Senin, 28 September 2026
12:44 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
John Franklin Enders

John Franklin Enders

dokter asal Amerika Serikat

John Franklin Enders
Enders2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
John Franklin Enders's bronze bust at the Polio Hall of Fame
Lahir(1897-02-10)10 Februari 1897
Meninggal8 September 1985(1985-09-08) (umur 88)
AlmamaterUniversitas Yale
Dikenal karenapoliomyelitis virus

John Franklin Enders (10 Februari 1897 – 8 September 1985) ialah mikrobiolog Amerika Serikat yang bersama Thomas H. Weller dan Frederick C. Robbins, menemukan bahwa virus bisa berkembang pada jaringan yang diperlakukan dengan penisilin untuk mengurangi pertumbuhan bakteri. Mereka bisa berhasil menumbuhkan virus penyakit gondok dan polio juga. Kemampuan untuk menumbuhkan dan mempelajari polio menimbulkan pengembangan vaksin oleh Jonas Edward Salk dan Albert Bruce Sabin. Enders, Robbins, dan Thomas Weller menerima Hadiah Nobel Kedokteran 1954 untuk karya mereka.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan