Senin, 21 September 2026
06:00 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Koktail

Koktail

jenis minuman beralkohol

Artikel ini bukan mengenai koktail buah.
Koktail
250px-Cocktail1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenismixed drink (en) Terjemahkan dan Minuman beralkohol Suntingan nilai di Wikidata
Komposisi

Koktail atau koktil (bahasa Inggris:cocktail) adalah minuman beralkohol yang dicampur dengan minuman atau bahan-bahan lain yang beraroma. Sebelum disajikan dalam gelas khusus koktail, minuman ini diaduk atau diguncang-guncang supaya bahan-bahannya tercampur. Minuman beralkohol yang sering dijadikan koktail adalah gin, wiski, rum, dan terutama vodka.

Menurut Jerry Thomas dalam buku Bartender's Guide or How to Mix Drinks terbitan tahun 1862, bahan dasar resep koktail adalah minuman beralkohol yang dicampur dengan gula, air, dan bitters.[1] Istilah koktail secara berangsur-angsur mengacu kepada hampir semua minuman campur yang mengandung alkohol.[2] Di zaman sekarang, koktail biasanya dibuat dari satu jenis atau lebih minuman beralkohol ditambah perisa berupa liqueur, sari buah, gula, madu, air, es, minuman karbonasi, susu, krim susu, rempah-rempah, bitters, dan sebagainya.[3] Sekarang, vodka sering digunakan sebagai pengganti gin dalam resep koktail tradisional yang menggunakan gin (misalnya gimlet, martini, atau Tom Collins).

Asal-usul

250px-Flaming_cocktails.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Koktail "Flaming" yang dinyalakan sebelum diminum

Sangat banyak penjelasan tentang asal-usul istilah koktail, tetapi tidak ada yang betul-betul memuaskan.[2] Istilah cocktail kemungkinan mengacu kepada rasa terkejut ketika melihat warna-warni yang dihasilkan dari mencampur minuman beralkohol dengan minuman berwarna.[4]

Stanley Clisby Arthur dalam buku Famous New Orleans Drinks and How to Mix 'Em' menceritakan tentang pengungsi Prancis bernama Antoine Amedie Peychaud yang menetap di New Orleans pada tahun 1793. Peychaud adalah seorang apoteker berpraktik yang juga membuat sendiri minuman bitters. Ia meracik obat sakit perut berupa bitters dan brendi yang dicampurnya di cangkir telur (bahasa Prancis: coquetier). Bagi telinga orang Amerika, coquetier terdengar sebagai "cocktail". Kemungkinan lain, istilah cocktail berasal dari cangkir telur (coquetier) yang dipakai untuk menyajikan minuman oleh orang New Orleans di awal abad ke-19.[5]

Menurut sebuah cerita yang populer, pencipta koktail adalah wanita pramutama bar. Namanya Betsy Flanagan. Pada tahun 1779, ia menyajikan minuman berhias bulu ekor ayam jantan (bahasa Inggris: "cocktail") untuk serdadu Prancis. Bulu ekor ayam tersebut dicabutnya dari ayam jantan milik tetangga.[2] Kisah ini dibantah oleh William Grimes yang menjelaskan dalam buku Straight Up or On the Rocks: A Cultural History of American Drink bahwa Betsy Flanagan adalah tokoh fiksi dalam cerita The Spy karya James Fenimore Cooper.[2]

Hampir serupa dengan kisah Betsy Flanagan, cerita lain mengisahkan istilah koktail tercipta pada masa Perang Revolusi Amerika. Kedai minum di dekat Yorktown, New York ramai dikunjungi serdadu Amerika dan Prancis yang berada di bawah komando George Washington dan Marquis de Lafayette. Serdadu Amerika senang minum wiski atau gin, tetapi sebaliknya serdadu Prancis senang minum anggur atau vermouth. Kalau malam sudah larut, para serdadu saling mencampur-campur minuman di gelas sebelum bersulang. Seorang prajurit mencuri ayam jantan dari rumah tetangga yang dipercaya sebagai pendukung George dari Inggris. Setelah dimasak, ayam jantan tersebut dimakan ramai-ramai, dan bulu ekornya dijadikan penghias minuman. Ketika bersulang, mereka meneriakkan, "Vive le cocktail!" ("Hidup ekor ayam jantan!"), dan minuman itu kemudian disebut koktail.[6]

Sejarah

250px-Singapore_Sling.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Singapore Sling

Dokumen tertua yang memuat istilah cocktail adalah surat kabar The Farmer's Cabinet terbitan Amherst, New Hampshire, 28 April 1803. Dalam editorial harian ini, pembaca yang bertanya cara mengatasi rasa tidak enak badan sehabis minum alkohol diberi nasihat, "... Minum saja segelas koktail - sangat baik untuk sakit kepala ...".[7]

Definisi tertua tentang koktail dimuat di surat kabar terbitan Hudson, New York, Balance and Columbian Repository, 13 Mei 1806. Dalam artikel yang menjawab pertanyaan pembaca tentang "Apa itu koktail?": "Koktail adalah minuman beralkohol yang menstimulasi, dibuat dari berbagai jenis minuman beralkohol, ditambah gula, air, dan bitters [minuman keras beraroma rempah] -- secara asal-asalan sering disebut "bittered sling" [campuran minuman beralkohol dengan air, gula, sari buah jeruk atau lemon, ditambah bitters]".[2]

Buku How to Mix Drinks; or, The Bon Vivant's Companion terbitan tahun 1862 oleh Jerry Thomas adalah buku resep koktail pertama di dunia.[2] Selain berbagai jenis resep minuman seperti Punch, Sours, dan Sling, disertakan pula 10 resep minuman yang disebut koktail. Dalam resep-resep tersebut, penambahan bitters membedakan koktail dari minuman yang lain.

Pada pertengahan tahun 1800-an, istilah cocktail sudah dipakai di Amerika Serikat untuk aperitif sebelum makan malam. Pada akhir abad ke-19, istilah koktail juga berarti makanan yang dihidangkan sebagai hidangan pembuka. Oleh karena itu, hingga kini dikenal koktail buah, koktail udang, dan koktail tiram. Namun setelah berlakunya Pelarangan Minuman Beralkohol di AS, istilah koktail secara umum berarti minuman beralkohol.[8]

Pesta yang diadakan Nyonya Julius S. Walsh Jr. dari St. Louis, Missouri pada bulan Mei 1917 diperkirakan sebagai pesta koktail pertama di dunia. Tentang pesta Ny. Walsh St. Paul Pioneer Press menulis, "Tidak salah lagi, cara terbaru menarik perhatian masyarakat adalah mengadakan 'pesta koktail'". Pada hari Minggu di musim semi, Ny. Walsh mengundang 50 tamu ke rumah kediamannya yang dilengkapi bar pribadi untuk berpesta. Pesta berlangsung selama satu jam. Dimulai sejak tengah hari, makan siang disajikan pukul 1 siang. Hingga saat ini, rumah yang menjadi lokasi pesta koktail pertama di dunia masih berdiri. Pada tahun 1924, Keuskupan Agung St. Louis membeli rumah besar milik keluarga Walsh, dan menjadikannya rumah tinggal uskup agung.[9]

Ketika penjualan minuman beralkohol dilarang oleh Undang-undang Pelarangan Minuman Beralkohol di Amerika Serikat (1920-1933), koktail masih bisa diminum secara ilegal di bar-bar yang disebut speakeasy. Kualitas minuman beralkohol yang dijual jauh lebih rendah dari sebelumnya, dan pramutama bar sering asal-asalan sewaktu membuat koktail.[2]

Referensi

  1. Jerry, Thomas (1862). How To Mix Drinks. New York: Dick & Fitzgerald.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 Regan, Gary (2003). The Joy of Mixology. Clarkson Potter. ISBN 0-6096-0884-3.
  3. DeGroff, Dale (2002). The Craft of the Cocktail. Clarkson Potter. ISBN 0-6096-0875-4.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  4. Montagné, Prosper (1976). Larousse Gastronomique. London: Hamlyn. hlm. 277. ISBN 0-600-02352-4.
  5. Stanley Clisby Arthur Famous New Orleans Drinks and How to Mix 'Em (Pelican Publishing Company, June 1977), ISBN 0-88289-132-4)
  6. Stephen Visakay Vintage Bar Ware (Schroeder Publishing Co, Inc., 1997), ISBN 0-89145-789-5)
  7. Charming, Cheryl (2007). The Everything Bartender's Book: 750 Recipes for Classic and Mixed Drinks, Trendy Shots, and Non-alcoholic Alternatives. Everything Books. ISBN 1-5986-9590-8.
  8. Drowne, Kathleen Morgan (2006). Spirits of Defiance: National Prohibition and Jazz Age Literature. Ohio State University Press. ISBN 0-8142-0997-1.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  9. Felten, Eric (6 Oktober 2007). "St. Louis -- Party Central". The Wall Street Journal. Diakses tanggal 2008-09-10.

Lihat pula

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cocktail.
Pekerjaan
120px-Robert_gold_bartender.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman beralkohol
Campuran tak-alkohol
Perlengkapan
Hiasan koktail
Dapat dimakan
Tak bisa dimakan
Orang
Istilah
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan