Minggu, 27 September 2026
00:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Basri Hasanuddin

Basri Hasanuddin

akademisi, birokrat, diplomat Indonesia

Untuk pengertian lain, lihat Hasanuddin (disambiguasi).
Basri Hasanuddin
Prof._Basri_Hasanuddin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Duta Besar Indonesia untuk Iranke-15
Masa jabatan
21 Agustus 2003 –1 Oktober 2006
PresidenMegawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
PendahuluSoegijono
PenggantiIwan Wiranataatmadja
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Indonesiake-11
Masa jabatan
26 November 1999 –23 Agustus 2000
PresidenAbdurahman Wahid
PendahuluHamzah Haz
PenggantiJusuf Kalla
Rektor Universitas Hasanuddinke-9
Masa jabatan
1989–1997
PendahuluProf. Dr. Ir. Fachrudin
PenggantiProf. Dr. Ir. Radi A. Gany
Informasi pribadi
Lahir6 November 1939 (umur 86)
Suami/istriRasdiana (wafat 2013)[1]
Andi Suryani Syamsuddin (m. 2017)[2]
PendidikanUniversitas Hasanuddin
University of the Philippines
Pekerjaan
  • Akademisi
  • birokrat
  • Guru besar
  • Profesor
  • Diplomat

Basri Hasanuddin (lahir 6 November 1939) adalah akademisi, birokrat dan diplomat berkebangsaan Indonesia. Ia merupakan guru besar/profesor dari Universitas Hasanuddin. Basri pernah menjabat sebagai salah satu menteri koordinator di Kabinet Persatuan Nasional[3] era presiden Abdurrahman Wahid dan Duta Besar Indonesia untuk Iran, dilantik oleh presiden Megawati Soekarnoputri. Selain itu, ia pernah juga menjabat sebagai Rektor Universitas Hasanuddin dari 1989 hingga 1997.[4][5]

Dia adalah salah satu pencetus terbentuknya provinsi Sulawesi Barat.[6] Pendidikan terakhirnya adalah S3 di University of the Philippines, Filipina.

Referensi

  1. ↑ "Mantan Rektor Unhas Prof Basri Hasanuddin Akhiri Masa Duda". TribunNews. 1 April 2017. Diakses tanggal 11 Januari 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Sahabat Jusuf Kalla yang Mantan Menteri Ini Menikah di Usia 76 Tahun". Grid.id. 28 April 2017. Diakses tanggal 11 Januari 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Sugiyanta, Jaka (30 November 1999). "Foto: Sertijab Menko Kesra dan Taskin". AntaraFoto. Diakses tanggal 11 Januari 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Sang Maha Guru Besar Basri Hasanuddin". Desember 2022. Diakses tanggal 11 Januari 2026.
  5. ↑ "Menatap Zaman Lewat Cermin Masa Lalu, Warisan dan Wawasan Prof Basri Hasanuddin untuk Unhas". Unhas TV. 23 Juli 2025. Diakses tanggal 11 Januari 2026.
  6. ↑ Saleh, Nur Asmi (10 November 2025). Umar, Muhammad Yusuf (ed.). "Prof Basri Hasanuddin Optimis Sulbar Capai Ekonomi 7%". Radio Republik Indonesia. Diakses tanggal 11 Januari 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Jabatan politik
Didahului oleh:
Hamzah Haz
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Indonesia
1999–2000
Diteruskan oleh:
Jusuf Kalla
Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Soegijono
Duta Besar Indonesia untuk Iran
2003–2006
Diteruskan oleh:
Iwan Wiranataatmadja
Jabatan akademik
Didahului oleh:
Fachrudin
Rektor Universitas Hasanuddin
1989–1997
Diteruskan oleh:
Radi A. Gany
Menko Polsoskam: Wiranto, Soerjadi Soedirdja (plt.), Susilo Bambang Yudhoyono, Agum Gumelar •Menko Perekonomian: Kwik Kian Gie, Rizal Ramli, Burhanuddin Abdullah •Menko Kesra (sejak perombakan I digabung menjadi Menko Polsoskam): Hamzah Haz, Basri Hasanuddin •Mendagri: Soerjadi Soedirdja •Menlu: Alwi Shihab •Menhan: Juwono Sudarsono, Mohammad Mahfud, Agum Gumelar (plt.) •Menkumham: Yusril Ihza Mahendra, Baharuddin Lopa, Marsillam Simanjuntak, Mohammad Mahfud •Menkeu: Bambang Sudibyo, Prijadi Praptosuhardjo, Rizal Ramli •Menteri ESDM: Susilo Bambang Yudhoyono, Purnomo Yusgiantoro •Menperindag: Muhammad Jusuf Kalla, Luhut Binsar Panjaitan •Mentanhut (bernama Menteri Pertanian dan Kehutanan sejak perombakan I): Mohamad Prakosa, Bungaran Saragih •Menhut (bernama Menteri Muda Kehutanan sejak perombakan I): Nur Mahmudi Ismail, Marzuki Usman •Menhub: Agum Gumelar, Budhi Muliawan Suyitno •Meneksla (bernama Menteri Kelautan dan Perikanan sejak perombakan I): Sarwono Kusumaatmadja, Rokhmin Dahuri •Menakertrans: Bomer Pasaribu, Al Hilal Hamdi •Menkes (bernama Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial sejak perombakan I): Achmad Sujudi •Mendiknas: Yahya Muhaimin •Menag: Muhammad Tholchah Hasan •Menkimpraswil: Erna Witoelar •Menristek/Kepala BPPT: Muhammad A. S. Hikam •Menkop UKM: Zarkasih Nur •Menteri LH: Alexander Sonny Keraf •Menteri OD (digabungkan dengan Menteri Dalam Negeri sejak perombakan I): Ryaas Rasyid •Menbudpar: Hidayat Jaelani, I Gede Ardhika •Menteri PM dan BUMN (dibubarkan pada perombakan I): Laksamana Sukardi, M. Rozy Munir •Mennegpora (dibubarkan pada perombakan I): Mahadi Sinambela •Menneg PU (dibubarkan pada perombakan I): Rozik Boedioro Soetjipto •Menneg Pemwan: Khofifah Indar Parawansa •Mennegham (digabungkan dengan Menteri Hukum dan Perundang-undangan sejak perombakan I): Hasballah M. Saad,  •Menneg Transduk (digabungkan dengan Menteri Tenaga Kerja sejak perombakan I): Al Hilal Hamdi •Menneg PAN: Freddy Numberi, Ryaas Rasyid (plt.), Anwar Suprijadi •Menneg Maskem (dibubarkan pada perombakan I): Anak Agung Gde Agung •Menmud Perpemkatim (dibentuk pada perombakan I): (jabatan baru), Manuel Kaisiepo •Menmud Rekonas (dibentuk pada perombakan I dan dibubarkan pada perombakan II): (jabatan baru), Cacuk Sudarijanto •Jaksa Agung: Marzuki Darusman, Baharuddin Lopa, Suparman (plt.), Marsillam Simanjuntak •Panglima TNI : Widodo A. S. •Mensesneg: Alirahman, Bondan Gunawan, Djohan Effendi


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan