Minggu, 04 Oktober 2026
10:31 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Getuk goreng

Getuk goreng

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:
Getuk goreng
330px-Getuk_goreng_Sokaraja.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Getuk goreng Sokaraja
Tempat asalIndonesia
DaerahSokaraja, Banyumas
Dibuat olehSanpirngad, pada tahun 1918
Bahan utamaKetela pohon

Getuk goreng adalah makanan asli khas Sokaraja, Banyumas. Getuk goreng terbuat dari bahan dasar singkong, atau biasanya masyarakat Banyumas menyebutnya budin, dengan tambahan gula jawa membuat getuk goreng ini menjadi manis dan gurih.[1]

Sejarah

Getuk goreng ditemukan pada tahun 1918 secara tidak sengaja oleh Sanpirngad, seorang penjual nasi rames keliling di daerah Sokaraja, yang salah satu dagangannya ialah getuk basah. Pada saat itu, getuk yang ia jual tidak laku sehingga mencari ide agar getuk tersebut bisa dikonsumsi kembali. Kemudian, dia menggoreng getuk tersebut dan menjualnya. Ternyata, getuk goreng ini digemari oleh para pembeli dan disukai. Kini, getuk goreng bukanlah makanan yang tidak lagi terjual melainkan getuk yang sengaja dijual.[1][2][3]

Varian rasa

Saat ini, getuk goreng Sokaraja memiliki beberapa macam varian rasa, seperti rasa durian, coklat, nangka, nanas, dan lain sebagainya.[4]

Referensi

  1. 1 2 Prayogo, Yohanes (12 Agustus 2014). "Kisah di Balik Legitnya Getuk Goreng Sokaraja, Purwokerto". detikTravel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Februari 2020. Diakses tanggal 8 Oktober 2017.
  2. ↑ "Getuk Goreng Sokaraja (Banyumas, Jawa Tengah)". kebudayaan.kemdikbud.go.id. Balai Pelestarian Nilai Budaya D.I. Yogyakarta. 17 Oktober 2018. Diakses tanggal 19 September 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Ridlo, Muhamad (10 Oktober 2017). "Legenda Asal Mula Getuk Goreng Sokaraja". Liputan6.com. Diakses tanggal 19 September 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ sejarah getuk goreng sokaraja Diarsipkan 2020-02-15 di Wayback Machine. , banyumasku.com, diakses tanggal 15 februari 2020.
Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan