Senin, 21 September 2026
06:53 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Harry Max Markowitz

ekonom asal Amerika Serikat

Harry Markowitz
Lahir
Harry Max Markowitz

(1927-08-24)24 Agustus 1927
Meninggal22 Juni 2023(2023-06-22) (umur 95)
InstitusiPerusahaan Harry Markowitz
Sekolah Manajemen Rady di Universitas California, San Diego
Baruch College
RAND Corporation
Komisi Cowles
BidangEkonomi keuangan
MazhabSekolah Ekonomi Chicago
Alma materUniversitas Chicago (Ph.B., A.M, and Ph.D.)[1]
Pembimbing
doktoral
Milton Friedman
Jacob Marschak
DipengaruhiTjalling Koopmans
Leonard Savage
KontribusiModern portfolio theory
Efficient frontier
Metode matriks renggang
SIMSCRIPT
PenghargaanHadiah Teori John von Neumann (1989)
Hadiah Sveriges Riksbank dalam Ilmu Ekonomi untuk Mengenang Alfred Nobel (1990)
Informasi di IDEAS / RePEc

Harry Max Markowitz (24 Agustus 1927  22 Juni 2023) adalah ekonom Amerika Serikat yang pada 1990, bersama dengan William F. Sharpe dan Merton H. Miller menerima Penghargaan Bank Swedia dalam Ilmu Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel untuk sumbangan mereka pada ekonomi keuangan. Kenyataannya, sumbangan mereka adalah sesuatu yang memulai ekonomi keuangan sebagai bidang studi terpisah. Di awal 1950-an Markowitz mengembangkan teori portofolio, yang melihat pada bagaimana laba investasi dapat dioptimalkan. Para ekonom telah lama memahami pandangan umum atas peragaman portofolio; di mana perkataan "jangan meletakkan semua telurmu di 1 keranjang " sudah lama beredar. Namun Markowitz menunjukkan cara bagaimana mengukur risiko sejumlah keamanan dan bagaimana menggabungkannya di sebuah portofolio untuk mendapatkan laba maksimum atas risiko yang didapat.

Markowitz menerima gelar Ph.D. dari Universitas Chicago. Ia mengajar di Baruch College Universitas Kota New York sejak 1982.

Teori portofolio

Markowitz juga dikenal sebagai bapak dari teori portofolio modern. Markowitz mengembangkan model dua parameter, yaitu keuntungan yang diharapkan dan deviasi standar yang merupakan pengukur risiko. Sebelum Markowitz, akademisi hanya memusatkan pada tingkat keuntungan yang diharapkan jika return atau tingkat keuntungan yang diharapkan menjadi tujuan investor, maka pada akhirnya investor hanya akan memilih satu aset yang memberikan keuntungan paling tinggi. Namun, hal tersebut tidak terlihat di dunnia nyata. Pada dunia nyata, investor membentuk portofolio dengan menyebarkan sumber daya ke beberapa aset. Mengapa demikian? Markowitz berargumen bahwa risiko belum dimasukkan ke dalam model analisis yang ada. Dengan memasukkan risiko yang diukur melalui deviasi standar, Markowitz bisa menunjukkan manfaat diversifikasi portofolio, sekaligus memberikan jawaban mengapa investor cenderun membentuk portofolio.

Pelajaran lain yang bisa diambil dari teori portofolio adalah adanya hubungan positif antara risiko dengan return. Semakin tinggi risiko, semakin tinggi retrun. Hubungan tersebut akan terlihat di dunia nyata, khususnya jika dunia nyata tersebut bebas dari ketidaksempurnaan pasar (adanya peraturan, biaya transaksi, dan lain-lain). Dengan menggunakan model dua parameter di atas, Markowitz bisa menunjukkan dua hal, yaitu manfaat diversifikasi dari portofolio dan adanya set yang efisien, yaitu set yang paling optimal. Set yang efisien adalah satu set investasi yang paling baik, yaitu set investasi yang bisa memberikan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dengan risiko yang sama, atau memberikan risiko yang lebih rendah dengan tingkat keuntunganyang sama. Markowitz mengembangkan algoritma utuk menyusun set yang efisien tersebut.[2]

Publikasi

Referensi

  1. "Curriculum Vitae (Harry M. Markowitz)". hmarkowitz.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-08-03. Diakses tanggal 12 Desember 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. M. Hanafi, Mamduh (2020). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. ISBN 978-602-386-198-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

1969–1975
1976–2000
2001–kini
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan