Selasa, 22 September 2026
03:56 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Andarig

kerajaan di Mesopotamia Hulu

Andarig atau Anderiq adalah sebuah kerajaan pada zaman perunggu yang pernah ada di daerah Dataran Sinjar di Mesopotamia Hulu, terletak di antara sungai Kebar dan Tigris. Disebutkan beberapa kali dalam catatan yang ditemukan di Mari. Andarig adalah salah satu kerajaan terbesar dan terkuat di wilayah tersebut, dengan luas lebih dari seratus hektar. Kerajaan ini adalah kesatuan terpenting dari suku Amori Yamutbal.[1]

Qarni-Lim

Qarni-Lim adalah raja Andarig pertama yang diketahui, yang memerintah pada 1770–1766 SM. Dia menaklukan Apum, dan menempatkan putranya bernama Zuzu sebagai penanggung jawab, meskipun Zuzu Zuzu meninggal tak lama setelah jatuh dari tembok kota. Setelah itu, Qarni-Lim kehilangan wilayah Apum yang diambil oleh bangsa Elam. Qarni-Lim awalnya adalah sekutu Eshnunna tetapi kemudian memihak ke seorang raja Mari bernama Zimri-Lim. Tidak diketahui dengan siapa dia kemudian berseteru, yang mengakibatkan pengepungan kota. Andarig kemudian secara sukarela menjadi pengikut raja Asyur bernama Shamshi-Adad, yang menyebabkan pemberontakan di kota yang mengakibatkan pembunuhan Qarni-Lim, yang dipenggal pada tahun 1766 SM.[2][3]

Atamrum

Setelah kematian Qarni-Lim, pasukan dari Eshnunna menduduki Andarig dan memberikan takhta kepada pemimpin populis Atamrum, putra dari Warad-Sim, raja dari Allahad. Andarig merdeka di bawah raja barunya yang bersekutu dengan raja Elam yang baru saja melancarkan serangan besar-besaran di Mesopotamia pada tahun 1765. Setelah itu, Atamrum sekali lagi bersekutu dengan Zimri-Lim yang membantunya merebut kota Razama. Meskipun persekutuan apapun dengan Mari berakhir ketika kerajaan ditaklukkan oleh Hammurabi.[2][3]

Himdiyah

Setelah Atamrum meninggal, putranya bernama Himdiyah menggantikannya. Dia membentuk persekutuan dengan Hazi-Teshub, seorang raja Razama yang menentang persatuan yang dibentuk oleh Mutiyah dan Sytamar-Adad, masing-masing merupakan raja Apum dan Kurda. Himdiyah menaklukkan Apum dan memerintahnya selama dua tahun, tetapi kemudian dikalahkan oleh Kurda, yang memasukkan Andrig ke dalam kerajaan mereka. Andarig akhirnya berakhir ketika ditaklukkan oleh Hammurabi dan diperintah oleh bawahannya bernama Aqba-Hammu.[2][3]

Buriyah

Dia dibuktikan sebagai pengirim 10 surat kepada "saudaranya" bernama Till-Abnu dan muncul sebagai raja Andarig.[4] Urutan waktu tidak diketahui. Till-Abnu menerima surat dari beberapa penguasa termasuk Astamar-Adad dari Kurda dan Mutijah. Astamar-Adad bersekutu dengan Mutiyah dan Sepallu melawan Andarig dan Razama. Buriyah bersekutu dengan Hazip-Tessup dari Razama (Tell al-Hawa?).

Referensi

  1. "Kingdoms of Mesopotamia - Andarig". www.historyfiles.co.uk. Diakses tanggal 2020-06-08.
  2. 1 2 3 Bryce, Trevor (2009-09-10). The Routledge Handbook of the Peoples and Places of Ancient Western Asia: The Near East from the Early Bronze Age to the fall of the Persian Empire (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 45. ISBN 978-1-134-15907-9.
  3. 1 2 3 Heimpel, Wolfgang (2003). Letters to the King of Mari: A New Translation, with Historical Introduction, Notes, and Commentary (dalam bahasa Inggris). Eisenbrauns. hlm. 606. ISBN 978-1-57506-080-4.
  4. Veenhof, Veenhof, Eidem () Mesopotamia: The Old Assyrian Period, p. 294
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan