Senin, 26 Oktober 2026
12:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Min (tumbuhan)

Min (tumbuhan)

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Min.
min
Rentang waktu: Pliosen - Sekarang[1]
250px-Mentha_longifolia_2005.08.02_09.53.56.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mentha longifolia
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Lamiales
Famili: Lamiaceae
Subfamili: Nepetoideae
Tribus: Mentheae
Genus: Mentha
L.
Spesies

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Min[2] atau poko[3] (bahasa Inggris:mint; dari bahasa Yunani:μίνθα, translit. míntha; nama ilmiah Mentha) adalah genus tumbuhan dalam famili Lamiaceae. Pembagian spesies dalam genus Mentha tidak memiliki batasan yang jelas. Menurut sumbernya, jumlah spesies dapat berkisar antara 13 hingga 24. Persilangan alami yang sering terjadi membuat persebaran beberapa spesies saling tumpang tindih. Banyak varietas hibrida dan kultivar dari tumbuhan ini yang diketahui.

Tumbuhan min tersebar luas dan merata di Eropa, Afrika, Asia, Australia, dan Amerika Utara. Kebanyakan tumbuh dengan baik di lingkungan yang basah dengan tanah yang lembab. min dapat tumbuh setinggi 10–120 cm dan dapat menyebar ke segala tempat, termasuk tempa-tempat yang tidak diperuntukkan bagi tanaman ini. Sifat ini membuat min sering dianggap sebagai tumbuhan invasif. min sering digunakan atau diolah sebagai makanan, minuman, pasta gigi, permen karet, dan permen.

Peristilahan

Tumbuhan janggut juga disebut sebagai bijanggut, poko, atau pudina.

Taksonomi

Spesies

250px-Spearmint_flower.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Karangan bunga semu dari spesies Mentha spicata.

HinggaDesember 2020[update], Plants of the World Online mengakui spesies berikut ke dalam genus Mentha:[4]

Hibrida

250px-CSA-Chocolate-Mint.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hibrida Mentha × piperita.

Tumbuhan min juga memiliki sejumlah hibrida yang diakui. Sejumlah hibrida yang diakui oleh Plants of the World Online dimuat dalam daftar di bawah ini.[4] Nama spesies induk berasal dari Tucker & Naczi (2007).[5] Nama sinonim, beserta kultivar dan varietas yang ada, dimuat dalam notospesies (hibrida yang disilangkan langsung dari dua spesies nonhibrida) tertentu.

Referensi

  1. ↑ Velichkevich, Felix Yu.; Zastawniak, Ewa (2003). "The Pliocene flora of Kholmech, south-eastern Belarus and its correlation with other Pliocene floras of Europe". Acta Palaeobotanica. 43 (2): 137–259. Diakses tanggal 16 Juli 2019.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Min". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  3. ↑ "Respon Tanaman Poko (Mentha arvensis. L) Terhadap Berbagai Tingkat Pemupukan Kalium dan Nitrogen".
  4. 1 2 "Mentha L." Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 2019-07-15.
  5. ↑ Tucker, Arthur O.; Naczi, Robert F. C. (2007). "Mentha: An Overview of its Classification and Relationships". Dalam Lawrence, Brian M. (ed.). Mint: The Genus Mentha. Boca Raton, Florida: CRC Press, Taylor and Francis Group. hlm. 1–39. ISBN 978-0-8493-0779-9.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan