27 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Rakyat, Indonesia Dewan Perwakilan (27 Jun 2004). "Profil dan program anggota DPR-RI, 2004-2009". Media Center, Komisi Pemilihan Umum. Diakses tanggal 27 Jun 2025 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "PDDikti". pddikti.kemdiktisaintek.go.id. Diakses tanggal 27 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Tesis MS Kaban Picu Kontroversi di Kampus IPB". detiknews. Diakses tanggal 27 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "IPB Jangan Bedakan Kaban". detiknews. Diakses tanggal 27 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Menhut RI Peroleh Penganugerahan Gelar Honoris Causa Bidang Kehutanan dari Kangwon National Universi". sumut.antaranews.com. Diakses tanggal 27 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Indonesia, Tokoh (21 Okt 2004). "MS Kaban". Diakses tanggal 27 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Gabung Partai Ummat, MS Kaban Disebut Sudah Tak di PBB sejak 2019". Diakses tanggal 27 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Ini Susunan Pengurus Partai Ummat |Republika Online". Diakses tanggal 27 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Kasus Korupsi SKRT, Anggoro Sebut MS Kaban Pengecut". liputan6.com. 11 Jun 2014. Diakses tanggal 27 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Hakim: Anggoro Terbukti Suap MS Kaban". Diakses tanggal 27 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Daulay, Lukmanul Hakim (23 Apr 2014). "KORUPSI KEHUTANAN: MS Kaban Minta US$15.000 Ke Anggoro". Bisnis.com. Diakses tanggal 27 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/ab9ef52a6f766b6cba8fb1fdbaf2cbf4.html

Pranala luar

Jabatan partai politik
Didahului oleh:
Yusril Ihza Mahendra
Ketua Umum Partai Bulan Bintang
2005–2015
Diteruskan oleh:
Yusril Ihza Mahendra
Jabatan politik
Didahului oleh:
Mohamad Prakosa
Menteri Kehutanan Indonesia
2004–2009
Diteruskan oleh:
Zulkifli Hasan
Menko Polhukam: Widodo Adi Sutjipto •Menko Perekonomian: Aburizal Bakrie, Boediono, Sri Mulyani (plt.) •Menko Kesra: Alwi Shihab, Aburizal Bakrie •Mensesneg: Yusril Ihza Mahendra, Hatta Rajasa •Mendagri: Mohammad Ma'ruf, Widodo Adi Sutjipto (ad-interim), Mardiyanto •Menlu: Hassan Wirajuda •Menhan: Juwono Sudarsono •Menkumham: Hamid Awaluddin, Andi Mattalatta •Menkeu: Jusuf Anwar, Sri Mulyani •Menteri ESDM: Purnomo Yusgiantoro •Menperin: Andung A. Nitimiharja, Fahmi Idris •Mendag: Mari Elka Pangestu •Mentan: Anton Apriyantono •Menhut: M. S. Kaban •Menhub: Hatta Rajasa, Jusman Syafii Djamal •Menlutkan: Freddy Numberi •Menakertrans: Fahmi Idris, Erman Soeparno •Menteri PU: Djoko Kirmanto •Menkes: Siti Fadilah Supari •Mendiknas: Bambang Sudibyo •Mensos: Bachtiar Chamsyah •Menag: Muhammad Maftuh Basyuni •Menbudpar: Jero Wacik, Mohammad Nuh (ad-interim) •Menkominfo (bernama Menneg Kominfo sampai Januari 2005): Sofyan Djalil, Mohammad Nuh •Menneg Ristek (merangkap Kepala BPPT sampai April 2006): Kusmayanto Kadiman •Menneg Kop-UKM: Suryadharma Ali, Mari Elka Pangestu (ad-interim) •Menneg LH: Rachmat Witoelar •Menneg PP: Meutia Hatta •Menneg PAN: Taufiq Effendi, Widodo Adi Sutjipto (ad-interim) •Menneg PDT: Saifullah Yusuf, Muhammad Lukman Edy, Djoko Kirmanto (ad-interim) •Menneg PPN/Kepala Bappenas: Sri Mulyani Indrawati, Paskah Suzetta •Menneg BUMN: Soegiharto, Sofyan Djalil •Mennegpera: Muhammad Yusuf Asy'ari •Mennegpora: Adhyaksa Dault •Jakgung: Abdul Rahman Saleh, Hendarman Supandji •Panglima TNI: Endriartono Sutarto, Djoko Suyanto, Djoko Santoso •Kapolri: Da'i Bachtiar, Sutanto, Bambang Hendarso Danuri
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan