Kamis, 01 Oktober 2026
04:49 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Es batu

Es batu

Bagikan:
Artikel ini mungkin mengandung riset asli. Anda dapat membantu memperbaikinya dengan memastikan pernyataan yang dibuat dan menambahkan referensi. Pernyataan yang berpangku pada riset asli harus dihapus. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Iced_tea_with_ice_cubes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Es batu dalam segelas es teh

Es batu adalah sebuah potongan es (air beku) yang biasanya digunakan untuk minuman dingin. Es batu terkadang merujuk kepada es yang dihancurkan karena lebih lama mencair; es tersebut biasanya digunakan untuk minuman campuran yang menggunakan es.

Asal muasal

250px-Gorrie_Ice_Machine.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mesin es Gorrie

Fisikawan dan humanitarian Amerika John Gorrie membuat sebuah kulkas pada 1844 dengan perlengkapan pendinginan udara. Kulkasnya menghasilkan es. Gorrie dapat dianggap pembuat es batu, tetapi es batu buatannya tidak digunakan untuk mendinginkan minuman; ia menggunakan es tersebut untuk menurunkan temperatur ruangan.

Metode pembuatan

Es batu diproduksi secara domestik dengan mengisi tempat es batu dengan air dan meletakkannya di sebuah freezer. Beberapa freezer juga dilengkapi dengan sebuah pembuat es, yang membuat es batu secara otomatis dan meletakkannya dalam sebuah tempat yang dari sana es tersebut dapat dituangkan secara langsung ke dalam gelas.

Tempat es batu

250px-Ice_cube_tray.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Es batu dalam sebuah tempatan
250px-Eiswuerfelform-silikon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat es batu yang dibuat dengan silikon

Tempat es batu dirancang untuk membagi penempatan air, yang kemudian ditempatkan di dalam sebuah freezer sampai air tersebut membeku menjadi es, menghasilkan es batu. Tempatan tersebut biasanya freksibel, sehingga es batu yang membeku dapat dengan mudah dipisahkan dari tempatan yang freksibel tersebut.

Tempat es batu kayu pertama ditemukan oleh Lloyd Groff Copeman.[1]

Tempat es batu yang terbuat dari baja yang freksibel pertama dibuat oleh Guy L. Tinkham pada 1933.

Es batu di Indonesia

Es batu masuk ke Indonesia pada tanggal 18 November 1846. Kedatangan es batu pada saat itu menghebohkan masyarakat Indonesia. Es batu pertama kali dibawa oleh kapal besar dari Boston, Amerika Serikat yang dipesan oleh Roselie En Co.. Es batu hanya dapat dinikmati pada kaum elit Belanda yang berada di kawasan Batavia (sekarang Jakarta). Bahkan, orang-orang Belanda biasa tidak bisa menikmati minuman yang dicampur dengan es batu saat itu. Pada acara penting Belanda, minuman dengan es batu sering disuguhkan sebagai suguhan untuk orang-orang kaya. Es batu merupakan hidangan yang mewah pada masanya. 500 gram es batu pada saat itu harganya sekitar 10 sen gulden, atau setara dengan 87.000 rupiah.

Pada tahun 1870, Indonesia tidak mengimpor es batu lagi dari Amerika Serikat, karena sudah ada pabrik es batu di Batavia, yang dipelopori oleh Kwa Wan Hong. Dengan meningkatnya peminat es batu, Hong mulai meluaskan produksi pabrik esnya di berbagai daerah yang ada di Indonesia, salah satunya di Semarang pada tahun 1895.

Pada abad ke-20 hingga abad ke-21, es batu bisa dinikmati oleh semua orang dan dapat dibuat sendiri.

Referensi

Dengarkan versi lisan dari artikel ini (3 menit)
noicon
Ikon Wikipedia Lisan
Berkas suara ini dibuat berdasarkan revisi dari artikel ini per tanggal
Error: tidak ada parameter tanggal yang diberikan
, sehingga isinya tidak mengacu pada revisi terkini.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ice cubes.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan