Sabtu, 31 Oktober 2026
21:23 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Laporan Kinsey

Bagikan:
Translation arrow icon
Artikel atau bagian artikel ini diterjemahkan secara buruk. Kualitas terjemahannya masih kurang bagus. Bagian-bagian yang mungkin diterjemahkan dari bahasa lain masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Anda dapat mempertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menulis ulang artikel atau bagian artikel ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)

Laporan Kinsey (bahasa Inggris:Kinsey Reports) adalah dua buku tentang perilaku seksual manusia: Sexual Behavior in the Human Male (bahasa Indonesia:Perilaku Seksual pada Kaum Laki-laki)[1] (1948) dan Sexual Behavior in the Human Female (bahasa Indonesia:Perilaku Seksual pada Kaum Perempuan)[2] (1953), yang ditulis oleh Alfred Kinsey, Wardell Pomeroy dan lain-lain dan diterbitkan oleh Saunders. Kinsey adalah seorang pakar zoologi di Indiana University dan pendiri Kinsey Institute for Research in Sex, Gender, and Reproduction (lebih dikenal sebagai Kinsey Institute).

Sexual Behavior in the Human Female berdasarkan pada wawancara pribadi dengan sekitar 6,000 wanita. Kinsey menganalisis data untuk frekuensi tersebut dengan wanita yang ikut serta dalam berbagai jenis kegiatan seksual dan menyoroti bagaimana faktor seperti usia, status sosial-ekonomi dan keagamaan memengaruhi perilaku seksual. Perbadingan dibuat dari kegiatan seksual laki-laki dan perempuan. Bukti Kinsey menunjukkan bahwa wanita kurang aktif secara seksual ketimbang laki-laki.[3]

Publikasi tersebut mendatangan kontroverial bagi masyarakat umum. Temuan-temuan tersebut menyebabkan keterkejutan, karena mereka menantang kepercayaan konvensional tentang seksualitas dan karena mereka mendiskusikan subjek-subjek yang sebelumnya dianggap tabu.[4]

Metodologi Kinsey yang digunakan untuk mengumpulkan data telah meraih kritikan. Beberapa data dalam laporan tersebut menunjukkan tidak dapat diraih tanpa kolaborasi dengan para penyuka anak-anak.[5] Kinsey Institute menyangkal dakwaan tersebut, meskipun mengakui bahwa pria yang memiliki pengalaman seksual dengan anak-anak diwawancara, dengan Kinsey seimbangkan dengan apa yang ia pandang sebagai kebutuhan untuk pernyataan mereka untuk memberikan "jawaban-jawaban jujur pada subjek tabu semacam itu" melawan kesukaan yang kejahatannya masih berlanjut.[6][7] Selain itu, sorotan atas sampel populasi yang digunakan kemudian dipakai oleh Kinsey Institute. Konklusi dari Kinsey Institute adalah bahwa tidak ada perkiraan asli Kinsey yang secara signifikan disebabkan oleh sumber-sumber data tersebut.[8]

Referensi

  1. ↑ Sexual Behavior in the Human Male, ISBN 978-0-253-33412-1.
  2. ↑ Kinsey, A.; Pomeroy, W.; Martin, C., & Gebhard, P. Sexual Behavior in the Human Female, Philadelphia: Saunders (1953), ISBN 978-0-253-33411-4.
  3. ↑ Wolman, Benjamin B.; Money, John (1993). Handbook of Human Sexuality. J. Aronson. hlm. 131. ISBN 978-0-87668-775-8.
  4. ↑ LeVay, Simon (Februari 1997). City of Friends: A Portrait of the Gay and Lesbian Community in America. MIT Press. hlm. 51. ISBN 978-0-262-62113-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Salter, Ph.D., Anna C. (1988). Treating Child Sex Offenders and Victims: A Practical Guide. Sage Publications Inc. hlm. 22–24. ISBN 0-8039-3182-4.
  6. ↑ "Kinsey Institute statement denies child abuse in study". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-23. Diakses tanggal 2017-05-12.
  7. ↑ Welsh-Huggins, Andrews (September 1995). "Conservative group attacks Kinsey data on children". Herald-Times. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-13. Diakses tanggal 2017-05-12. Providing such absolute assurances of anonymity was the only way to guarantee honest answers on such taboo subjects, said Gebhard.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Martin Duberman on Gebhart's "cleaning" of data Diarsipkan 2009-01-11 di Wayback Machine

Pranala luar

Identitas gender
Seks ketiga /
Gender ketiga
Identitas orientasi seksual
Orientasi seksual
Non-biner
Lainnya
Terkait
Sejarah LGBT
Bendera kebanggaan LGBT
Masa pra-modern
Abad ke-16 hingga ke-19
Abad ke-20
Abad ke-21
Hak LGBT menurut negara
Topik hak-hak LGBT
Gerakan hak-hak LGBT
Orientasi seksual – Kedokteran, ilmu pengetahuan, dan seksologi
Sikap masyarakat
Prasangka dan diskriminasi
Kekerasan terhadap orang LGBT
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan