Rabu, 28 Oktober 2026
04:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Bahasa Luwia

Bahasa Luwia

bagian dari rumpun bahasa Indo-Eropa

Bagikan:
Bahasa Luwia
120px-Hieroglyph_Luwian_BOS.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hieroglif Luwia
Dituturkan diKekaisaran Het, Arzawa, Negara-negara Suriah-Het
WilayahAnatolia, Suriah Utara
Kepunahanskt. 600 SM
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Dialek
Hieroglif Luwia
Kode bahasa
ISO 639-3Mencakup:
xlu – Aksara paku Luwia
hlu – Luwia Hieroglif
LINGUIST List
LINGUIST list sudah tidak beroperasi lagi
xlu Aksara paku Luwia
 hlu Luwia Hieroglif
Glottologluvi1235
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Extinct

Luwia diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

Referensi: [1][2]
Lokasi penuturan
500px-Anatolisch.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembagian bahasa Luwia (dalam bahasa Jerman)
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

07.39, Selasa, 27 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.637 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak
250px-Luwian_Language_de.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembagian menurut sumber lain (juga dalam bahasa Jerman)

Bahasa Luwia /ˈluːiən/, kadang dikenal sebagai bahasa Luvia atau Luish, merupakan sebuah bahasa kuno, atau sekelompok bahasa, dalam cabang Anatolia dari rumpun bahasa Indo-Eropa.

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.

Sumber

  • Beekes, R. S. P. "Luwians and Lydians", Kadmos 42 (2003): 47–9.
  • Gander, Max. "Asia, Ionia, Maeonia und Luwiya? Bemerkungen zu den neuen Toponymen aus Kom el-Hettan (Theben-West) mit Exkursen zu Westkleinasien in der Spätbronzezeit". Klio 97/2 (2015): 443-502.
  • Gander, Max "The West: Philology". Hittite Landscape and Geography, M. Weeden and L. Z. Ullmann (eds.). Leiden: Brill, 2017. pp. 262–280.
  • Hawkins, J. D. "Tarkasnawa King of Mira: 'Tarkendemos', Boğazköy Sealings, and Karabel", Anatolian Studies 48 (1998): 1–31.
  • Hawkins, J. D. "The Arzawa letters in recent perspective", British Museum Studies in Ancient Egypt and Sudan 14 (2009): 73–83.
  • Hawkins, J. D. "A New Look at the Luwian Language". Kadmos 52/1 (2013): 1-18.
  • Laroche, Emmanuel. Catalogue des textes hittites. Paris: Klincksieck, 1971.
  • Matessi, A. "The Making of Hittite Imperial Landscapes: Territoriality and Balance of Power in South-Central Anatolia during the Late Bronze Age". Journal of Ancient Near Eastern History, AoP (2017).
  • Melchert H. Craig. "Greek mólybdos as a loanword from Lydian", in Anatolian Interfaces: Hittites, Greeks and their Neighbours, eds. B. J. Collins et al. Oxford: Oxbow Books, 2008, pp. 153–7.
  • Melchert, H. Craig. 'Lycian', in The Ancient Languages of Asia Minor, ed. R. D. Woodard. Cambridge: Cambridge University Press, 2008, pp. 46–55, esp. 46.
  • Melchert, H. Craig, ed. The Luwians. Boston: Brill, 2003. ISBN 90-04-13009-8.
  • Melchert, H. Craig. Anatolian Historical Phonology. Amsterdam: Rodopi, 1994.
  • Melchert, H. Craig. Cuneiform Luvian Lexicon. Chapel Hill: self-published, 1993.
  • Melchert, H. Craig. "PIE velars in Luvian", in Studies in memory of Warren Cowgill (1929–1985): Papers from the Fourth East Coast Indo-European Conference, Cornell University, June 6–9, 1985, ed. C. Watkins. Berlin: Walter de Gruyter, 1987, pp. 182–204.
  • Melchert, H. Craig (2012). "The Position of Anatolian" (PDF).
  • Otten, Heinrich. Zur grammatikalischen und lexikalischen Bestimmung des Luvischen. Berlin: Akademie-Verlag, 1953.
  • Rieken, Elisabeth. "Luwier, Lykier, Lyder—alle vom selben Stamm?", in Die Ausbreitung des Indogermanischen: Thesen aus Sprachwissenschaft, Archäologie und Genetik; Akten der Arbeitstagung der Indogermanischen Gesellschaft, Würzburg, 24–26 September 2009, ed. H. Hettrich & S. Ziegler. Wiesbaden: Reichert, 2012.
  • Rosenkranz, Bernhard. Beiträge zur Erforschung des Luvischen. Wiesbaden: Harrassowitz, 1952.
  • Singer, I. 2005. 'On Luwians and Hittites.' Bibliotheca Orientalis 62:430–51. (Review article of Melchert 2003).
  • Starke, Frank. 'Troia im Kontext des historisch-politischen und sprachlichen Umfeldes Kleinasiens im 2. Jahrtausend. Studia Troica 7:446–87.
  • Starke, Frank. Die keilschrift-luwischen Texte in Umschrift (StBoT 30, 1985)
  • Starke, Frank. Untersuchungen zur Stammbildung des keilschrift-luwischen Nomens (StBoT 30, 1990)
  • Watkins, C. 1995. How to Kill a Dragon: Aspects of Indo-European Poetics. New York and Oxford.
  • Watkins, C.1994. 'The Language of the Trojans.' In Selected Writings, ed. L. Oliver et al., vol. 2. 700–717. Innsbruck. = Troy and the Trojan War. A Symposium held at Bryn Mawr College, October 1984, ed. M. Mellink, 45–62. Bryn Mawr.
  • Widmer, P. 2006. 'Mykenisch ru-wa-ni-jo, "Luwier".' Kadmos 45:82–84.
  • Woudhuizen, Fred. The Language of the Sea Peoples. Amsterdam: Najade Pres, 1992.
  • Yakubovich, Ilya. Sociolinguistics of the Luvian Language. Leiden: Brill, 2010
  • Yakubovich, Ilya. "The Origin of Luwian Possessive Adjectives". In Proceedings of the 19th Annual UCLA Indo-European Conference, Los Angeles, November 3–4, 2007, ed. K. Jones-Bley et al., Washington: Institute for the Study of Man, 2008.
  • Luwian Identities: Culture, Language and Religion between Anatolia and the Aegean. Brill, 2013. ISBN 978-90-04-25279-0 (Hardback) ISBN 978-90-04-25341-4 (e-Book)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Luwian language.
Geografi
Modern
Kuno
Stempel silinder Mesopotamia Kuno
(Pra)sejarah
Prasejarah
Sejarah
Bahasa
Budaya
Arkeologi
Agama
Bidang studi
Gambaran
Daftar
Brahmi
Utara
Selatan
Kawi
Lainnya
Linear
Non-linear
Tionghoa
Aksara Han
Dipengaruhi Tionghoa
Logosilabis lainnya
Logokonsonan
Sistem bilangan
Penuh
Pengulangan
Braille ⠃⠗⠁⠊⠇⠇⠑
Braille cell
Braille scripts
French-ordered
Keluarga Nordik
Russian lineage family
i.e. Cyrillic-mediated scripts
Egyptian lineage family
i.e. Arabic-mediated scripts
Indian lineage family
i.e. Bharati Braille
Other scripts
Reordered
Frequency-based
Independent
Eight-dot
Symbols in braille
Braille technology
Persons
Organisations
Other tactile alphabets
Related topics
Sistem tulisan elektronik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan