Senin, 28 September 2026
06:30 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Peradaban Kish

Peradaban Kish

250px-An_ancient_mound_at_the_city_of_Kish%2C_Mesopotamia%2C_Babel_Governorate%2C_Iraq.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah gundukan kuno di kota Kish, Mesopotamia, Kegubernuran Babil, Irak

Peradaban Kish adalah sebuah peradaban yang diusulkan dalam berbagai teori awal di kalangan pakar Timur Dekat Kuno, yang mencakup situs-situs Ebla dan Mari di Levant, Nagar di wilayah utara,[1] serta situs-situs proto-Akkadia di Abu Salabikh dan Kish di kawasan tengah Mesopotamia[2] hingga awal era Semit Timur di Mesopotamia dan Levant. Istilah ini sendiri dicetuskan oleh Ignace Gelb. Kurun waktu eksistensi dari peradaban yang diasumsikan ini bermula dari awal milenium ke-4 SM dan berakhir seiring dengan bangkitnya Kekaisaran Akkadia.[3] Teori tersebut kini telah ditinggalkan dalam berbagai kajian ilmiah yang lebih mutakhir.[4]

Ikhtisar

Menurut teori tersebut, populasi Semit Timur bermigrasi dari wilayah yang kini dikenal sebagai Levant dan menyebar ke Mesopotamia,[5] dan populasi pendatang baru ini diyakini turut andil dalam keruntuhan Periode Uruk pada sekitar tahun 3100 SM. Budaya awal Semit Timur ini dicirikan oleh keserupaan linguistik, sastra, dan ortografi yang membentang dari Ebla di sebelah barat hingga Abu Salabikh di sebelah timur.[6] Nama-nama orang dari kota Sumeria di Kish menunjukkan corak Semit Timur dan menyingkapkan bahwa populasi kota tersebut memiliki unsur Semit yang kuat sejak munculnya sejarah tertulis,[7] dan karena Gelb menganggap Kish sebagai pusat dari peradaban ini, dari sanalah penamaan tersebut berasal.[6]

Keserupaan-keserupaan tersebut meliputi penggunaan sistem penulisan yang memuat logogram non-Sumeria, penerapan sistem yang sama dalam penamaan bulan dalam setahun, penanggalan berdasarkan tahun regnal serta sistem pengukuran yang serupa.[6] Kendati demikian, masing-masing kota memiliki sistem monarkinya tersendiri.

Walaupun bahasa yang dituturkan di Mari dan Ebla berkerabat dekat, Kish merepresentasikan entitas linguistik Semit Timur yang mandiri dan menuturkan sebuah dialek tersendiri (Kishit),[8] yang berbeda dari bahasa Akkadia pra-Sargonik maupun bahasa Ebla-Mari.[6]

Teori tersebut telah ditolak karena sejumlah alasan: kesamaan serta keterkaitan linguistik, sastra, dan budaya di antara berbagai bagian dari apa yang diklaim sebagai peradaban Kish terbukti jauh lebih kecil dari yang diyakini oleh Gelb, dugaan mengenai peran sentral kota Kish masih belum terbukti, dan terdapat bantahan bahwa bukti-bukti onomastik beserta temuan lainnya justru mengindikasikan bahwa para penutur bahasa Semit masih menjadi minoritas kecil di wilayah Babilonia Utara pada periode tersebut.[4]

Referensi

  1. ↑ Lauren Ristvet (2014). Ritual, Performance, and Politics in the Ancient Near East. Cambridge University Press. hlm. 217. ISBN 9781107065215.
  2. ↑ Van De Mieroop, Marc (2002). Erica Ehrenberg (ed.). In Search of Prestige: Foreign Contacts and the Rise of an Elite in Early Dynastic Babylonia. Eisenbrauns. hlm. 125-137 [133]. ISBN 9781575060552. Diakses tanggal 23 Februari 2022.{{cite book}}: |work= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Hasselbach (2005). p. 4.
  4. 1 2 Sommerfeld, Walter (2021). Vita, Juan-Pablo (ed.). The "Kish Civilization". Handbook of Oriental Studies. Section 1 The Near and Middle East. Vol. 1. BRILL. hlm. 545–554. ISBN 9789004445215. Diakses tanggal 23 Februari 2022.{{cite book}}: |work= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Kitchen, A.; Ehret, C.; Assefa, S.; Mulligan, C.J. (2009). "Bayesian phylogenetic analysis of Semitic languages identifies an Early Bronze Age origin of Semitic in the Near East". Proc Biol Sci. 276 (1668): 2703–10. doi:10.1098/rspb.2009.0408. PMC 2839953. PMID 19403539.
  6. 1 2 3 4 Hasselbach, Rebecca (2005). Sargonic Akkadian: A Historical and Comparative Study of the Syllabic Texts. Otto Harrassowitz Verlag. hlm. 3. ISBN 9783447051729.
  7. ↑ Edwards, I. E. S.; Gadd, C. J.; Hammond, N. G. L. (1971). The Cambridge Ancient History. Cambridge University Press. hlm. 100. ISBN 9780521077910.
  8. ↑ Foster, Benjamin Read; Polinger Foster, Karen (2009). Civilizations of Ancient Iraq. Princeton University Press. hlm. 40. ISBN 978-0691137223.
Geografi
Modern
Kuno
Stempel silinder Mesopotamia Kuno
(Pra)sejarah
Prasejarah
Sejarah
Bahasa
Budaya
Arkeologi
Agama
Bidang studi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan