Minggu, 18 Oktober 2026
17:21 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Merton Miller

Merton Miller

ekonom asal Amerika Serikat

Bagikan:
Merton_Miller.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Merton Miller

Merton Howard Miller (Boston, Massachusetts, 16 Mei 1923 – 3 Juni 2000) adalah ekonom Amerika Serikat yang pernah bekerja sebagai ekonom dalam divisi penelitian pajak di Departemen Perbendaharaan selama PD II, dan menerima Ph.D. dalam ilmu ekonomi dari Johns Hopkins University, 1952.

Pada 1958, ia berkolaborasi dengan Franco Modigliani untuk menulis The Cost of Capital, Corporate Finance and the Theory of Investment. Karya ini mendorong penolakan fundamental pada pandangan tradisional dalam corporate finance, yang menurutnya sebuah badan hukum bisa mengurangi biaya modalnya dengan menemukan perbandingan utang-keadilan. Menurut Miller-Modigliani, di sisi lain, tidak ada perbandingan yang benar, sehingga manajer badan hukum itu harus mempertimbangkan mengecilkan tanggung jawab pajak dan memaksimalkan keuntungan bersih, tak peduli akibatnya.

Cara di mana mereka tiba pada kesimpulan ini menggunakan argumen "tanpa arbitrase", yaitu alasan bahwa setiap urusan yang akan memungkinkan pedagang tiap instrumen pasar yang akan menciptakan mesin uang tanpa risiko akan lenyap secara bersamaan, yang mengatur pola banyak argumen berdasarkan alasan ini pada tahun-tahun berikutnya.

Miller menulis atau turut menulis 8 buku. Ialah anggota Econometric Society pada 1975 dan pimpinan American Finance Association pada 1976. Ia berada di fakultas University of Chicago Graduate School of Business itu dari 1961 hingga pensiunnya pada 1993.

Ia menjabat sebagai direktur publik Chicago Board of Trade antara 1983-1985 dan Chicago Mercantile Exchange dari 1990 hingga kematiannya di Chicago.

Miller memenangkan Hadiah Nobel Ekonomi pada 1990, bersama dengan Harry Max Markowitz dan William F. Sharpe.

1969–1975
1976–2000
2001–kini
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan