Rabu, 30 September 2026
06:49 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Thomas C. Schelling

Thomas C. Schelling

ekonom asal Amerika Serikat

Bagikan:
Thomas_Schelling.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Thomas C. Schelling

Thomas Crombie Schelling (14 April 1921 – 13 Desember 2016) adalah seorang ekonom Amerika Serikat. Ia adalah doktor dari Universitas Harvard di Cambridge (Massachusetts, Amerika Serikat). Ia banyak studi berkaitan dengan perundingan dan konflik. Dengan latar belakang tersebut, ia kemudian bergabung dengan Marshall Plan, program bantuan pasca-Perang Dunia II yang disiapkan Amerika Serikat untuk membangun kembali Eropa.

Dari Eropa, ia menjadi staf Gedung Putih tahun 1950-an. Pada tahun 1958, ia kembali mengajar di Universitas Harvard dan melewatkan sebagian besar kariernya di sana. Ia masih aktif mengajar di Universitas Maryland. Salah satu bukunya berjudul The Strategy of Conflict tahun 1960 yang menjadi dasar dari pandangannya tentang teori permainan.

Pada tahun 2005, ia dianugerahi Penghargaan Bank Swedia dalam Ilmu Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel bersama dengan Robert Aumann karena "telah meningkatkan pengetahuan kita mengenai konflik dan kerjasama melalui analisis teori permainan."

1969–1975
1976–2000
2001–kini
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan