Gloria Steinem | |
|---|---|
Gloria Steinem (1977) | |
| Lahir | Gloria Marie Steinem[1] (1934-03-25)25 Maret 1934 Toledo, Ohio, Amerika Serikat |
| Meninggal | 2 September 2026(2026-09-02) (umur 92) Kota New York, Amerika Serikat |
| Pendidikan | Smith College (BA) |
| Pekerjaan | Penulis dan jurnalis untuk majalah Ms. dan New York[2] |
| Gerakan | Feminisme[2] |
Anggota dewan | Women's Media Center[3] |
| Pasangan menikah | David Bale
(m. 2000,meninggal 2003) |
| Keluarga | Christian Bale (putra tiri)[4][5] |
| Situs web | www.gloriasteinem.com |
| Tanda tangan | |
Gloria Marie Steinem (/ˈstaɪnəm/ STY-nəm; 25 Maret 1934 – 2 September 2026) adalah seorang jurnalis dan aktivis gerakan sosial Amerika. Ia muncul sebagai pemimpin gerakan feminisme gelombang kedua yang diakui secara nasional di Amerika Serikat pada akhir dekade 1960-an dan awal dekade 1970-an serta tetap menjadi tokoh yang sangat menonjol pada dekade 1980-an dan awal 1990-an.[1][2][6][7]
Steinem adalah seorang kolumnis untuk majalah New York dan salah satu pendiri majalah Ms.[2] Pada tahun 1969, Steinem menerbitkan sebuah artikel berjudul "After Black Power, Women's Liberation"[8] yang membuatnya meraih ketenaran nasional dan menempatkannya sebagai pemimpin feminis.[9] Pada tahun 1971, ia turut mendirikan National Women's Political Caucus, yang memberikan pelatihan dan dukungan bagi para perempuan yang mencari jabatan melalui pemilihan maupun penunjukan. Di tahun yang sama, ia juga turut mendirikan Women's Action Alliance, yang hingga tahun 1997 mendukung jaringan aktivis feminis dan mengupayakan kemajuan dalam berbagai isu feminis serta perundang-undangan yang berkaitan dengan isu-isu tersebut. Pada dekade 1990-an, Steinem membantu mendirikan Take Our Daughters to Work Day, sebuah kegiatan yang memungkinkan gadis-gadis muda mengenal peluang karier di masa depan.[10] Pada tahun 2005, Steinem, Jane Fonda, dan Robin Morgan turut mendirikan Women's Media Center, sebuah organisasi yang "berupaya agar perempuan lebih terlihat dan berdaya dalam media".[11]
Ia berkeliling ke berbagai negara sebagai organisator dan penceramah serta menjadi juru bicara media mengenai isu-isu kesetaraan.[12] Pada tahun 2015, Steinem bersama dua peraih Nobel Perdamaian (Mairead Maguire dari Irlandia Utara dan Leymah Gbowee dari Liberia)[13] dan aktivis-aktivis perdamaian perempuan terkemuka lainnya melakukan perjalanan dari Pyongyang, ibu kota Korea Utara, ke Korea Selatan dengan melintasi Zona Demiliterisasi Korea.
Masa kecil dan riwayat pendidikan
Gloria Marie Steinem lahir pada 25 Maret 1934 di Toledo, Ohio,[6] dari pasangan Ruth (née Nuneviller) dan Leo Steinem. Ibunya adalah seorang penganut Presbiterian yang sebagian besar berdarah Jerman (termasuk Prusia) dan sebagian Skotlandia.[14][15] Ayahnya adalah seorang Yahudi, putra dari imigran asal Kerajaan Württemberg, Jerman, dan Radziejów, Polandia.[15][16][17] Neneknya dari pihak ayah, Pauline Perlmutter Steinem, mengepalai komite pendidikan National Woman Suffrage Association, menjadi delegasi dalam Dewan Wanita Internasional tahun 1908, dan merupakan perempuan pertama yang terpilih menjadi anggota Dewan Pendidikan Toledo. Ia juga merupakan pemimpin dalam gerakan pendidikan vokasi[18] serta menyelamatkan banyak anggota keluarganya dari Holokaus dengan memastikan keberangkatan mereka dari Eropa ke Palestina.[18]
Keluarga Steinem tinggal dan bepergian dengan sebuah trailer, yang digunakan Leo untuk menjalankan pekerjaannya sebagai pedagang barang antik keliling.[18] Sebelum Gloria lahir, ibunya, Ruth, yang saat itu berusia 34 tahun, mengalami apa yang Steinem sebut sebagai "sebuah 'krisis mental', seperti yang [Ruth] dan setiap orang lainnya sebutkan", yang membuatnya tidak berdaya dan terjebak dalam fantasi delusional yang terkadang berubah menjadi bentuk kekerasan.[19] Steinem berkata bahwa Ruth berubah dari seorang perempuan yang "penuh energi, suka bersenang-senang, gemar membaca" menjadi "seseorang yang takut sendirian, tidak dapat berpijak pada kenyataan dalam waktu yang cukup lama untuk mendapatkan sebuah pekerjaan, dan jarang dapat cukup berkonsentrasi untuk membaca sebuah buku".[19] Ruth keluar-masuk sanatorium untuk penderita gangguan jiwa dalam waktu lama.[19] Steinem berusia 10 tahun ketika kedua orang tuanya berpisah pada tahun 1944.[19] Ayahnya pergi ke California untuk mencari pekerjaan, sementara ia dan ibunya tetap tinggal bersama di Toledo.[20][19]
Meskipun kedua orang tuanya bercerai di bawah tekanan akibat penyakit ibunya, Steinem tidak mengaitkan perceraian orang tuanya dengan chauvinisme laki-laki. Ia mengatakan bahwa ia memahami dan tidak pernah menyalahkan ayahnya atas terjadinya perceraian tersebut.[21] Peristiwa-peristiwa tersebut turut membentuk kepribadiannya. Ayahnya, seorang pedagang keliling, tidak pernah memberikannya stabilitas finansial, dan kepergiannya memperburuk kondisi mereka.[22] Steinem menyimpulkan bahwa ketidakmampuan ibunya untuk bekerja mencerminkan permusuhan yang lebih luas terhadap perempuan yang bekerja.[22] Ia juga percaya bahwa sikap apatis para dokter terhadap ibunya bersumber dari permusuhan serupa terhadap kaum perempuan.[22] Beberapa tahun kemudian, Steinem menggambarkan pengalaman ibunya sebagai hal yang sangat penting dalam pemahamannya tentang ketidakadilan sosial.[23]: 129–138 Pandangan tersebut meyakinkan Steinem bahwa perempuan tidak memiliki kesetaraan sosial dan politik.[23]

Steinem bersekolah di Waite High School, Toledo, serta Western High School, Washington, DC, dan lulus dari sekolah kedua itu pada tahun 1952 ketika tinggal bersama kakak perempuannya, Susanne Steinem Patch.[24][25] Ia kemudian bersekolah di Smith College,[26] tempat ia meraih gelar A.B. dengan predikat magna cum laude dan lulus sebagai anggota Phi Beta Kappa pada tahun 1956.[12]
Pada tahun 1957, Steinem menjalani aborsi. Saat itu, aborsi masih ilegal. Ia dapat menjalani aborsi atas bantuan Dr. John Sharpe, seorang dokter Inggris.[27] Bertahun-tahun kemudian, Steinem mendedikasikan memoarnya, My Life on the Road (2015), kepada sang dokter.[28] Ia menulis, "Dr. John Sharpe dari London, yang pada tahun 1957, satu dekade sebelum para dokter di Inggris dapat secara sah melakukan prosedur aborsi atas alasan apa pun selain demi kesehatan perempuan, mengambil risiko yang cukup besar dengan merujuk seorang perempuan Amerika berusia 22 tahun yang sedang dalam perjalanan ke India. Dengan hanya mengetahui bahwa perempuan tersebut telah membatalkan pertunangannya di tanah air untuk mencari takdir yang tidak diketahui, ia berkata, 'Kamu harus menjanjikan saya dua hal. Satu, kamu tidak akan memberitahukan nama saya kepada siapa pun. Kedua, kamu akan melakukan apa pun yang ingin kamu lakukan dalam hidupmu.'"[29]
Pada akhir dekade 1950-an, Steinem menghabiskan dua tahun di India sebagai penerima Chester Bowles Asian Fellowship.[30] Ia dipengaruhi oleh Mahatma Gandhi dan kelak menjadikan gerakan kemerdekaan Gandhi sebagai model bagi kegiatan kampanyenya.[31][32] Setelah kembali ke Amerika Serikat, ia menjabat sebagai direktur Independent Research Service, sebuah organisasi yang secara rahasia didanai oleh CIA.[33] Ia mengupayakan agar para pelajar Amerika yang tidak menganut komunisme dapat menghadiri Festival Pemuda dan Pelajar Sedunia tahun 1959.[33] Pada tahun 1960, ia dipekerjakan oleh Warren Publishing sebagai karyawan pertama majalah Help!.[34]
Karier jurnalisme
Editor rubrik fitur majalah Esquire, Clay Felker, memberi Steinem, yang saat itu bekerja sebagai penulis lepas, apa yang kelak disebutnya sebagai "penugasan serius" pertamanya, yakni sebuah tulisan mengenai kontrasepsi. Felker tidak puas dengan draf pertamanya dan memintanya menulis ulang artikel tersebut.[35] Artikel yang dihasilkannya pada tahun 1962, yang membahas bagaimana perempuan dipaksa untuk memilih antara karier dan perkawinan, terbit satu tahun sebelum buku The Feminine Mystique karya Betty Friedan.[35][36]
Pada tahun 1963, ketika sedang mengerjakan sebuah artikel untuk majalah Show milik Huntington Hartford, Steinem bekerja sebagai Playboy Bunny di Playboy Club New York.[37] Artikel tersebut, yang diterbitkan pada tahun yang sama dengan judul "A Bunny's Tale", memuat foto Steinem dalam seragam Bunny serta mengungkap bagaimana perempuan diperlakukan di klub-klub tersebut.[38] Steinem mengatakan bahwa ia bangga telah mengungkapkan kondisi kerja para Bunny yang eksploitatif, khususnya tuntutan seksual yang dikenakan kepada mereka, yang nyaris melanggar hukum.[39][40] Selama beberapa waktu setelah artikel tersebut terbit, Steinem kesulitan memperoleh penugasan lain; menurutnya, hal itu terjadi "karena [ia] sekarang telah menjadi seorang Bunny—dan tidak penting alasannya".[39][41] Sebagai respons terhadap artikel tersebut, Hugh Hefner, pemilik Playboy, menulis sebuah surat yang menyatakan bahwa ia akan menghapus kewajiban bagi para Bunny untuk menjalani pemeriksaan ginekologi dan pemeriksaan penyakit menular seksual.[42][43]
Sementara itu, pada tahun 1964, Steinem mewawancarai John Lennon untuk majalah Cosmopolitan.[44] Setahun kemudian, ia menulis untuk pertunjukan satir mingguan NBC-TV, That Was the Week That Was (TW3), dan menyumbangkan segmen rutin berjudul "Surrealism in Everyday Life" (terjemahan: "Surealisme dalam Kehidupan Sehari-hari").[45] Pada tahun 1968, Steinem akhirnya bergabung dengan majalah New York yang baru didirikan Felker.[35]
Pada tahun 1969, Steinem meliput untuk majalah New York sebuah aksi penyampaian pendapat mengenai aborsi yang diselenggarakan di ruang bawah tanah sebuah gereja di Greenwich Village, New York.[46][47] Steinem, yang menjalani prosedur aborsi di London saat berusia 22 tahun,[48] merasakan apa yang ia sebut sebagai "klik besar" pada aksi tersebut, dan kelak mengatakan bahwa baru pada hari itulah ia "memulai hidup sebagai seorang feminis aktif".[47]
Mengenang peristiwa tersebut, ia berkata, "Hal itu [aborsi] seharusnya membuat kita menjadi orang yang buruk. Namun, saya harus mengatakan, saya tidak pernah merasa seperti itu. Dahulu saya sering duduk dan mencoba membayangkan berapa usia anak tersebut nantinya, berusaha membuat diri saya merasa bersalah. Namun, saya tidak pernah bisa! Saya pikir orang yang mengatakan: 'Sayang, jika laki-laki dapat hamil, aborsi akan menjadi sebuah sakramen' itu benar. Berbicara dari pengalaman saya sendiri, saya tahu bahwa itulah pertama kalinya saya bertanggung jawab atas hidup saya sendiri. Saya tidak akan membiarkan berbagai hal terjadi begitu saja kepada saya. Saya akan mengarahkan hidup saya sendiri, dan karena itu, semua terasa positif. Namun, saya tetap tidak memberi tahu siapa pun. Karena saya tahu bahwa di luar sana hal itu tidak [positif]."[48] Ia juga mengatakan, "Pada tahun-tahun berikutnya, jika saya masih diingat, saya akan diingat karena menciptakan sebuah frasa seperti 'kebebasan reproduktif' ... sebagai sebuah frasa, istilah itu mencakup kebebasan untuk mempunyai anak atau tidak. Dengan demikian, istilah itu memungkinkan kita untuk membentuk sebuah koalisi."[49]

Pada tahun 1972, Steinem turut mendirikan majalah feminis Ms. bersama para editor pendirinya, yaitu Letty Cottin Pogrebin, Mary Thom, Pat Carbine, Joanne Edgar, Nina Finkelstein, Dorothy Pitman Hughes, dan Mary Peacock. Majalah tersebut bermula sebagai edisi khusus majalah New York, sementara Clay Felker mendanai edisi pertamanya.[35] Sebanyak 300.000 eksemplar uji coba terjual habis di seluruh negeri hanya dalam waktu delapan hari.[50][51] Dalam hitungan minggu, Ms. telah menerima 26.000 permintaan berlangganan dan lebih dari 20.000 surat pembaca.[51]
Pada tahun 1974, Ms. berkolaborasi dengan televisi publik untuk memproduksi program televisi Woman Alive!, dan Steinem tampil dalam episode perdananya sebagai salah satu pendiri majalah tersebut.[52] Pada tahun 2001, majalah tersebut dijual kepada Feminist Majority Foundation; Steinem tetap tercantum dalam susunan redaksi sebagai salah satu dari enam editor pendiri dan menjabat sebagai anggota dewan penasihat.[51]
Pada tahun 1972, Steinem menjadi perempuan pertama yang berbicara di National Press Club.[53]
Pada Konferensi Perempuan Nasional tahun 1977, Steinem tampil sebagai salah satu pembicara bersama tokoh-tokoh lain, seperti Rosalynn Carter, Betty Ford, Lady Bird Johnson, Bella Abzug, Barbara Jordan, Cecilia Burciaga, Lenore Hershey, dan Jean O'Leary.[54]
Pada tahun 1978, Steinem menulis sebuah esai semi-satir untuk Cosmopolitan berjudul "If Men Could Menstruate" (terjemahan: "Jika Laki-laki Dapat Mengalami Menstruasi"). Dalam esai tersebut, ia membayangkan sebuah dunia ketika laki-laki mengalami menstruasi, bukan perempuan. Ia menyimpulkan bahwa dalam dunia semacam itu, menstruasi akan menjadi lambang kehormatan; laki-laki akan saling membandingkan penderitaan yang mereka alami, alih-alih menganggap menstruasi sebagai sumber rasa malu sebagaimana yang dialami perempuan.[55]
Pada 22 Maret 1998, Steinem menerbitkan sebuah op-ed di The New York Times berjudul "Feminists and the Clinton Question" (terjemahan: "Para Feminis dan Pertanyaan Mengenai Clinton"). Dalam artikel tersebut, Steinem mengeklaim bahwa perilaku yang dituduhkan kepada Bill Clinton bukan merupakan pelecehan seksual, meskipun ia tidak benar-benar membantah keterangan yang disampaikan oleh para penuduhnya.[56] Op-ed tersebut menuai kritik dari berbagai penulis, termasuk di Harvard Crimson [57] dan Times sendiri.[58] Pada tahun 2017, dalam sebuah wawancara dengan The Guardian, Steinem tetap membela op-ed tersebut, tetapi juga mengatakan: "Saya tidak akan menuliskan hal yang sama sekarang."[59]
Aktivisme
Periode awal aktivisme (1968–1976)

Pada tahun 1968, Steinem menandatangani ikrar "Writers and Editors War Tax Protest", dan bersumpah untuk menolak membayar pajak sebagai bentuk protes terhadap Perang Vietnam.[60] Pada tahun berikutnya, artikel yang ia tulis, "After Black Power, Women's Liberation" (terjemahan: "Setelah Kekuatan Kaum Kulit Hitam, Kebebasan Kaum Perempuan")[61] membuatnya meraih ketenaran nasional sebagai seorang pemimpin feminis.[9] Ia mengampanyekan pengesahan Equal Rights Amendment (terjemahan: Amandemen Kesetaraan Hak), memberikan kesaksian di hadapan Komite Kehakiman Senat Amerika Serikat pada tahun 1970 untuk mendukung amandemen tersebut.[62][63] Pada tahun yang sama, ia menerbitkan esainya mengenai utopia kesetaraan gender, "What It Would Be Like If Women Win" (terjemahan: "Seperti Apa Jadinya Jika Perempuan Menang"), dalam majalah Time.[64]
Pada 10 Juli 1971, Steinem menjadi salah satu dari lebih dari 300 perempuan yang mendirikan National Women's Political Caucus (NWPC), termasuk tokoh-tokoh terkenal seperti Bella Abzug, Betty Friedan, Shirley Chisholm, dan Myrlie Evers-Williams.[65] Sebagai salah satu koordinator Kaukus, ia membacakan pidato berjudul "Address to the Women of America" (terjemahan: "Pesan Kepada Para Perempuan Amerika"), dan dalam salah satu bagiannya mengatakan:
Ini bukanlah reformasi sederhana. Ini benar-benar sebuah revolusi. Jenis kelamin dan ras, karena keduanya adalah perbedaan yang mudah dikenali dan terlihat jelas, telah menjadi cara utama untuk mengelompokkan manusia ke dalam kelompok superior dan inferior serta menjadikan sebagian dari mereka sebagai tenaga kerja murah yang hingga kini masih menjadi tumpuan sistem ini. Kita membicarakan sebuah masyarakat yang tidak akan mengenal peran selain yang dipilih atau diperoleh melalui usaha. Kita benar-benar membicarakan humanisme.[66]
Pada tahun 1972, ia mencalonkan diri sebagai delegasi untuk Shirley Chisholm di New York, tetapi kalah.[67] Pada bulan Maret tahun berikutnya, ia berbicara dalam konferensi nasional pertama Pramugari untuk Hak-hak Perempuan, yang terus ia dukung[68] hingga organisasi tersebut bubar pada musim semi tahun 1976.[68]
Steinem, yang tumbuh besar dengan membaca komik-komik Wonder Woman, juga merupakan tokoh penting dalam upaya mengembalikan kekuatan dan kostum tradisional Wonder Woman, yang kemudian dipulihkan dalam edisi #204 (Januari–Februari 1973).[69] Steinem, yang merasa tersinggung karena pahlawan super perempuan yang paling terkenal itu telah kehilangan kekuatannya, menampilkan Wonder Woman (mengenakan kostum) pada sampul Ms. edisi pertama (1972)—Warner Communications, pemilik DC Comics, adalah investor majalah tersebut—yang juga memuat sebuah esai yang mengapresiasi karakter tersebut.[69][70] Dengan melakukan hal tersebut, Steinem memaksa agar Samuel R. Delany, yang mengambil alih tugas penulisan mulai edisi #202, dipecat. Delany sebelumnya diharapkan menulis alur cerita pada enam edisi, yang akan berpuncak pada pertarungan seputar sebuah klinik aborsi tempat Wonder Woman akan melindungi para perempuan yang mencoba menggunakan layanan tersebut. Garis besar cerita dan karya yang telah dikerjakan untuk edisi-edisi tersebut dibatalkan, sesuatu yang tidak Steinem ketahui dan tidak coba untuk perbaiki.[71]
Pada tahun 1976, Seder Paskah khusus perempuan pertama diselenggarakan di apartemen milik Esther M. Broner, seorang penulis feminis keturunan Yahudi, di Kota New York. Upacara tersebut dipimpin oleh Broner dan dihadiri oleh 13 perempuan, termasuk Steinem.[72]
Periode aktivisme selanjutnya (1980-an hingga 1990-an)
Pada tahun 1984, Steinem dan sejumlah anggota Kongres serta aktivis hak-hak sipil ditangkap karena melakukan perbuatan tidak tertib di luar Kedutaan Besar Afrika Selatan saat memprotes sistem apartheid.[73]
Pada awal Perang Teluk pada tahun 1991, Steinem, bersama para feminis berpengaruh yaitu Robin Morgan dan Kate Millett, secara terbuka menentang perang Amerika Serikat di Timur Tengah dan menegaskan bahwa tujuan yang dinyatakan, yaitu "mempertahankan demokrasi", hanyalah sebuah dalih.[74] Pada tahun yang sama, ia menyuarakan dukungan kuatnya kepada Anita Hill selama dengar pendapat mengenai pencalonan Clarence Thomas sebagai Hakim Agung. Ia memprediksi bahwa suatu hari Hill sendiri akan menjadi hakim Mahkamah Agung.[75]
Pada tahun 1992, Steinem turut mendirikan Choice USA, sebuah organisasi nirlaba yang memobilisasi dan memberikan dukungan berkelanjutan kepada generasi muda yang melakukan lobi untuk mendukung hak memilih terkait reproduksi.[76]: 61 Pada tahun berikutnya, ia turut memproduksi dan menjadi narator sebuah film dokumenter televisi untuk HBO mengenai kekerasan terhadap anak, berjudul "Multiple Personalities: The Search for Deadly Memories", yang meraih Penghargaan Emmy.[12] Pada tahun yang sama, ia dan Rosilyn Heller turut memproduksi sebuah film TV untuk Lifetime, "Better Off Dead", yang mengkaji kesamaan antara pihak-pihak yang menentang aborsi dan pihak-pihak yang mendukung hukuman mati.[12]
Meskipun ia sangat berpengaruh dalam gerakan feminis, Steinem juga mengundang kritik dari sejumlah feminis, yang mempertanyakan apakah ia benar-benar berkomitmen terhadap gerakan feminis atau menggunakan gerakan tersebut sebagai sarana untuk mempromosikan citra glamornya.[77] Redstockings, sebuah organisasi feminis radikal, juga secara khusus mengkritiknya karena bersedia bekerja sama dengan Independent Research Service yang didukung CIA.[77]
Aktivisme untuk perempuan di kancah internasional
Pada 1 Juni 2013, Steinem menjadi presenter pada konser "Chime For Change: The Sound Of Change Live" yang diselenggarakan di Stadium Twickenham, London, Inggris.[78] Kemudian, pada tahun 2014, UN Women memulai peringatan 20 tahun Konferensi Dunia Keempat tentang Perempuan. Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Steinem dan sejumlah tokoh lainnya menjadi pembicara di Apollo Theater, Kota New York.[79] Chime for Change didanai oleh Gucci dan berfokus pada penggunaan pendekatan yang inovatif untuk menggalang dana dan meningkatkan kesadaran, khususnya mengenai anak perempuan dan perempuan.[80]
Steinem berkata, "Saya pikir, fakta bahwa saya telah menjadi simbol bagi gerakan perempuan agak bersifat kebetulan. Seorang perempuan anggota Kongres, misalnya, mungkin akan disebut sebagai anggota Kongres; hal itu tidak berarti bahwa ia kurang feminis, tetapi ia telah diidentifikasi berdasarkan padanan laki-laki terdekatnya. Nah, saya tidak memiliki padanan laki-laki, sehingga pers harus mengidentikkan saya dengan gerakan tersebut. Saya kira saya bisa disebut sebagai seorang jurnalis, tetapi karena Ms. merupakan bagian dari suatu gerakan dan bukan sekadar majalah pada umumnya, saya lebih mungkin diidentikkan dengan gerakan tersebut. Tidak ada kategori lain untuk menempatkan saya."[81]
Berlawanan dengan anggapan umum, Steinem tidak mencetuskan slogan feminis "Seorang perempuan membutuhkan seorang laki-laki seperti halnya seekor ikan membutuhkan sepeda". Meskipun ia membantu mempopulerkannya, frasa tersebut sebenarnya dicetuskan oleh Irina Dunn, seorang aktivis Selandia Baru.[82] Ketika majalah Time menerbitkan sebuah artikel yang mengaitkan ungkapan tersebut dengan Steinem, ia menulis surat yang menyatakan bahwa frasa tersebut sesungguhnya dicetuskan oleh Dunn.[83] Ungkapan lain yang terkadang keliru dikaitkan dengan Steinem adalah "Jika laki-laki dapat hamil, aborsi akan menjadi sebuah sakramen." Steinem sendiri mengaitkan ungkapan tersebut dengan "seorang sopir taksi perempuan tua keturunan Irlandia di Boston", yang menurutnya ia temui bersama Florynce Kennedy.[84]
Pada 24 Mei 2015, bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional untuk Pelucutan Senjata, sebanyak 30 perempuan dari 15 negara, termasuk dua peraih Penghargaan Nobel Perdamaian, bergandengan tangan dengan 10.000 perempuan Korea dan menempatkan diri mereka di kedua sisi Zona Demiliterisasi Korea (DMZ) untuk mendorong diakhirinya Perang Korea (1950–1953) secara resmi, reunifikasi keluarga-keluarga yang terpisah selama perang, serta proses pembangunan perdamaian dengan para perempuan yang memegang posisi kepemimpinan untuk menyelesaikan permusuhan yang telah berlangsung selama 70 tahun sejak Perang Dunia II.[85] Merupakan hal yang tidak biasa bagi Korea Selatan dan Korea Utara untuk mencapai kesepakatan yang memungkinkan para aktivis perdamaian memasuki wilayah perbatasan yang dipenuhi ketegangan tersebut, salah satu tempat paling berbahaya di dunia, tempat ratusan ribu prajurit ditempatkan di zona yang dipenuhi ranjau yang memisahkan Korea Selatan dari Korea Utara yang memiliki senjata nuklir.[13]
Selain Steinem, peserta yang turut menyeberangi DMZ meliputi penyelenggara acara Christine Ahn dari Hawaii; feminis Suzuyo Takazato dari Okinawa, pengacara hak asasi manusia Amnesty International Erika Guevara dari Meksiko; advokat perdamaian dan rekonsiliasi Liberia Leymah Gbowee; legislator Filipina Liza Maza; aktivis perdamaian Irlandia Utara Mairead Maguire; dan Kolonel Ann Wright, seorang perwira purnawirawan yang mengundurkan diri dari militer Amerika Serikat sebagai bentuk protes terhadap invasi Irak oleh Amerika Serikat.[86][87]
Steinem, bersama Mairead Maguire, merupakan salah satu ketua kehormatan Women's Walk For Peace In Korea tahun 2015. Beberapa minggu sebelum acara tersebut, Steinem mengatakan kepada pers, "Sulit membayangkan simbol fisik lain yang lebih kuat untuk menggambarkan kegilaan dalam memecah belah umat manusia."[13] Tujuan utama kelompok tersebut adalah untuk mendorong pelucutan senjata nuklir dan mengupayakan reunifikasi Korea. Mereka akan mengadakan simposium perdamaian internasional di Pyongyang dan Seoul, tempat para perempuan dari Korea Utara dan Korea Selatan dapat saling berbagi pengalaman dan ide untuk memobilisasi para perempuan guna mengakhiri krisis Korea. Secara khusus, diyakini bahwa peran para perempuan dalam tindakan ini akan membantu dan mendukung reunifikasi anggota keluarga yang terpisah akibat perpecahan Korea yang sudah berlangsung selama 70 tahun.[88][89][butuh pemutakhiran]
Ia juga merupakan ketua dewan penasihat Apne Aap Women Worldwide, sebuah organisasi yang melawan perdagangan seks dan prostitusi antargenerasi di India, yang didirikan oleh Ruchira Gupta.[90] Ia juga banyak menulis tentang perjalanan-perjalanannya, berbagai pengalamannya bersama kaum perempuan, serta gerakan feminis India dengan rekan dan temannya, Gupta.[91][92] Pada tahun 2014, Steinem dan Gupta melakukan perjalanan di India untuk menemui para feminis muda, penulis, dan pemimpin pemikir negara tersebut.[91] Sebuah catatan harian dibuat untuk mendokumentasikan perjalanan mereka dengan judul "Notes on A Tour of the Indian Women's Movement".[93]
Sejak tahun 2011, Steinem adalah salah satu koordinator bersama Frontline Women's Fund, sebuah proyek dari Sisterhood Is Global Institute bersama dengan mantan Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia PBB Navi Pillay dan Jessica Neuwirth. Frontline Women's Fund adalah sebuah proyek yang memperkuat aktivis hak-hak perempuan di garis depan di seluruh dunia dengan meningkatkan akses mereka terhadap sumber daya keuangan, pemimpin politik, dan visibilitas di media. Sampai tahun 2025, mereka mendukung 38 organisasi mitra di 30 negara dan mengelola empat dana tematik, termasuk Gloria Steinem Equality Fund to End Sex Trafficking yang diberikan kepada 13 penerima hibah dan Efua Dorkenoo Fund to End Female Genital Mutilation (FGM) dengan tujuh penerima hibah.[94]
Keterlibatan dalam kampanye politik

Keterlibatan Steinem dalam kampanye calon presiden dapat ditarik kembali ke dukungannya terhadap Adlai Stevenson pada kampanye calon presiden tahun 1952.[95]
Pemilihan umum 1968
Sebagai seorang pendukung hak-hak sipil dan penentang kuat Perang Vietnam, Steinem awalnya tertarik mendukung Senator Eugene McCarthy karena "rekam jejaknya yang mengagumkan" dalam isu-isu tersebut, tetapi setelah bertemu dengannya dan mendengarnya berbicara, ia menganggap senator tersebut sebagai sosok yang "berhati-hati, tidak menginspirasi, dan hambar".[23]: 87 Seiring dengan berjalannya kampanye, Steinem menjadi bingung melihat McCarthy melancarkan serangan-serangan "pribadi yang kejam" terhadap lawan utamanya, Robert F. Kennedy, sementara "lawan sebenarnya, Hubert Humphrey, dibiarkan begitu saja".[23]: 88
Dalam sebuah acara radio larut malam, Steinem menarik perhatian masyarakat karena menyatakan "George McGovern adalah Eugene McCarthy yang sebenarnya".[96] Pada tahun 1968, Steinem dipilih untuk menyusun argumen-argumen untuk meyakinkan McGovern agar maju dalam pemilihan presiden tahun itu. McGovern setuju untuk maju dalam pemilihan tersebut, dan Steinem "secara berurutan maupun bersamaan menjalankan berbagai peran sebagai penulis pamflet, staf logistik, pencari dana, pelobi bagi para delegasi, petugas pelaksana, dan sekretaris pers".[23]: 95
McGovern kalah dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat 1968, dan Steinem kemudian menuliskan keterkejutannya pada penolakan Hubert Humphrey bahkan untuk menyampaikan saran kepada Wali Kota Chicago Richard J. Daley agar Daley mengendalikan polisi yang mengamuk dalam menghadapi para demonstran dalam aksi protes terhadap Perang Vietnam di Konvensi Nasional Demokrat 1968 serta pertumpahan darah di jalanan.[23]: 96
Pemilihan umum 1972

Steinem keberatan untuk bergabung kembali dengan tim kampanye McGovern, karena meskipun ia telah mendatangkan penyumbang kampanye terbesar McGovern pada tahun 1968, ia "masih diperlakukan sebagai orang yang dianggap remeh dan dikucilkan oleh banyak staf kampanye McGovern". Pada April 1972, Steinem mengatakan bahwa McGovern "masih tidak memahami gerakan perempuan".[23]: 114
Pada akhirnya, McGovern menghapus isu aborsi dari platform partai, dan sejumlah publikasi di masa kini menunjukkan bahwa McGovern sangat bimbang terkait isu ini.[97] Kelak, Steinem menulis uraian mengenai peristiwa tersebut sebagai berikut:
Konsensus dalam pertemuan para delegasi perempuan yang diadakan oleh kaukus tersebut adalah memperjuangkan rumusan minoritas mengenai kebebasan reproduksi; bahkan, dalam pemungutan suara kami, rumusan tersebut didukung dengan perbandingan sembilan suara berbanding satu. Maka, kami pun memperjuangkannya, dengan tiga delegasi perempuan berbicara secara fasih untuk mendukungnya sebagai hak konstitusional. Seorang laki-laki fanatik pendukung gerakan Right to Life berbicara menentangnya, dan Shirley MacLaine juga menjadi salah satu pembicara yang menentang, dengan alasan bahwa hal ini memang merupakan hak fundamental, tetapi tidak seharusnya dicantumkan dalam platform. Kami tampil dengan baik. Jelas bahwa kami akan menang seandainya kubu McGovern membiarkan para delegasinya tidak terikat oleh instruksi sehingga mereka dapat memberikan suara sesuai dengan hati nurani mereka.[23]: 100–110
Namun, Germaine Greer secara tegas membantah pernyataan Steinem. Ia mengatakan, "Jacqui Ceballos [seorang aktivis feminis] berseru dari tengah kerumunan untuk menuntut agar hak aborsi dicantumkan dalam platform Partai Demokrat, tetapi Bella [Abzug] dan Gloria hanya memandang kosong ke seluruh ruangan, sehingga tuntutan untuk memasukkan hak aborsi ke dalam platform itu pun kandas", dan bertanya "Mengapa Bella dan Gloria tidak membantu Jacqui mendesaknya mengenai isu aborsi? Keengganan apa, sikap pecundang macam apa yang telah menimpa mereka?"[98] Kelak, Steinem menyatakan bahwa Konvensi 1972 adalah satu-satunya waktu Greer dan Steinem pernah bertemu.[99]
Sampul majalah Harper's bulan itu mencantumkan, "Layaknya perempuan, mereka enggan bersikap keras terhadap laki-laki mereka, dan akibatnya—lagi-lagi layaknya perempuan—mereka malah kena getahnya."[100]
Pemilihan umum 2004
Menjelang pemilihan umum 2004, Steinem menyuarakan kritik keras terhadap pemerintahan George W. Bush, dengan mengatakan, "Belum pernah ada pemerintahan yang lebih memusuhi kesetaraan perempuan dan kebebasan reproduksi sebagai hak asasi manusia yang fundamental, serta bertindak berdasarkan permusuhan tersebut", seraya menambahkan, "Jika ia terpilih pada tahun 2004, aborsi akan dikriminalisasi di negara ini."[101] Pada sebuah acara Planned Parenthood yang diselenggarakan di Boston, Steinem menyatakan Bush sebagai "sebuah bahaya terhadap kesehatan dan keselamatan", dengan merujuk pada penolakan Bush terhadap Clean Water Act (terjemahan: Undang-undang Air Bersih), kebebasan reproduksi, pendidikan seks, dan penanganan AIDS.[102]
Pemilihan umum 2008
Steinem aktif berpartisipasi dalam kampanye calon presiden untuk pemilihan umum 2008, dan ia memuji kedua kandidat utama dari Partai Demokrat, dengan berkomentar,
Baik Senator Clinton maupun Senator Obama adalah pejuang hak-hak sipil, feminis, pegiat lingkungan, dan pengkritik perang di Irak ... Keduanya telah menolak untuk mencari muka kepada kelompok sayap kanan, sesuatu yang membedakan mereka dari kandidat Partai Republik mana pun, termasuk John McCain. Keduanya memiliki pengalaman di Washington dan dalam kebijakan luar negeri; hal yang tidak dimiliki George W. Bush ketika ia pertama kali mencalonkan diri sebagai presiden.[103]
Meskipun demikian, Steinem mendukung Senator Hillary Clinton, dengan alasan bahwa Clinton memiliki pengalaman yang lebih luas serta mengatakan bahwa negara ini (Amerika Serikat) berada dalam kondisi yang sangat buruk sehingga mungkin diperlukan dua masa pemerintahan Clinton dan dua masa pemerintahan Obama untuk memperbaikinya.[104]
Ia juga menjadi sorotan setelah menulis sebuah op-ed di New York Times yang menyatakan bahwa gender, bukan ras, kemungkinan merupakan "kekuatan yang paling membatasi dalam kehidupan masyarakat Amerika".[105] Ia menjelaskan, "Laki-laki kulit hitam memperoleh hak suara setengah abad sebelum perempuan dari ras apa pun diizinkan memberikan suara dalam pemilihan, dan secara umum telah menduduki berbagai posisi kekuasaan, dari lingkungan militer hingga jajaran pimpinan perusahaan, sebelum perempuan mana pun."[105]
Steinem kembali menarik perhatian karena, menurut New York Observer, ia tampak "meremehkan pentingnya masa John McCain sebagai tawanan perang di Vietnam"; argumen Steinem "adalah bahwa media dan dunia politik terlalu mengagungkan militerisme dalam segala bentuknya".[106]
Setelah McCain memilih Sarah Palin sebagai calon wakil presidennya, Steinem menulis sebuah op-ed yang menyebut Palin sebagai seorang "perempuan yang tidak memenuhi kualifikasi" yang "menentang segala sesuatu yang sebagian besar perempuan lain inginkan dan butuhkan", menggambarkan pidato penerimaan nominasi Palin sebagai hal yang "memecah belah dan menipu", menyerukan Partai Republik yang lebih inklusif, dan menyimpulkan bahwa Palin "mirip dengan Phyllis Schlafly, hanya lebih muda".[107]
Pemilihan umum 2016

Dalam sebuah wawancara dengan Bill Maher di HBO, ketika Steinem diminta untuk menjelaskan dukungan yang luas bagi Bernie Sanders di kalangan perempuan muda pendukung Partai Demokrat, ia menjawab, "Ketika kamu masih muda, kamu berpikir, 'Di manakah para laki-laki? Para laki-laki sedang bersama Bernie.'"[108] Komentar tersebut memicu kritik yang sangat luas, dan Steinem kemudian mengeluarkan permintaan maaf dan mengatakan bahwa komentarnya telah "salah diartikan".[109]
Steinem mendukung kandidat Partai Demokrat Hillary Clinton menjelang pemilihan umum presiden Amerika Serikat 2016,[110] meskipun ia merupakan ketua kehormatan Democratic Socialists of America (yang mendukung Bernie Sanders).[111] Steinem adalah ketua kehormatan dan pembicara pada Pawai Perempuan di Washington pada 21 Januari 2017, sehari setelah pelantikan Donald Trump sebagai presiden.[112]
Keterkaitan dengan CIA dan pemimpin Independent Research Service
Pada tahun 1967, dalam sebuah wawancara dengan The New York Times, Steinem mengungkap bahwa ia telah bekerja penuh waktu di Independent Research Service dari tahun 1958 hingga 1962. Organisasi tersebut didanai oleh yayasan-yayasan yang pada gilirannya didanai oleh CIA.[33][113][114] Sebagai direktur Independent Research Service, Steinem telah membantu mengatur kelompok-kelompok anak muda untuk menghadiri Festival Pemuda dan Pelajar Sedunia di Wina tahun 1959 dan Helsinki tahun 1962.[113]
Pada bulan Mei 1975, Redstockings, sebuah kelompok feminis radikal, menerbitkan sebuah laporan yang disusun oleh Steinem dan sejumlah pihak lainnya untuk Independent Research Service mengenai Festival Pemuda Sedunia di Wina dan para pesertanya.[115][116] Redstockings mempertanyakan apakah Steinem masih memiliki hubungan dengan CIA, yang disangkal oleh Steinem.[117][118]
Steinem membela hubungannya dengan CIA. Ia mengatakan, "Dalam pengalaman saya, badan tersebut sangat berbeda dari citra yang dimilikinya; badan tersebut bersifat liberal, tanpa kekerasan, dan terhormat."[119] Steinem juga menyatakan bahwa ia menganggap CIA sebagai sekutu dalam mempromosikan kebijakan pemerintah Amerika Serikat untuk menentang komunisme pada awal Perang Dingin.[120]
Posisi politik

Meskipun lebih sering dianggap sebagai seorang feminis liberal, Steinem berulang kali menggambarkan dirinya sebagai seorang feminis radikal.[121] Ia menolak pengelompokan dalam feminisme, menganggapnya sebagai sesuatu yang "tidak konstruktif untuk masalah-masalah spesifik", dengan mengatakan, "Saya telah masuk ke dalam setiap kategori. Jadi, hal itu membuat saya semakin sulit untuk menganggap serius perpecahan tersebut."[122] Meskipun demikian, Steinem mengambil sejumlah posisi tegas mengenai isu-isu konkret.
Pemotongan kelamin perempuan
Pada tahun 1979, Steinem menulis sebuah artikel mengenai pemotongan kelamin perempuan, yang membuat isu tersebut mendapat perhatian publik di Amerika Serikat. Artikel itu, yang berjudul "The International Crime of Female Genital Mutilation", dimuat dalam Ms. edisi Maret 1979.[23]: 292 [123] Artikel tersebut melaporkan adanya "75 juta perempuan yang menderita akibat mutilasi alat kelamin".[23]: 292 [123] Steinem berpendapat bahwa "alasan yang sesungguhnya melatarbelakangi praktik mutilasi alat kelamin hanya dapat dipahami dalam konteks patriarki: laki-laki harus mengendalikan tubuh perempuan sebagai sarana produksi, dan dengan demikian menekan kekuatan independen seksualitas perempuan."[23]: 292 [123]
Artikel Steinem tersebut memuat argumen-argumen dasar yang kemudian dikembangkan oleh filsuf Martha Nussbaum.[124]
Teori feminis

Steinem sering menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap obskurantisme dan abstraksi yang menurut sejumlah pihak banyak terdapat dalam teorisasi akademik feminis.[122][125] Ia mengatakan, "Tidak seorang pun peduli pada tulisan akademik feminis. Itu adalah karierisme. Para perempuan malang di dunia akademik ini harus berbicara dengan bahasa konyol yang tidak dapat dipahami siapa pun agar dapat diterima [...] Namun, saya menyadari bahwa kita memiliki sistem status tetap yang konyol seperti ini, bahwa dunia akademik, menurut saya, menghargai pendidikan justru berbanding terbalik dengan kegunaannya, dan tulisan Anda dinilai berbanding terbalik dengan seberapa mudah tulisan itu dipahami."[122]
Ia kemudian secara khusus mengkritik para penganut paham dekonstruksi seperti Judith Butler, dengan mengatakan, "Saya selalu ingin memasang tanda di jalan menuju Yale yang bertuliskan, 'Waspada: Dekonstruksi di Depan Mata'. Para akademisi dipaksa untuk menulis dalam bahasa yang tidak dapat dipahami siapa pun agar memperoleh status tetap. Mereka harus mengatakan 'diskursus', bukan 'pembicaraan'. Pengetahuan yang tidak dapat diakses tidaklah membantu. Pengetahuan itu menjadi sesuatu yang mengawang—dan saya pikir penting bahwa pengalaman perempuan diberi narasi."[125]
Laporan Kinsey
Selain dalam bidang feminisme, Steinem adalah pendukung terkemuka analisis terhadap Laporan Kinsey.[126][127]
Pornografi
Steinem mengkritik pornografi, yang ia bedakan dari erotika. Ia menulis bahwa "erotika berbeda dari pornografi seperti halnya cinta berbeda dari pemerkosaan, seperti halnya martabat berbeda dari penghinaan, seperti halnya kemitraan berbeda dari perbudakan, seperti halnya kesenangan berbeda dari kesakitan".[23]: 219 [128] Argumennya bertumpu pada perbedaan antara hubungan timbal balik dan dominasi. "Baik secara terang-terangan maupun terselubung, pornografi tidak melibatkan kekuasaan yang setara ataupun hubungan timbal balik. Sesungguhnya, banyak ketegangan dan dramanya muncul dari gagasan yang jelas bahwa satu orang mendominasi orang lain."[23]: 219 [128]
Mengenai pornografi sesama jenis, Steinem menegaskan bahwa "Apa pun gender para partisipannya, seluruh pornografi, termasuk pornografi gay antara laki-laki, merupakan tiruan dari paradigma laki-laki sebagai penakluk dan perempuan sebagai korban, dan hampir seluruhnya menggambarkan atau menyiratkan perempuan yang diperbudak dan tuan mereka."[23]: 219 [128] Ia juga menyebut film snuff sebagai ancaman serius bagi perempuan.[23]: 219 [128]
Perkawinan sesama jenis
Dalam sebuah esai yang diterbitkan dalam majalah Time pada 31 Agustus 1970, "What It Would Be Like If Women Win", Steinem menulis tentang perkawinan sesama jenis dalam konteks masa depan "Utopis" yang ia bayangkan:
Apa yang akan ada adalah beragam gaya hidup alternatif. Karena ledakan populasi mengharuskan jumlah kelahiran ditekan seminimal mungkin, keluarga yang terdiri atas orang tua dan anak hanya akan menjadi salah satu dari banyak bentuk "keluarga": pasangan, kelompok berdasarkan usia, kelompok kerja, komune campuran, klan yang memiliki hubungan darah, kelompok berdasarkan kelas sosial, dan kelompok kreatif. Perempuan lajang akan memiliki hak untuk tetap melajang tanpa dicemooh, tanpa sikap yang kini tercermin dalam istilah "perawan tua" dan "bujangan". Lesbian maupun homoseksual tidak akan lagi ditolak haknya untuk memasuki perkawinan yang mengikat secara hukum, lengkap dengan perjanjian saling mendukung dan hak waris. Secara paradoks, jumlah homoseksual mungkin justru akan berkurang. Dengan lebih sedikit ibu yang terlalu posesif dan lebih sedikit ayah yang menjunjung gagasan tentang kelelakian yang mustahil dicapai atau terlalu perfeksionistis, anak laki-laki akan lebih kecil kemungkinannya untuk ditolak atau menolak identitas mereka sebagai laki-laki.[129]
Meskipun selama lebih dari tiga dekade Steinem tidak menyinggung atau menyatakan dukungan terhadap pernikahan sesama jenis dalam berbagai tulisan atau wawancaranya, ia kembali menunjukkan dukungannya pada awal dekade 2000-an. Pada tahun 2004, ia menyatakan bahwa "gagasan bahwa seksualitas hanya dianggap dapat diterima jika berujung pada reproduksi menindas perempuan—yang kesehatannya bergantung pada pemisahan seksualitas dari reproduksi—seperti halnya laki-laki gay dan lesbian."[130] Pada tahun 2006, ia juga menandatangani manifesto "Beyond Same-Sex Marriage: A New Strategic Vision For All Our Families and Relationships", yang mendukung perluasan hak dan keistimewaan hukum kepada berbagai jenis hubungan, rumah tangga, dan keluarga.[131][132]
Hak-hak transgender
Pada tahun 1977, Steinem menyatakan ketidaksetujuannya terhadap bagaimana operasi penggantian kelamin yang dijalani atlet tenis Renée Richards diberitakan secara luas. Menurut Steinem, operasi tersebut telah digambarkan sebagai "sesuatu yang menakutkan tentang apa yang dapat ditimbulkan oleh feminisme" atau sebagai "bukti bahwa feminisme tidak lagi diperlukan". Steinem menulis bahwa isu tersebut setidaknya merupakan "pengalihan perhatian dari berbagai persoalan ketidaksetaraan seksual yang meluas". Ia juga menulis bahwa, meskipun ia mendukung hak setiap individu untuk menentukan identitas dirinya sendiri, ia berpendapat bahwa sebagian transseksual "memutilasi tubuh mereka sendiri melalui pembedahan" agar dapat menyesuaikan diri dengan peran gender yang secara tak terelakkan terikat pada bagian-bagian tubuh. Ia menyatakan bahwa "kaum feminis berhak merasa tidak nyaman terhadap kebutuhan akan dan penggunaan transseksualisme."[23]: 206–210
Pada 2 Oktober 2013, Steinem mengklarifikasi pernyataannya mengenai kaum transgender dalam sebuah op-ed untuk The Advocate. Ia menulis bahwa para pengkritiknya gagal mempertimbangkan bahwa esainya tahun 1977 "ditulis dalam konteks protes global terhadap praktik kekerasan melalui pembedahan yang dilakukan secara rutin, yang disebut pemotongan kelamin perempuan oleh sejumlah penyintas".[133] Dalam tulisan tersebut, Steinem kemudian menyuarakan dukungan tegasnya terhadap kaum transgender, dengan mengatakan bahwa kaum transgender "termasuk mereka yang telah bertransisi, menjalani kehidupan yang nyata dan autentik. Kehidupan-kehidupan tersebut harus dirayakan, bukan dipertanyakan."[133] Ia juga meminta maaf atas rasa sakit apa pun yang mungkin ditimbulkan oleh kata-katanya.[133]
Pada 15 Juni 2020, Steinem dan Mona Sinha menulis surat kepada editor The New York Times yang menentang penghapusan perlindungan hak-hak sipil bagi pelayanan kesehatan transgender oleh pemerintahan Trump. Dalam tulisan tersebut, mereka menegaskan adanya tradisi-tradisi Amerika pra-kolonial yang mengenal keberagaman gender dan menyatakan bahwa "kesehatan siapa pun di antara kita berdampak pada kesehatan kita semua, dan mengecualikan orang trans membahayakan kita semua".[134]
Kehidupan pribadi dan kematian
Pada pertengahan dekade 1970-an, Steinem memulai hubungan selama sembilan tahun dengan Stanley Pottinger, yang ditemuinya setelah Pottinger memintanya untuk berkonsultasi mengenai isu diskriminasi bagi Divisi Hak Sipil Departemen Kehakiman Amerika Serikat.[135][136] Pada akhir dekade 1980-an dan awal dekade 1990-an, Steinem menjalani hubungan selama empat tahun dengan penerbit Mortimer Zuckerman.[137][138]
Pada 3 September 2000, dalam usia 66 tahun, Steinem menikah dengan David Bale, seorang pengusaha dan ayah dari aktor Christian Bale.[26] Pernikahan tersebut dilaksanakan di rumah sahabatnya, Wilma Mankiller, perempuan pertama yang menjabat Kepala Utama Bangsa Cherokee.[139] Steinem menjadi ibu tiri bagi empat anak Bale yang sudah dewasa; ia sendiri tidak memiliki anak biologis. Steinem dan Bale hanya menikah selama tiga tahun sebelum Bale meninggal akibat limfoma otak pada 30 Desember 2003 dalam usia 62 tahun.[140]
Steinem tinggal di Upper East Side, New York, tempat ia memiliki tiga lantai pertama dari sebuah gedung apartemen batu cokelat bersejarah. Pada ulang tahunnya yang ke-87, Google Arts & Culture meluncurkan tur virtual rumah tersebut, yang telah ditempatinya sejak tahun 1966.[141][142][143]
Steinem didiagnosis menderita kanker payudara pada tahun 1986[144] dan neuralgia trigeminal pada tahun 1994.[122]
Berbicara tentang penuaan, Steinem mengatakan bahwa ketika mendekati usia 60 tahun, ia merasa seolah-olah telah memasuki fase baru dalam kehidupan yang terbebas dari "tuntutan gender" yang dihadapinya sejak masa remaja.[145] Ketika ditanya warisan seperti apa yang ingin ia tinggalkan, ia berkata ia berharap karyanya "dapat membantu individu...untuk menjadi lebih unik, berharga, dicintai, dan mencintai seperti yang mereka inginkan."[146] Pada tahun 2026, Steinem diwawancarai untuk sebuah esai di New York Times yang membahas pengalaman memasuki usia 80 tahun, yang diterbitkan bertepatan dengan ulang tahun ke-80 Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang sedang menjabat. Steinem mengatakan bahwa hal terburuk dari berusia 80 tahun adalah "kehilangan orang-orang yang kamu cintai". Ketika ditanya apakah ia memiliki nasihat khusus untuk Trump, ia menjawab: "Mengundurkan diri."[147]
Saat tampil dalam Finding Your Roots with Henry Louis Gates, Jr. musim kelima, komedian Tig Notaro menemukan bahwa ia dan Steinem adalah sepupu jauh.[148]
Steinem meninggal di rumahnya di Manhattan, Kota New York, pada 2 September 2026, dalam usia 92 tahun.[149][30]
Warisan
Setelah kematiannya, The New York Times mencatat Steinem sebagai "personifikasi dari gerakan perempuan" dan seorang "pejuang feminis yang mengobarkan gerakan perempuan modern".[30] The Wall Street Journal menyebut Steinem sebagai simbol lama dari gerakan perempuan dan ikon feminis.[150] BBC News menyatakan bahwa Steinem adalah pemimpin gerakan pembebasan perempuan di Amerika Serikat.[151] CNN mengatakan bahwa Steinem adalah "wajah" dari gerakan feminisme gelombang kedua pada tahun 1960-an dan 1970-an.[152]
The Associated Press menyebut Steinem sebagai salah satu "simbol yang paling terlihat dan suara yang paling berpengaruh dari gerakan perempuan Amerika Serikat".[153] The Atlantic menyatakan bahwa ia "berjuang demi keyakinannya bahwa perempuan dapat mengubah dunia bersama-sama".[154] NPR mengatakan Steinem "mendedikasikan hidupnya untuk memperjuangkan hak-hak perempuan".[155] Entertainment Weekly, sembari menyebutnya sebagai ikon feminis, menggambarkannya sebagai "pembentuk budaya pop" dan "ikon budaya pop".[156]
Mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mengatakan bahwa Steinem "membuka pintu bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan secara harfiah bagi jutaan perempuan di belakangnya".[153] Mantan Ibu Negara Jill Biden mengatakan bahwa Steinem berjuang selama dekade demi membuat "kebebasan menjadi nyata bagi generasi perempuan dan anak perempuan".[153]
Penghargaan
- Penghargaan Bill of Rights dari American Civil Liberties Union of Southern California[12]
- 100 Women BBC, daftar perempuan inspiratif dan berpengaruh dari seluruh dunia (2023)[157]
- 75 perempuan terhebat sepanjang masa versi majalah Esquire (2010)[158]
- Gloria Awards dari Ms. Foundation for Women, yang diberikan setiap tahun sejak tahun 1988, dinamai menurut Steinem[159]
- Presidential Medal of Freedom (2013)[160][161][162]
- Ceres Medal PBB[12]
- Society of Writers Award PBB[12]
- Ia menerima Presidential Medal of Freedom pada tahun 2013 atas karya-karyanya dalam hak sipil.[163]
- Penerima Ban Ki-moon Award For Women's Empowerment
- Pada 20 Mei 2019, Steinem menerima gelar kehormatan dari Yale University.[164]
- Pada 19 Mei 2021, Steinem menerima Princess of Asturias Award for Communication and Humanities.[165]
Dalam media

Biografi
- Heilbrun, Carolyn G. (1995). The Education of a Woman: The Life of Gloria Steinem. New York: Dial Press. ISBN 978-0-385-31371-1.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)[166] - Stern, Sydney Ladensohn (1997). Gloria Steinem: Her Passions, Politics, and Mystique. Secaucus, NJ: Birch Lane Press. ISBN 978-1-55972-409-8.[167]
- Seymour, Melissa (2013). Female Force: Gloria Steinem. Illustrated by Angel Bernuy. Tidalwave Productions.[168][169]
- Fabiny, Sarah (2014). Who Is Gloria Steinem?. Illustrated by Max Hergenrother. Penguin Random House. ISBN 978-0-448-48238-5.[170]
Karya
- The Thousand Indias (1957)
- The Beach Book (1963), New York: Viking Press. OCLC 1393887
- Outrageous Acts and Everyday Rebellions (1983), New York: Holt, Rinehart, and Winston. ISBN 978-0-03-063236-5
- Marilyn: Norma Jean (1986), with George Barris, New York: Holt. ISBN 978-0-8050-0060-3
- Revolution from Within (1992), Boston: Little, Brown. ISBN 978-0-316-81240-5
- Moving Beyond Words (1993), New York: Simon & Schuster. ISBN 978-0-671-64972-2
- "The Media and the Movement: A User's Guide" (2003) dalam Sisterhood Is Forever: The Women's Anthology for a New Millennium disunting oleh Robin Morgan, New York: Washington Square Press. ISBN 978-0-7434-6627-1[171]
- Doing Sixty & Seventy (2006), San Francisco: Elders Academy Press. ISBN 978-0-9758744-2-4
- As if Women Matter: The Essential Gloria Steinem Reader (2014), ditulis bersama dengan Ruchira Gupta. ISBN 978-81-291-3103-4
- My Life on the Road (2015), New York: Random House. ISBN 978-0-679-45620-9
- The Truth Will Set You Free, But First It Will Piss You Off! (2015), ilustrasi oleh Samantha Dion Baker. New York: Random House. ISBN 978-0-593-13268-5
- My Life on the Road (2016), New York: Random House. ISBN 978-0-345-40816-7
- An Unexpected Life (22 September 2026 [akan datang]), New York: Random House. ISBN 978-0-593-97817-7. OCLC1609717206
Gloria Steinem Papers disimpan di Sophia Smith Collection, Smith College, di bawah nomor koleksi MS237.[172]
Lihat pula
Referensi
- 1 2 "Gloria Steinem Fast Facts". CNN. 6 September 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 November 2014. Diakses tanggal 9 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "Gloria Steinem". Encyclopedia of World Biography. 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 November 2014. Diakses tanggal 9 November 2014.
{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Board of Directors". Women's Media Center. Diarsipkan dari asli tanggal 31 Oktober 2014. Diakses tanggal 9 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Feminist Dad of the Day: Christian Bale". Women and Hollywood. 25 Juli 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Mei 2016. Diakses tanggal 9 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Denes, Melissa (16 Januari 2005). "'Feminism? It's hardly begun'". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Juli 2017. Diakses tanggal 31 Desember 2014.
- 1 2 "Gloria Steinem". historynet.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Oktober 2014. Diakses tanggal 8 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Ishak, Natasha (9 Mei 2020). "How Gloria Steinem Went From Going Undercover At Playboy To Being The World's Most Famous Feminist". All That's Interesting (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Januari 2026. Diakses tanggal 14 Januari 2026.
- ↑ Steinem, Gloria (7 April 1969). "Gloria Steinem, After Black Power, Women's Liberation". New York. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Januari 2013. Diakses tanggal 12 Maret 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Gloria Steinem, Feminist Pioneer, Leader for Women's Rights and Equality". The Connecticut Forum. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Juli 2015. Diakses tanggal 9 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Gloria Steinem" (dalam bahasa Inggris). National Women's History Museum. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Juli 2018. Diakses tanggal 11 Maret 2021.
- ↑ "The Invisible Majority – Women & the Media". Feminist.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Oktober 2014. Diakses tanggal 9 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 "The Official Website of Author and Activist Gloria Steinem – About". Gloriasteinem.com. Diarsipkan dari asli tanggal 27 Maret 2018. Diakses tanggal 5 Juni 2018..
- 1 2 3 "North Korea supports Gloria Steinem-led women's walk across the DMZ". The Guardian (dalam bahasa Inggris). Associated Press. 3 April 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 April 2015. Diakses tanggal 27 Februari 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Heilbrun, Carolyn G. (2011). Education of a Woman: The Life of Gloria Steinem. Random House Publishing. ISBN 978-0-307-80213-2. Diakses tanggal 15 Juni 2016 – via Google Books.
- 1 2 Finding Your Roots, 23 Februari 2016, PBS.
- ↑ "Ancestry of Gloria Steinem". Wargs.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Maret 2012. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
- ↑ "Gloria Steinem's Interactive Family Tree | Finding Your Roots". PBS. 25 Februari 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juni 2016. Diakses tanggal 15 Juni 2016.
- 1 2 3 Pogrebin, Letty Cottin (20 Maret 2009). "Gloria Steinem". Jewish Women's Archive. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 November 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 Steinem, Gloria (1983). Outrageous Acts and Everyday Rebellions. Holt, Rinehart, and Winston. hlm. 140–142. ISBN 978-0-03-063236-5.
- ↑ Duncan, Lauren E. (Februari 2023). "Gloria Steinem: The childhood foundations of a feminist". Journal of Personality (dalam bahasa Inggris). 91 (1): 193–206. doi:10.1111/jopy.12732. ISSN 0022-3506. PMID 35556251. S2CID 248762850. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Juli 2023. Diakses tanggal 28 Juni 2023.
- ↑ Marcello, Patricia. Gloria Steinem: A Biography. Westport, CT: Greenwood Press, 2004. hlm. 20.
- 1 2 3 Marcello, Patricia. Gloria Steinem: A Biography. Westport, CT: Greenwood Press, 2004.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Steinem, Gloria (1984). Outrageous Acts and Everyday Rebellions (Edisi 1). New York: Henry Holt & Co.
- ↑ "Classmates remember Steinem's Toledo days". Toledo Free Press. Diarsipkan dari asli tanggal 9 November 2014. Diakses tanggal 8 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Gloria Steinem class of 1952". Western High School. Diarsipkan dari asli tanggal 9 November 2014. Diakses tanggal 8 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Gloria Steinem". Biography.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Oktober 2011. Diakses tanggal 1 Juni 2010.
- ↑ Framke, Caroline (30 Oktober 2015). "Gloria Steinem's new book is dedicated to doctor who helped her get an abortion in 1957". Vox (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Juni 2020. Diakses tanggal 7 Juni 2020.
- ↑ Steinem, Gloria (Maret 2017). "A Response My Life on the Road. By Gloria Steinem. New York: Random House, 2015. Notorious RBG: The Life and Times of Ruth Bader Ginsburg. Oleh Irin Carmon dan Shana Knizhnik. New York: Dey Street, 2015". Signs: Journal of Women in Culture and Society. 42 (3): 793–796. doi:10.1086/689648. ISSN 0097-9740. S2CID 152103443.
- ↑ "'Mrs. America': Did That Gloria Steinem Abortion Scene Really Happen?". TheWrap (dalam bahasa American English). 18 April 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Juni 2020. Diakses tanggal 7 Juni 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 Seelye, Katharine Q. (4 September 2026). "Gloria Steinem, Personification of the Feminist Movement, Dies at 92". The New York Times (dalam bahasa American English). Vol. 175, no. 60997. hlm. A1, A20–A21. ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 September 2026. Diakses tanggal 4 September 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Gloria Steinem Interview". CBC Radio. 6 Maret 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Januari 2023. Diakses tanggal 6 Maret 2023.
- ↑ Groer, Annie (20 Januari 2014). "In India, Gloria Steinem returns to the roots of her activism". The Washington Post. ISSN 0190-8286. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Maret 2023. Diakses tanggal 19 Januari 2023.
- 1 2 3 "C.I.A. Subsidized Festival Trips; Hundreds of Students Were Sent to World Gatherings". The New York Times. 21 Februari 1967. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Februari 2014.
- ↑ Cooke, Jon. "Wrightson's Warren Days". TwoMorrows. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Januari 2010. Diakses tanggal 1 Juni 2010.
- 1 2 3 4 Mclellan, Dennis (2 Juli 2008). "Clay Felker, 82; editor of New York magazine led New Journalism charge". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Desember 2008. Diakses tanggal 23 November 2008.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Fox, Margalit (5 Februari 2006). "Betty Friedan, Who Ignited Cause in 'Feminine Mystique,' Dies at 85". Outrageous Acts and Everyday Rebellions. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Mei 2015. Diakses tanggal 10 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kolhatkar, Sheelah (18 Desember 2005). "Gloria Steinem". The New York Observer. Diarsipkan dari asli tanggal 20 November 2009. Diakses tanggal 1 Juni 2010.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Steinem, Gloria (Mei 1963). "A Bunny's Tale" (PDF). Show. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 18 Desember 2014. Diakses tanggal 10 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Steinem, Gloria (1995). "I Was a Playboy Bunny" (PDF). Outrageous Acts and Everyday Rebellions. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 27 Oktober 2011. Diakses tanggal 10 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Interview With Gloria Steinem". ABC News. 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Juni 2015. Diakses tanggal 10 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "For feminist Gloria Steinem, the fight continues (interview)". Minnesota Public Radio. 15 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Oktober 2012. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
- ↑ Carter, Bill (25 Februari 1985). "'A Bunny's Tale' gives a close-up look at Gloria Steinem | Life at Playboy wasn't all fun". The Baltimore Sun. hlm. 1B, 5B. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Oktober 2025. Diakses tanggal 26 September 2025 – via newspapers.com.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Life as a Bunny: Inside the Early Days of Chicago's Playboy Mansion and the Playboy Club". WTTW. PBS. 10 Oktober 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Oktober 2025. Diakses tanggal 26 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Elizabeth Thomson; David Gutman (1987). The Lennon Companion: Twenty-Five Years of Comment. Da Capo Press. hlm. 30. ISBN 978-0-306-81270-5. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 September 2015.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Patricia Cronin Marcello (2004). Gloria Steinem: A Biography. Greenwood Publishing Group. hlm. 14. ISBN 978-0-313-32576-2. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 September 2013. Diakses tanggal 22 Juli 2013.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Steinem, Gloria (6 April 1998). "30th Anniversary Issue / Gloria Steinem: First Feminist". Nymag.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Maret 2013. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Pogrebin, Abigail (30 Oktober 2011). "An Oral History of 'Ms.' Magazine". Nymag.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Juli 2012. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
- 1 2 Rachel Cooke (13 November 2011). "Gloria Steinem: 'I think we need to get much angrier'". Guardian. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Oktober 2013. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Gilbert, Lynn & Moore, Gaylen, "Particular Passions: Talks With Women Who Shaped Our Times". Clarkson Potter, 1981. hlm. 166.
- ↑ "The Eighties, Gloria Steinem". Colored Reflections. Diarsipkan dari asli tanggal 1 Februari 2016. Diakses tanggal 4 November 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Ms. Magazine History". Msmagazine.com. 31 Desember 2001. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Juli 2012. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
- ↑ Woman Alive! Collection, 1974–1977: A Finding Aid. MC 421. Schlesinger Library, Radcliffe Institute, Harvard University, Cambridge, Mass. Diakses tanggal 18 Mei 2020.
- ↑ Ruth, Tam (31 Desember 2001). "Gloria Steinem: No such thing as a 'feminist icon'". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 November 2014. Diakses tanggal 10 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "1977 National Women's Conference: A Question of Choices", 21 November 1977, The Walter J. Brown Media Archives & Peabody Awards Collection di Universitas Georgia, American Archive of Public Broadcasting
- ↑ Steinem, Gloria (Oktober 1978). "If Men Could Menstruate". Ms.
- ↑ Steinem, Gloria (22 Maret 1998). "feminists and the Clinton Question". New York Times; cited on message board. Diarsipkan dari asli tanggal 14 November 2017. Diakses tanggal 11 Oktober 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Suleiman, Daniel (3 Maret 1998). "The Whore Principle". Harvard Crimson. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Desember 2017. Diakses tanggal 11 Oktober 2017.
- ↑ Frago, William (25 Maret 1998). "Are Feminists Right to Stand by Clinton?; Enabling Bad Behavior". Harvard Crimson. Diakses tanggal 11 Oktober 2017.
- ↑ Redden, Molly (30 November 2017). "Gloria Steinem on her Bill Clinton essay: 'I wouldn't write the same thing now'". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Juni 2019. Diakses tanggal 25 Juni 2019 – via www.theguardian.com.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Writers and Editors War Tax Protest" 30 Januari 1968 New York Post.
- ↑ Steinem, Gloria (4 April 1969). "After Black Power, Women's Liberation". New York. Diarsipkan dari asli tanggal 1 Juli 2010. Diakses tanggal 1 Juni 2010.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Donaldson, Gary (2007). Modern America: A Documentary History of the Nation Since 1945. M.E. Sharpe. hlm. 240. ISBN 978-0-7656-1537-4. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Oktober 2013. Diakses tanggal 22 Juli 2013.
- ↑ "Testimony Before Senate Hearings on the Equal Rights Admendment[sic]". Voicesofdemocracy.umd.edu. 6 Mei 1970. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Juni 2012. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
- ↑ Steinem, Gloria (31 Agustus 1970). "What It Would Be Like If Women Win". Time Magazine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Desember 2013. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
- ↑ Jodi O'Brien (2008). Encyclopedia of Gender and Society. Sage Publications. hlm. 652–. ISBN 978-1-4522-6602-2. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Maret 2015. Diakses tanggal 11 November 2014.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Johnson Lewis, Jone. "Gloria Steinem Quotes". About.com Education. About. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Juli 2014. Diakses tanggal 11 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Freeman, Jo (Februari 2005). "Shirley Chisholm's 1972 Presidential Campaign". University of Illinois at Chicago Women's History Project. Diarsipkan dari asli tanggal 11 November 2014. Diakses tanggal 11 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Guide to the Records of Stewardesses for Women's Rights WAG 061". Tamiment Library and Robert F. Wagner Archives. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Juli 2011. Diakses tanggal 20 Agustus 2010.
- 1 2 McAvennie, Michael (2010). "1970s". Dalam Dolan, Hannah (ed.). DC Comics Year By Year A Visual Chronicle. Dorling Kindersley. hlm. 154. ISBN 978-0-7566-6742-9. Setelah hampir lima tahun aksi kepahlawanan Diana Prince tanpa kekuatan super, penulis sekaligus editor Robert Kanigher dan seniman Don Heck mengembalikan ... yah, wonder pada Wonder Woman.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Greenberger, Robert (2010). Wonder Woman: Amazon. Hero. Icon. Rizzoli Universe Promotional Books. hlm. 175. ISBN 978-0-7893-2416-0. Jurnalis dan feminis Gloria Steinem ... pada tahun 1970 diminta untuk menulis pendahuluan untuk Wonder Woman, sebuah kumpulan cerita lama yang diterbitkan dalam edisi sampul keras. Steinem kemudian menyunting Ms., dengan edisi pertamanya diterbitkan pada tahun 1972 dan menampilkan Amazon Princess pada sampulnya. Dalam kedua publikasi tersebut, kondisi sang pahlawan perempuan yang tidak memiliki kekuatan selama dekade 1970-an dikritik keras. Reaksi balik dari kalangan feminis mulai menguat, menuntut agar Wonder Woman memperoleh kembali kekuatan dan kostumnya yang menyetarakannya dengan Man of Steel.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Matsuuchi, Ann (2012). "Wonder Woman Wears Pants: Wonder Woman, Feminism and the 1972 'Women's Lib' Issue" (PDF). Colloquy: Text Theory Critique (24). Monash University. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 26 Juni 2015.
- ↑ This Week in History – E.M. Broner publishes "The Telling" | Jewish Women's Archive Diarsipkan 14 April 2010 di Wayback Machine. Jwa.org (1 Maret 1993). Diakses tanggal 18 Oktober 2011.
- ↑ "Arrested at embassy". Gadsden Times. 20 Desember 1984. hlm. A10. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Mei 2016. Diakses tanggal 11 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Steinem, Gloria (20 Januari 1991). "We Learned the Wrong Lessons in Vietnam; A Feminist Issue Still". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 November 2014. Diakses tanggal 11 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sontag, Deborah (26 April 1992). "Anita Hill and Revitalizing Feminism". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 November 2014. Diakses tanggal 11 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Price, Kimala (2010). "What is Reproductive Justice? How Women of Color Activists Are Redefining the Pro-Choice Paradigm". Meridians. 10 (2). Duke University Press: 42–65. doi:10.2979/meridians.2010.10.2.42. JSTOR 10.2979/meridians.2010.10.2.42. bahkan Choice USA, kelompok nasional yang turut didirikan oleh Gloria Steinem, menyelenggarakan 'Reproductive Justice Organizing Academy' untuk para aktivis muda
- 1 2 "Gloria Steinem". Biography. 12 Mei 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Januari 2018. Diakses tanggal 24 Juni 2019.
- ↑ "Stars chime for change". Newsday. Long Island, NY. 2 Juni 2013. hlm. A16. ProQuest 1357390364.
- ↑ "UN gender equality campaign to take centre stage at legendary Apollo Theatre". news.un.org. 26 Juni 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Agustus 2025. Diakses tanggal 24 Juli 2025.
- ↑ "Chime for Change". www.chimeforchange.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Januari 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Gilbert, Lynn (2012). Particular Passions: Gloria Steinem (PDF). Women of Wisdom Series. New York: Lynn Gilbert Inc. ISBN 978-1-61979-354-5. Diakses tanggal 11 November 2014.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "A woman needs a man like a fish needs a bicycle". The Phrase Finder. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 November 2014. Diakses tanggal 11 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Letters, majalah Time, Edisi AS, 16 September 2000, dan Edisi Australia, 9 Oktober 2000. Diakses tanggal 11 November 2014.
- ↑ Bardi, Jennifer (14 Agustus 2012). "The Humanist Interview with Gloria Steinem". Thehumanist.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Desember 2013. Diakses tanggal 1 Maret 2014.
- ↑ Sang-Hun, Choe (24 Mei 2015). "Peace Activists Cross Demilitarized Zone Separating Koreas (Published 2015)". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Maret 2021. Diakses tanggal 27 Februari 2021.
- ↑ Son, Elizabeth W. (Desember 2024). "'Stitching Korea Back Together': Jogakbo Aesthetics of Care in Peace Advocacy". Theatre Journal. 76 (4). Baltimore: 525–548. doi:10.1353/tj.2024.a950298.
- ↑ "Around the Ozarks: Peace activist to speak Wednesday". Springfield News-Leader. 21 Februari 2012. hlm. B2. ProQuest 924017095.
- ↑ Gladstone, Rick (11 Maret 2015). "With Plan to Walk Across DMZ, Women Aim for Peace in Korea". The New York Times. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Oktober 2015. Diakses tanggal 7 April 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Brown, Hayes (7 April 2015). "North Korea Has Given A Gloria Steinem-Led Peace March The Thumbs Up". BuzzFeed. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Februari 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Advisory Board". Apne Aap Women Worldwide. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Mei 2020. Diakses tanggal 16 April 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Steinem, Gloria (20 Maret 2014). "A Temporary End to a Tour of the Indian Women's Movement". India Ink (dalam bahasa American English). The New York Times. ProQuest 2213711950. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Agustus 2020.
- ↑ "Trafficking Sex". Meridians. 12 (1): 172–200. 1 Maret 2014. doi:10.2979/meridians.12.1.172. ISSN 1536-6936.
- ↑ Gupta, Ruchira; Steinem, Gloria (30 Januari 2014). "Notes on a Tour of the Indian Women's Movement". India Ink. The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Mei 2025. Diakses tanggal 9 Juli 2025.
- ↑ "Who We Are". frontlinewomensfund.org. Sisterhood Is Global Institute. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Agustus 2025. Diakses tanggal 23 Juli 2025.
- ↑ Lazo, Caroine. Gloria Steinem: Feminist Extraordinaire. New York: Lerner Publications, 1998. hlm. 28.
- ↑ Miroff, Bruce. The Liberals' Moment: The McGovern Insurgency and the Identity Crisis of the Democratic Party. University Press of Kansas, 2007. hlm. 206.
- ↑ Miroff. hlm. 207.
- ↑ Harper's Magazine October 1972.
- ↑ Evans, Joni (16 April 2009). "Gloria Steinem: Still Committing 'Outrageous Acts' at 75". Wow. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Januari 2011. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Harper's Magazine Archives". Harpers.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Agustus 2012. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
- ↑ "Buzzflash Interview". Buzzflash.com. 5 Februari 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 28 Agustus 2013. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
- ↑ "Feminist Pioneer Gloria Steinem: "Bush is a Danger to Our Health and Safety"". Democracynow.org. 26 Juli 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Juli 2012. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
- ↑ Steinem, Gloria (7 Februari 2007). "Right Candidates, Wrong Question". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Januari 2017. Diakses tanggal 1 Juli 2009.
- ↑ Feldman, Claudia (18 September 2007). "Has Gloria Steinem mellowed? No way". The Houston Chronicle. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 September 2008. Diakses tanggal 1 Juli 2009.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Steinem, Gloria (8 Januari 2008). "Women Are Never Front-Runners". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Januari 2014. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
- ↑ Stanage, Niall (8 Maret 2008). "Stumping for Clinton, Steinem Says McCain's POW Cred Is Overrated". New York Observer. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Agustus 2012. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
- ↑ Steinem, Gloria (4 September 2008). "Palin: wrong woman, wrong message". LA Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 April 2010. Diakses tanggal 1 Juli 2009.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rappeport, Alan (7 Februari 2016). "Gloria Steinem and Madeleine Albright Scold Young Women Backing Bernie Sanders". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Februari 2016. Diakses tanggal 7 Februari 2016.
- ↑ Contrera, Jessica (7 Februari 2016). "Gloria Steinem is apologizing for insulting female Bernie Sanders supporters". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Februari 2016. Diakses tanggal 7 Februari 2016.
- ↑ Brendan, J. International Business Times Diarsipkan 21 Januari 2019 di Wayback Machine 10 Februari 2016.
- ↑ "NPC Statement on Gloria Steinem". dsausa.org. Democratic Left. 10 Februari 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Agustus 2025. Diakses tanggal 7 Agustus 2025.
- ↑ Crockett, Emily (21 Januari 2017). "The "Women's March on Washington," explained". Vox (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Januari 2017. Diakses tanggal 6 Desember 2022.
- 1 2 Kaiser, Robert G. (18 Februari 1967). "CIA Work With Youths At Festivals Defended". The Washington Post. Diakses tanggal 3 September 2026 – via Internet Archive.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Freedom of Information Act Electronic Reading Room | CIA FOIA (foia.cia.gov)". www.cia.gov. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 23 Januari 2017. Diakses tanggal 2026-09-09.
- ↑ "Gloria Steinem and the CIA". NameBase. The New York Times. 21 Februari 1967. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Agustus 2010. Diakses tanggal 20 Januari 2012.
- ↑ "SUPPLEMENT TO THE FIRST EDITION:NOTES ON THE PREPARATIONS FOR THE EIGHTH FESTIVAL". NameBase. Redstockings. 1975. Diakses tanggal 20 Januari 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link) - ↑ Franks, Lucinda (29 Agustus 1975). "Dissension Among Feminists: The Rift Widens". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 November 2025. Diakses tanggal 4 September 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Harrington, Stephanie (4 Juli 1976). "Betty Friedan, Verbal Sexism, Eric Hoffer, The Village Voice, the Centennial". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 April 2009. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kounalakis, Marko s (25 Oktober 2015). "The feminist was a spook". Chicago Tribune. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 April 2022. Diakses tanggal 25 April 2022.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rockhill, Gabriel (2025). "Empire of Ideas". Who Paid the Pipers of Western Marxism? The Intellectual World War: Marxism versus the Imperial Theory Industry, Volume I. NYU Press. hlm. 35–36. ISBN 978-1-68590-135-6. JSTOR jj.31510392.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ "Marianne Schnall Interview". Feminist.com. 3 April 1995. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Juli 2012. Diakses tanggal 20 Juli 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 Gorney, Cynthia (November–Desember 1995). "Gloria". Mother Jones. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juli 2016. Diakses tanggal 16 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "The International Crime of Female Genital Mutilation", oleh Gloria Steinem. Ms., Maret 1979, hlm. 65.
- ↑ Nussbaum, Martha C. Sex & Social Justice. New York: Oxford University Press, 1999. hlm. 118–129.
- 1 2 Denes, Melissa (17 Januari 2005). "'Feminism? It's hardly begun'". The Guardian. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 November 2014. Diakses tanggal 16 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "50 Years After The Kinsey Report". www.cbsnews.com. 27 Januari 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Oktober 2021. Diakses tanggal 25 Juni 2019.
- ↑ "Broadcasts.iu.edu". Diakses tanggal 14 Juni 2018.[pranala nonaktif]
- 1 2 3 4 Erotica and Pornography: A Clear and Present Difference. Ms. November 1978, hlm. 53. & Pornography—Not Sex but the Obscene Use of Power. Ms. Agustus 1977, hlm. 43. Keduanya diakses tanggal 16 November 2014.
- ↑ "What Would It Be Like If Women Win". Associated Press. 31 Agustus 1970. Diarsipkan dari asli tanggal 24 Desember 2013. Diakses tanggal 17 Januari 2011.
- ↑ Steptoe, Sonja; Steinem, Gloria (28 Maret 2004). "10 Questions For Gloria Steinem". Time Magazine. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Agustus 2013. Diakses tanggal 16 November 2014.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Signatories". BeyondMarriage.org. Diarsipkan dari asli tanggal 20 April 2008. Diakses tanggal 17 Januari 2011.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Beyond Same-Sex Marriage". The Nation. 26 Juli 2006. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 April 2026. Diakses tanggal 8 September 2026.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 Steinem, Gloria (2 Oktober 2013). "Op-ed: On Working Together Over Time". Advocate.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Januari 2014. Diakses tanggal 1 Maret 2014.
- ↑ Sinha, Mona; Steinem, Gloria (15 Juni 2020). "Trump and Transgender Rights". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Desember 2020. Diakses tanggal 20 Januari 2021.
- ↑ Landler, Mark; Jane Perlez (4 April 2017). "A Veteran and China Hand Advises Trump for Xi's Visit". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Mei 2020. Diakses tanggal 8 Mei 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Lasswell, Mark; Kahn, Toby (5 Juni 1995). "Surgical Strike". People (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 22 Juli 2022. Diakses tanggal 7 Februari 2020.
- ↑ Denes, Melissa (16 Januari 2005). "'Feminism? It's hardly begun' | World news". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 November 2014. Diakses tanggal 26 Februari 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Nicolaou, Elena (15 April 2020). ""Mrs. America's" Gloria Steinem Is Still Fighting For Equality Today". Oprah Daily (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Agustus 2022. Diakses tanggal 29 Agustus 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Feminist icon Gloria Steinem first-time bride at 66". CNN.com. 5 September 2000. Diarsipkan dari asli tanggal 17 September 2007. Diakses tanggal 16 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ von Zeilbauer, Paul (1 Januari 2004). "David Bale, 62, Activist and businessman". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 November 2014. Diakses tanggal 16 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hendrickson, V.L. (1 Juni 2017). "Gloria Steinem Buys $1.1 Million Upper East Side Unit, in the Same Building Where She Lives". Mansion Global. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Agustus 2025. Diakses tanggal 26 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ McGreevy, Nora (29 Maret 2021). "Take a Virtual Tour of Feminist Icon Gloria Steinem's Historic Manhattan Apartment". Smithsonian Magazine (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 September 2022. Diakses tanggal 11 September 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Gordon, Lisa Kaplan (6 Juni 2017). "Gloria Steinem Just Bought a New Upper East Side Apartment". Town & Country (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 September 2022. Diakses tanggal 11 September 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Holt, Patricia (22 September 1995). "Making Ms.Story / The biography of Gloria Steinem, a woman of controversy and contradictions". The San Francisco Chronicle. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Oktober 2014. Diakses tanggal 16 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Steinem, Gloria (26 Oktober 2015). "At 81, Feminist Gloria Steinem Finds Herself Free Of The 'Demands Of Gender'". NPR. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 November 2015. Diakses tanggal 4 November 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Young Again – 16. Gloria Steinem – BBC Sounds". BBC. 29 Oktober 2024.
- ↑ New York Times Opinion. "Bob Dylan and Liza Minnelli Already Turned 80. They Have Thoughts for Trump". The New York Times, 14 Juni 2026. Diakses tanggal 15 Juni 2026.
- ↑ "No Laughing Matter". Finding Your Roots (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 13 Januari 2023. Diakses tanggal 13 Januari 2023.
- ↑ Chuck, Elizabeth (3 September 2026). "Gloria Steinem, Fierce Feminist Trailblazer, Dies at 92". NBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 September 2026. Diakses tanggal 3 September 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Gloria Steinem, Longtime Symbol of the Women's Movement, Dies at 92". The Wall Street Journal. 3 September 2026. Diakses tanggal 3 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Feminist activist and journalist Gloria Steinem dies, aged 92". BBC News. 3 September 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 September 2026. Diakses tanggal 3 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Gloria Steinem, feminist icon and founder of Ms. Magazine, dies at 92". CNN. 3 September 2026. Diakses tanggal 3 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Hillary Clinton, Jill Biden and others honor Gloria Steinem, who has died at 92". The Associated Press. 3 September 2026. Diakses tanggal 3 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Gloria Steinem's Feminism for All". The Atlantic. 3 September 2026. Diakses tanggal 3 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Gloria Steinem, trailblazing journalist and activist, dies at 92". NPR. 3 September 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 September 2026. Diakses tanggal 3 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Gloria Steinem, trailblazing feminist activist and pop culture icon, dies at 92". Entertainment Weekly. 3 September 2026. Diakses tanggal 3 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "BBC 100 Women 2023: Who is on the list this year?". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 23 November 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Februari 2024. Diakses tanggal 24 November 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "The 75 Greatest Women of All Time". Esquire Magazine. Mei 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 November 2014. Diakses tanggal 9 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sophie Rosenblum (24 Mei 2010). "Women Celebrated and Supported at the 22nd Annual Gloria Awards". NoVo Foundation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 November 2014. Diakses tanggal 17 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Obama Awards Medal of Freedom to 16 Americans". Voice of America. 20 November 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Februari 2014. Diakses tanggal 1 Maret 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Wilson, Teddy (20 November 2013). "'If We Each Have a Torch, There's a Lot More Light': Gloria Steinem Accepts the Presidential Medal of Freedom". Rhrealitycheck.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Maret 2014. Diakses tanggal 1 Maret 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Women's Media Center Congratulates Co-Founder Gloria Steinem on Presidential Medal of Freedom". Women's Media Center. 8 Agustus 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Desember 2013. Diakses tanggal 1 Maret 2014.
- ↑ Zoe Sottile, Chris Boyette (3 September 2026). "Gloria Steinem, feminist icon and founder of Ms. Magazine, dies at 92 | CNN". CNN (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 September 2026. Diakses tanggal 3 September 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Biographies of Yale's 2019 honorary degree recipients". YaleNews. 20 Mei 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Juni 2019. Diakses tanggal 20 Mei 2019.
- ↑ "2021 Princess of Asturias Award for Communication and Humanities". Fundaċion Princesa de Asturias. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Juni 2021. Diakses tanggal 26 Juli 2021.
- ↑ Bridget Berry. "Gloria Steinem". Wagner College. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 November 2014. Diakses tanggal 17 November 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bryan-Paul Frost; Jeffrey Sikkenga (2003). History of American Political Thought. Lexington Books. hlm. 711–. ISBN 978-0-7391-0624-2. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Maret 2015.
- ↑ Bahadur, Nina (9 September 2013). "Gloria Steinem 'Female Force' Comic Book Looks Seriously Amazing". Huffingtonpost.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Oktober 2013. Diakses tanggal 1 Maret 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Zipken, Romy (10 September 2013). "Gloria Steinem Is A Comic Book Star". Jewcy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Oktober 2013. Diakses tanggal 1 Maret 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Fabiny, Sarah; Hergenrother, Max; Nancy Harrison (2014). Who Is Gloria Steinem?. Penguin Group US. ISBN 978-0-698-18737-5. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Maret 2015.
- ↑ "Library Resource Finder: Table of Contents for: Sisterhood is forever: the women's anth". Vufind.carli.illinois.edu. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Oktober 2015.
- ↑ "Gloria Steinem Papers, 1940–2000 [ongoing], 237 boxes (105.75 linear ft.), Collection number: MS 237". Sophia Smith Collection. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Februari 2014. Diakses tanggal 1 Maret 2014.
Bacaan tambahan
- Education of A Woman: The Life of Gloria Steinem karya Carolyn Heilbrun (Ballantine Books, Amerika Serikat, 1995) ISBN 978-0-345-40621-7
- Gloria Steinem: Her Passions, Politics, and Mystique karya Sydney Ladensohn Stern (Birch Lane Press, 1997) ISBN 978-1-55972-409-8
Pranala luar
| Cari tahu mengenai Gloria Steinem pada proyek-proyek Wikimedia lainnya: | |
| Definisi dan terjemahan dari Wiktionary | |
| Gambar dan media dari Commons | |
| Berita dari Wikinews | |
| Kutipan dari Wikiquote | |
| Teks sumber dari Wikisource | |
| Buku dari Wikibuku | |
Gloria Steinem
- Situs web resmi

- Gloria Steinem papers dalam Sophia Smith Collection, Smith College Special Collections
- Gloria Steinem Interview: A Trailblazer's Perspective on Feminism di YouTube
- Interview with Gloria Steinem, A DISCUSSION WITH National Authors on Tour TV Series, Episode #97 (1994)
- Kemunculan di C-SPAN
- Gloria Steinem di IMDb (dalam bahasa Inggris)
| |||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||
| Sejarah |
| ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Varian |
| ||||||
| Konsep |
| ||||||
| Teori |
| ||||||
| Menurut negara |
| ||||||
|
| ||||||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Akademik | |
| Seniman | |
| Orang | |
| Lain-lain | |