Senin, 19 Oktober 2026
19:18 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Ryaas Rasyid

Ryaas Rasyid

politisi Indonesia

Bagikan:
Ryaas Rasyid
KPN_Ryaas_Rasyid.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Potret resmi, 1999
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden
Masa jabatan
3 Januari 2012 –20 Oktober 2014
(Bid. Pemerintahan & Reformasi Birokrasi)
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
KetuaEmil Salim
Masa jabatan
25 Januari 2010 –3 Januari 2012
(Bidang Politik)
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
KetuaEmil Salim
PendahuluRachmawati Soekarnoputri
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur NegaraKe-9
Masa jabatan
23 Agustus 2000 –7 Februari 2001
PresidenAbdurrahman Wahid
PendahuluFreddy Numberi
PenggantiMuhammad Feisal Tamin
Menteri Negara Otonomi Daerah
Masa jabatan
29 Oktober 1999 –23 Agustus 2000
PresidenAbdurrahman Wahid
PendahuluJabatan dibentuk
PenggantiJabatan dihapuskan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Masa jabatan
1 Oktober 2004 –30 September 2009
PendahuluDaerah pemilihan dibentuk
PenggantiDaerah pemilihan multi anggota
Daerah pemilihanSulawesi Selatan I
Informasi pribadi
Lahir7 Desember 1949 (umur 76)
Partai politikPDK
Afiliasi politik
lainnya
Independen (1999–2002)
PPDK (2002–2007)
Suami/istriFarida Ryaas
Anak1
AlmamaterAkademi Pemerintahan Dalam Negeri Ujung Pandang
Institut Ilmu Pemerintahan
Universitas Illinois Utara
Universitas Hawaii
PekerjaanPolitikus

Muhammad Ryaas Rasyid (lahir 17 Desember 1949) adalah akademisi guru besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Ia menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 25 Januari 2010.[1] Sebelumnya ia menjabat sebagai Menteri Negara Otonomi Daerah dan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara pada Kabinet Persatuan Nasional.[2]

Latar belakang

Ia memulai studi kuliahnya di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri Ujung Pandang dan lulus pada tahun 1971. Ryaas meraih gelar doktor dari Universitas Hawaii, Amerika Serikat, pada tahun 1994. Setahun setelahnya ia diangkat menjadi Rektor Institut Ilmu Pemerintahan sampai tahun 1998. Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah.[3]

Karier politik

Ryaas dikenal sebagai pengamat politik. Sebelumnya ia berkarier lama di birokrat dengan posisi terakhirnya sebagai Direktur Jenderal Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah di Departemen Dalam Negeri pada tahun 1998. Pada tahun 2002, ia bersama Andi Alfian Mallarangeng mendirikan Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PPDK).[4][5] Pada pemilu 2004, ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari partainya untuk periode 2004–2009.[6] Ia tergabung dalam Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi selama menjabat sebagai anggota DPR.[7]

Referensi

  1. ↑ "Pelantikan Wantimpres: "Lingkaran Dalam" Presiden Bertambah". Kompas.com. 26 Januari 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-02. Diakses tanggal 26 Januari 2010.
  2. ↑ YYT (23 Juli 2001). "Ryaas Rasyid: Gus Dur Dijerumuskan Orang-Orang Terdekatnya". Liputan6.com. Diakses tanggal 15 Desember 2016.
  3. ↑ Profil dan program anggota DPR-RI, 2004-2009. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. hlm. 72.
  4. ↑ Zahroh, Fathimatuz. "Profil Ryass Rasyid". Merdeka.com. Diakses tanggal 15 Desember 2016.
  5. ↑ Rakyat, Indonesia Dewan Perwakilan (2004). Profil dan program anggota DPR-RI, 2004-2009. Media Center, Komisi Pemilihan Umum.
  6. ↑ Sari, Dini Novita (16 Oktober 2008). "Prof. DR. Ryaas Rasyid, MA". VIVA.co.id. Diakses tanggal 15 Desember 2016.
  7. ↑ https://books.google.co.id/books?id=rNiJAAAAMAAJ&pg=PA306&lpg=PA306&dq=Amris+Fuad+Hassan&source=bl&ots=ce9tVpf0zP&sig=ACfU3U2Kfwq2HhZNhrqPBCLR6Ex8iX6uBQ&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwiW3cOZjKzzAhUbeH0KHQolD8k4ChDoAXoECB8QAw#v=onepage&q&f=false
Jabatan politik
Didahului oleh:
Freddy Numberi
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
Republik Indonesia

2000–2001
Diteruskan oleh:
Muhammad Feisal Tamin
Didahului oleh:
Tidak Ada
Menteri Negara Otonomi Daerah
Republik Indonesia

1999–2000
Diteruskan oleh:
Tidak Ada


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan