Selasa, 29 September 2026
17:46 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Bahasa Pala

bagian dari rumpun bahasa Indo-Eropa

Bagikan:
Bahasa Pala
Palaumnili
WilayahAnatolia
EtnisSuku Pala
Kepunahansekitar 1300 SM
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Aksara paku dan Hieroglif Anatolia
Kode bahasa
ISO 639-3plq
LINGUIST List
LINGUIST list sudah tidak beroperasi lagi
plq
Glottologpala1331
IETFplq
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Extinct

Pala diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

Referensi: [1][2]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

05.02, Selasa, 29 September, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Pala adalah bahasa Indo-Eropa yang telah punah, memiliki bukti tertulis berupa prasasti aksara paku yang ditemukan di Hattusa, ibu kota Kerajaan Het dari Zaman Perunggu. Pala, mungkin pernah dituturkan di Anatolia utara, dan umumnya dianggap sebagai salah satu dari empat cabang utama rumpun bahasa Anatolia, bersama dengan bahasa Het (Anatolia tengah), uwia (Anatolia selatan), dan Lidia (Anatolia barat).

Nama Pala dalam bahasa Het adalah palaumnili, berarti "bangsa Pala"; Pala mungkin berada di barat laut daerah inti Het, jadi di barat laut Turki saat ini. Wilayah itu dikuasai oleh bangsa Kaska pada abad ke-15 SM, dan bahasa tersebut kemungkinan tidak lagi digunakan sehari-hari sejak saat itu.

Sumber

Seluruh naskah-naskah berbahasa Pala hanya mencakup CTH 751-754 dalam pustaka bangsa Het yang disusun oleh Emmanuel Laroche; sebagai tambahan, teks-teks Het di tempat lain mengutip bagian-bagian dalam bahasa Pala yang mengacu pada dewa cuaca bernama Zaparwa (Ziparwa dalam bahasa Het), dewa terkemuka di tanah Pala.[3] Secara khusus, CTH 750, sebuah festival di Het untuk Ziparwa dan dewa-dewa terkait, termasuk bagian-bagian yang menyatakan, "Wanita tua mengucapkan kata-kata roti dalam bahasa Pala," atau secara bergantian "kata-kata makanan", meskipun tidak ada bagian bahasa Pala yang dikutip . Teks-teks berbahasa Pala semuanya dari konteks agama, berisi konten ritual dan mitologis.[4] Selain Zaparwa, para penutur Palaumnili menyembah dewa matahari bernama Tiyaz (Tiwaz dalam bahasa Luwia ), dewi Suku Hatti bernama Kataḫzip/wuri, dan beberapa lainnya.

Morfologi

Dalam segi morfologi, bahasa Pala merupakan bentuk yang cukup khas dari Indo-Eropa. Bahasa Het Kuno memiliki akhiran tunggal genitivus -aš pada sekitar tahun 1600 SM (bandingkan dengan *-os dalam bahasa Proto-Indo-Eropa); di mana aksara paku Luwia malah menggunakan akhiran kata sifat -ašša/i-. Bahasa Pala, di perbatasan utara keduanya, seperti Hieroglif Luwia yang digunakan belakangan, memiliki imbuhan akhir genitivus -aš dan imbuhan tengah kata sifat -aša-. Palaic juga menunjukkan perbedaan gender yang sama seperti yang terlihat di bahasa Het, yaitu hidup vs mati; dan memiliki bentuk kata ganti yang mirip.

Referensi

  1. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  3. ↑ Burney, Charles (2004). Historical Dictionary of the Hittites. Scarecrow Press. hlm. 223. ISBN 0810865645.
  4. ↑ Carruba, O. Das Palaische. Texte, Grammatik, Lexikon. Wiesbaden: Harrassowitz, 1970. StBoT 10.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan