Minggu, 20 September 2026
21:38 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Burhanuddin Abdullah

Burhanuddin Abdullah

Burhanuddin Abdullah
250px-Burhanuddin_Abdullah%2C_Komisaris_Utama_PLN.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Burhanuddin sebagai Komisaris Utama PLN, 2024
Gubernur Bank Indonesiake-12
Masa jabatan
17 Mei 2003 –17 Mei 2008
PresidenMegawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
PendahuluSyahril Sabirin
PenggantiBoediono
Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Indonesiake-9
Masa jabatan
12 Juni 2001 –9 Agustus 2001
PresidenAbdurahman Wahid
PendahuluRizal Ramli
PenggantiDorodjatun Kuntjoro-Jakti
Rektor Universitas Koperasi Indonesia
Masa jabatan
14 September 2011 –29 Mei 2023
PendahuluRully Indrawan
PenggantiAgus Pakpahan
Informasi pribadi
Lahir10 Juli 1947 (umur 79)
Garut, Jawa Barat, Indonesia
Partai politik  Gerindra[1]
Suami/istriIke Juliawati
Anak4
Almamater
PekerjaanEkonom
Tanda tangan

Burhanuddin Abdullah (lahir 10 Juli 1947) adalah seorang ekonom Indonesia yang diangkat sebagai Komisaris Utama PLN pada 23 Juli 2024 menggantikan Agus Martowardojo.[2] Burhanuddin adalah mantan narapidana korupsi. Ia divonis 5 tahun penjara pada 2008.[3]

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia dari 2003 hingga 2008. Ia juga adalah Gubernur untuk International Monetary Fund (IMF), Washington DC, di Indonesia. Sebelumnya, tahun 2001, ia pernah menjabat sebagai Menteri Koodinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri di bawah Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid. Ia juga adalah Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) periode 2003-2006, dan terpilih kembali untuk periode 2006-2008. Selama kariernya di Bank Indonesia ia pernah menduduki beberapa jabatan di dalam dan luar negeri.

Burhanuddin memperoleh gelar Sarjana Pertanian (Ir.) dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Bandung tahun 1974, Master of Arts (MA) di bidang Ekonomi dari Universitas Negeri Michigan, Amerika Serikat (1984), dan Doktor Honoris Causa di bidang Ekonomi dari Universitas Diponegoro (2006).[4]

Sejak 14 September 2011 menjadi Rektor Institut Manajemen Koperasi Indonesia (IKOPIN) yang berlokasi di Jatinangor, Sumedang. sampai IKOPIN berubah alih bentuk menjadi Universitas Koperasi Indonesia, Burhanuddin menjabat hingga 29 Mei 2023.

Tanda Kehormatan

Referensi

  1. "SK Kepengurusan Partai Gerindra untuk Pemilu 2019" (PDF). Komisi Pemilihan Umum. Diakses tanggal 1 Agustus 2018.
  2. "Burhanuddin Abdullah Jadi Komut PLN, Andi Arief Komisaris". Detik.com. 23 Juli 2023. Diakses tanggal 25 Juli 2024.
  3. "Sosok Burhanuddin Abdullah dari Gubernur BI, Tersangka KPK, TKN Prabowo, hingga Komisaris Utama PLN". Tempo. 25 Juli 2024 | 10.06 WIB. Diakses tanggal 2025-08-26.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. "Burhanuddin Abdullah Divonis Lima Tahun". Kompas.com. 29 Oktober 2008. Diakses tanggal 15 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "Daftar 141 Tokoh Terima Anugerah Tanda Kehormatan dari Prabowo, Ada Puan, Wiranto Hingga Bahlil". Tribunnews.com. 2025-08-25. Diakses tanggal 2025-08-25.
  6. LIVE: Pengucapan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pejabat Negara, serta Upacara Penganugerahan TKRI, diakses tanggal 2025-08-25
  7. Daftar WNI Yang Memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Tahun 2004 - Sekarang (PDF). Diakses tanggal 25 Agustus 2021.

Pranala luar

Diarsipkan 2005-01-24 di Wayback Machine.

Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Syahril Sabirin
Gubernur Bank Indonesia
2003–2008
Diteruskan oleh:
Boediono
Jabatan politik
Didahului oleh:
Rizal Ramli
Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri
Juni–Agustus 2001
Diteruskan oleh:
Dorodjatun Kuntjoro-jakti
Menko Polsoskam: Wiranto, Soerjadi Soedirdja (plt.), Susilo Bambang Yudhoyono, Agum Gumelar Menko Perekonomian: Kwik Kian Gie, Rizal Ramli, Burhanuddin Abdullah Menko Kesra (sejak perombakan I digabung menjadi Menko Polsoskam): Hamzah Haz, Basri Hasanuddin Mendagri: Soerjadi Soedirdja Menlu: Alwi Shihab Menhan: Juwono Sudarsono, Mohammad Mahfud, Agum Gumelar (plt.) Menkumham: Yusril Ihza Mahendra, Baharuddin Lopa, Marsillam Simanjuntak, Mohammad Mahfud Menkeu: Bambang Sudibyo, Prijadi Praptosuhardjo, Rizal Ramli Menteri ESDM: Susilo Bambang Yudhoyono, Purnomo Yusgiantoro Menperindag: Muhammad Jusuf Kalla, Luhut Binsar Panjaitan Mentanhut (bernama Menteri Pertanian dan Kehutanan sejak perombakan I): Mohamad Prakosa, Bungaran Saragih Menhut (bernama Menteri Muda Kehutanan sejak perombakan I): Nur Mahmudi Ismail, Marzuki Usman Menhub: Agum Gumelar, Budhi Muliawan Suyitno Meneksla (bernama Menteri Kelautan dan Perikanan sejak perombakan I): Sarwono Kusumaatmadja, Rokhmin Dahuri Menakertrans: Bomer Pasaribu, Al Hilal Hamdi Menkes (bernama Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial sejak perombakan I): Achmad Sujudi Mendiknas: Yahya Muhaimin Menag: Muhammad Tholchah Hasan Menkimpraswil: Erna Witoelar Menristek/Kepala BPPT: Muhammad A. S. Hikam Menkop UKM: Zarkasih Nur Menteri LH: Alexander Sonny Keraf Menteri OD (digabungkan dengan Menteri Dalam Negeri sejak perombakan I): Ryaas Rasyid Menbudpar: Hidayat Jaelani, I Gede Ardhika Menteri PM dan BUMN (dibubarkan pada perombakan I): Laksamana Sukardi, M. Rozy Munir Mennegpora (dibubarkan pada perombakan I): Mahadi Sinambela Menneg PU (dibubarkan pada perombakan I): Rozik Boedioro Soetjipto Menneg Pemwan: Khofifah Indar Parawansa Mennegham (digabungkan dengan Menteri Hukum dan Perundang-undangan sejak perombakan I): Hasballah M. Saad,  Menneg Transduk (digabungkan dengan Menteri Tenaga Kerja sejak perombakan I): Al Hilal Hamdi Menneg PAN: Freddy Numberi, Ryaas Rasyid (plt.), Anwar Suprijadi Menneg Maskem (dibubarkan pada perombakan I): Anak Agung Gde Agung Menmud Perpemkatim (dibentuk pada perombakan I): (jabatan baru), Manuel Kaisiepo Menmud Rekonas (dibentuk pada perombakan I dan dibubarkan pada perombakan II): (jabatan baru), Cacuk Sudarijanto Jaksa Agung: Marzuki Darusman, Baharuddin Lopa, Suparman (plt.), Marsillam Simanjuntak Panglima TNI : Widodo A. S. Mensesneg: Alirahman, Bondan Gunawan, Djohan Effendi


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan