Minggu, 04 Oktober 2026
01:25 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Harry Max Markowitz

ekonom asal Amerika Serikat

Bagikan:
Harry Markowitz
Lahir
Harry Max Markowitz

(1927-08-24)24 Agustus 1927
Meninggal22 Juni 2023(2023-06-22) (umur 95)
InstitusiPerusahaan Harry Markowitz
Sekolah Manajemen Rady di Universitas California, San Diego
Baruch College
RAND Corporation
Komisi Cowles
BidangEkonomi keuangan
MazhabSekolah Ekonomi Chicago
Alma materUniversitas Chicago (Ph.B., A.M, and Ph.D.)[1]
Pembimbing
doktoral
Milton Friedman
Jacob Marschak
DipengaruhiTjalling Koopmans
Leonard Savage
KontribusiModern portfolio theory
Efficient frontier
Metode matriks renggang
SIMSCRIPT
PenghargaanHadiah Teori John von Neumann (1989)
Hadiah Sveriges Riksbank dalam Ilmu Ekonomi untuk Mengenang Alfred Nobel (1990)
Informasi di IDEAS / RePEc

Harry Max Markowitz (24 Agustus 1927 – 22 Juni 2023) adalah ekonom Amerika Serikat yang pada 1990, bersama dengan William F. Sharpe dan Merton H. Miller menerima Penghargaan Bank Swedia dalam Ilmu Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel untuk sumbangan mereka pada ekonomi keuangan. Kenyataannya, sumbangan mereka adalah sesuatu yang memulai ekonomi keuangan sebagai bidang studi terpisah. Di awal 1950-an Markowitz mengembangkan teori portofolio, yang melihat pada bagaimana laba investasi dapat dioptimalkan. Para ekonom telah lama memahami pandangan umum atas peragaman portofolio; di mana perkataan "jangan meletakkan semua telurmu di 1 keranjang " sudah lama beredar. Namun Markowitz menunjukkan cara bagaimana mengukur risiko sejumlah keamanan dan bagaimana menggabungkannya di sebuah portofolio untuk mendapatkan laba maksimum atas risiko yang didapat.

Markowitz menerima gelar Ph.D. dari Universitas Chicago. Ia mengajar di Baruch College Universitas Kota New York sejak 1982.

Teori portofolio

Markowitz juga dikenal sebagai bapak dari teori portofolio modern. Markowitz mengembangkan model dua parameter, yaitu keuntungan yang diharapkan dan deviasi standar yang merupakan pengukur risiko. Sebelum Markowitz, akademisi hanya memusatkan pada tingkat keuntungan yang diharapkan jika return atau tingkat keuntungan yang diharapkan menjadi tujuan investor, maka pada akhirnya investor hanya akan memilih satu aset yang memberikan keuntungan paling tinggi. Namun, hal tersebut tidak terlihat di dunnia nyata. Pada dunia nyata, investor membentuk portofolio dengan menyebarkan sumber daya ke beberapa aset. Mengapa demikian? Markowitz berargumen bahwa risiko belum dimasukkan ke dalam model analisis yang ada. Dengan memasukkan risiko yang diukur melalui deviasi standar, Markowitz bisa menunjukkan manfaat diversifikasi portofolio, sekaligus memberikan jawaban mengapa investor cenderun membentuk portofolio.

Pelajaran lain yang bisa diambil dari teori portofolio adalah adanya hubungan positif antara risiko dengan return. Semakin tinggi risiko, semakin tinggi retrun. Hubungan tersebut akan terlihat di dunia nyata, khususnya jika dunia nyata tersebut bebas dari ketidaksempurnaan pasar (adanya peraturan, biaya transaksi, dan lain-lain). Dengan menggunakan model dua parameter di atas, Markowitz bisa menunjukkan dua hal, yaitu manfaat diversifikasi dari portofolio dan adanya set yang efisien, yaitu set yang paling optimal. Set yang efisien adalah satu set investasi yang paling baik, yaitu set investasi yang bisa memberikan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dengan risiko yang sama, atau memberikan risiko yang lebih rendah dengan tingkat keuntunganyang sama. Markowitz mengembangkan algoritma utuk menyusun set yang efisien tersebut.[2]

Publikasi

Referensi

  1. ↑ "Curriculum Vitae (Harry M. Markowitz)". hmarkowitz.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-08-03. Diakses tanggal 12 Desember 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ M. Hanafi, Mamduh (2020). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. ISBN 978-602-386-198-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

1969–1975
1976–2000
2001–kini
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan