Jumat, 09 Oktober 2026
14:22 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Bahasa Kass

Bahasa Kass

bagian dari rumpun bahasa Isolat

Bagikan:
Bahasa Kass
Dituturkan diKerajaan Babel
WilayahTimur Dekat
EtnisKass
EraAbad ke-18 hingga ke-4 SM
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Kode bahasa
ISO 639-3Tidak ada (tidak ada)
Glottologkass1244
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Extinct

Kass diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

Referensi: [1][2]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak
250px-Kassite_vocabulary.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
tabel Anjab bahasa kass

Bahasa Kass adalah bahasa punah yang pernah digunakan oleh Kass, bangsa kuno yang pernah menetap di Pegunungan Zagros di Iran modern dan Mesopotamia selatan pada abad ke-18 hingga abad ke-4 SM. Dari abad ke-16 hingga ke-12 SM, raja-raja berkebangsaan Kass pernah memerintah di Kerajaan Babel sampai mereka digulingkan oleh bangsa Elam. Karena hanya beberapa lusin kata yang diketahui, tidak ada yang bukti bahwa bahasa ini terkait dengan rumpun bahasa apapun yang hidup atau mati, sehingga bahasa Kass dianggap sebagai bahasa isolat.

Kosakata

Berdasarkan bukti penyebaran prasasti aksara paku yang ditemukan secara terpisah dan berbeda waktu, bahasa Akkadia, bahasa asli Kerajaan Babel yang merupakan bagian dari rumpun bahasa Semit sebagian besar digunakan untuk transaksi ekonomi selama era pemerintahan raja-raja bangsa Kass, dan bahasa Sumeria digunakan untuk penulisan resmi pada prasasti yang terkenal dari kerajaan tersebut. Jejak bahasa Kass sangat sedikit ditemukan, yaitu:

  • Kosakata bahasa Kass Babel berjumlah 48 kata, yaitu daftar padanan dwibahasa dari nama para dewa bangsa Kass, kata benda umum, kata kerja, dan kata sifat, seperti dakaš (bintang), hašmar (falkon), iašu (negeri), janzi (raja), mašḫu (dewa), miriaš (dunia akhirat, neraka), simbar (muda), dan šimdi (memberi);[3]
  • Terjemahan dari dari 19 nama orang Kass pada kolom keempat dari daftar nama era Asyur Baru, yang terkadang bertentangan dengan informasi yang diberikan dalam kosakata bahasa Kass Babel);[4]
  • Referensi yang tersebar dari daftar kosakata bahasa Akkadia untuk padanan bahasa Kass dari nama dewa-dewi, tumbuhan, dan lain-lain, misalnya nama tanaman yang termasuk dalam empat naskah Farmakope Babilonia, uru.an.na = maštakal, seperti ḫašimbur, kuruš, pirizaḫ, dan šagabigalzu, serta istilah dalam daftar sinonim delapan naskah Malku = šarru, seperti allak (pinggiran roda), and ḫameru (kaki);
  • Banyak nama asli dari catatan bahasa Akkadia, terutama dari Babilonia (khususnya pada tahun 1360–850 SM), dari Nuzi dan Iran; memberikan nama dewa, orang, tempat, dan beberapa famili hewan equidae;
  • istilah teknis yang berkaitan dengan peternakan, termasuk tanda dan penunjuk warna kuda dan keledai, ditemukan dalam dokumen Akkadia, seperti yang ditemukan pada daftar nama kuda yaitu sambiḫaruk, belum ada arti tersebut yang diketahui secara pasti,[5] dan alzibadar, ḫulalam, lagaštakkaš, pirmaḫ, šimriš, dan timiraš, warna dan penandaan pada equidae; iškamdi, (sedikit); akkandaš (kuda); kamūsaš (roda), dan šaḫumaš (untuk bagian perunggu dari kereta, dalam naskah kontemporer);
  • Kosakata bahasa Kass dari naskah-naskah terpisah, seperti bugaš (judul); dardaraḫ, (ornamen logam kecil); dan baziḫarzi, (benda terbuat dari kulit hewan), dalam konteks bahasa Akkadia.

Kurangnya naskah bahasa Kass membuat rekonstruksi tata bahasa ini belum dapat dilakukan saat ini.

Hubungan bahasa Kass dengan rumpun lain juga belum jelas, meskipun umumnya disepakati bahwa bahasa ini bukan bagian dari rumpun bahasa Semit, serta hubungan dengan bahasa Elam masih diragukan.

Hubungan dengan rumpun bahasa Hurri-Urartu telah disarankan oleh beberapa ahli bahasa,[6] berdasarkan sejumlah kata. Tidak jelas apakah Kass adalah bahasa yang berbeda dalam rumpun Hurri-Urartu, atau hanya dialek selatan dari bahasa Hurri. Jika pendapat yang terakhir diterima daripada yang pertama, dapat diduga bahwa bangsa Kass hanyalah bagian dari bangsa Hurri yang berkembang dari utara ke selatan dan menetap di Mesopotamia. Di sisi lain, jika pendapat pertama yang lebih benar daripada yang kedua, hal ini menunjukkan bahwa Hurri-Urartu adalah rumpun bahasa yang lebih besar dan lebih penting di wilayah tersebut daripada yang diketahui oleh para ahli sejarah, dan mungkin dituturkan oleh lebih banyak orang daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Morfem bahasa ini belum diketahui; kata buri (penguasa) dan burna (dilindungi) mungkin memiliki akar yang sama.

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  3. ↑ Theophilus G. Pinches (1917). "The Language of the Kassites". Journal of the Royal Asiatic Society: 102–105. JSTOR 25189508. on Archiv Tablet BM 93005.
  4. ↑ Tablet K. 4426 + Rm 617 (II R 65, No. 2; V R 44, treated in Balkan, Kassitenstudien, pp. 1–3)
  5. ↑ Tablet CBS 12617.
  6. ↑ Schneider, Thomas (2003). "Kassitisch und Hurro-Urartäisch. Ein Diskussionsbeitrag zu möglichen lexikalischen Isoglossen". Altorientalische Forschungen (dalam bahasa German) (30): 372–381.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Daftar pustaka

  • Ancilotti, A. La lingua dei Cassiti. Milan, 1980.
  • Balkan, K. Kassitenstudien. I. Die Sprache der Kassiten. New Haven, 1954.
  • Jaritz, K. Die kassitischen Sprachreste // Anthropos, vol. 52, 1957.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan