Kamis, 15 Oktober 2026
17:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Michael Kremer

Michael Kremer

Profesor Di Harvard University

Bagikan:
Michael Kremer
Michael_Kremer_20201201.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Michael Robert Kremer (2019)
Lahir
Michael Robert Kremer

12 November 1964 (umur 61)
InstitusiHarvard University
BidangDevelopment economics
Health economics
Alma materHarvard University
Pembimbing
doktoral
Robert Barro
Mahasiswa
doktoral
Edward Miguel[1]
Informasi di IDEAS / RePEc

Michael Robert Kremer (lahir 12 November 1964) adalah seorang pakar ekonomi dan profesor di Universitas Harvard. Sejak tahun 2020, Kremer menjadi profesor di Departemen Ekonomi, The Harris School of Public Policy, Universitas Chicago.[2] Dia merupakan warga negara Amerika Serikat yang terpilih sebagai penerima Penghargaan Nobel dalam bidang Ekonomi tahun 2019 bersama Esther Duflo dan Abhijit Banerjee untuk hasil kontribusi mereka mengenai kemiskinan global.[3]

Rujukan

  1. ↑ "The political economy of education and health in Kenya / a thesis presented by Edward Andrew Miguel". Research Kenya. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-09-27. Diakses tanggal 3 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Michael Kremer | Kenneth C. Griffin Department of Economics | The University of Chicago". economics.uchicago.edu. Diakses tanggal 2021-04-19.
  3. ↑ "The Prize in Economic Sciences 2019" (PDF) (Rilis pers). Royal Swedish Academy of Sciences. Oktober 14, 2019.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

1969–1975
1976–2000
2001–kini


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan