Selasa, 03 November 2026
03:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Aksara Jurchen

Aksara Jurchen

Bagikan:
Aksara Jurchen
120px-Jurchen_script_in_Jurchen_script.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenis aksara
Logogram dan fonogram
BahasaBahasa Jurchen
PenciptaWanyan Xiyin
Periode
Abad ke-12
Arah penulisanKiri ke kanan
Aksara terkait
Silsilah
ISO 15924
ISO 15924Jurc, 510 Sunting ini di Wikidata,​Jurchen
 Artikel ini mengandung transkripsi fonetik dalam Alfabet Fonetik Internasional (AFI).Untuk bantuan dalam membaca simbol AFI, lihat Bantuan:Pengucapan.Untuk penjelasan perbedaan [ ], / / dan ⟨ ⟩, Lihat IPA § Tanda kurung dan delimitasi transkripsi.
250px-Serven_Khaalga_Jurchen_inscription.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu prasasti Jurchen yakni Servan Khaalga (1196), pada sebuah batu di Mongolia

Aksara Jurchen (Jurchen: 𘹦𙄅𙁶 /dʒuʃəbitxə/[1]) adalah sistem penulisan yang digunakan untuk menulis bahasa Jurchen, bahasa suku Jurchen yang mendirikan Kekaisaran Jin di Cina timur laut pada abad ke-12 dan 13. Aksara ini didasarkan dari aksara Khitan, yang didasarkan dari aksara Tionghoa.[2] Aksara Jurchen baru diuraikan sebagian.

Suku Jurchen merupakan nenek moyang suku Manchu dan menuturkan bahasa yang terkait dengan bahasa Manchu. Namun, aksara Manchu tidak didasarkan dari aksara Jurchen.

Menurut glosarium Sino-Jurchen, aksara Jurchen mengandung 720 karakter. Karakter-karakter tersebut merupakan campuran dari logogram, yang mewakili seluruh kata tanpa unsur fonetik, dan fonogram, yang mewakili suara.

Sejarah

Setelah suku Jurchen memberontak melawan Dinasti Liao yang dikuasai suku Khitan dan mendirikan Dinasti Jin pada tahun 1115, mereka menggunakan aksara Khitan untuk menulis.[3] Pada tahun 1119 atau 1120,[4] Atas perintah kaisar Wanyan Aguda, "kanselir" Dinasti Jin Wanyan Xiyin menciptakan aksara Jurchen.[3][5]

Aksara Jurchen tidak lagi banyak digunakan setelah Dinasti Jin dihancurkan oleh Mongol, tetapi aksara tersebut belum sepenuhnya dilupakan dan masih digunakan paling tidak dua kali pada masa Dinasti Ming, yaitu di tugu peringatan Yishiha di Tyr pada tahun 1413 dan di kamus Tionghoa-Jurchen yang dibuat oleh Biro Penerjemah Ming (四夷馆).[6]

Pada masa dinasti Yuan dan Ming bahasa Jurchen masih dituturkan di Manchuria, yang kemudian berkembang menjadi bahasa Manchu. Namun, bahasa Manchu pertama kali ditulis dalam aksara Mongolia (1601),[7] dan nantinya aksara Manchu kepada aksara Mongolia (1632),[7] yang tidak ada hubungannya dengan aksara Jurchen.

Catatan kaki

  1. ↑ Jin Qicong (金启孮), Jurchen script Dictionary (女真文辞典), Relic Press (文物出版社), China, 1984, hal. 31
  2. ↑ Jacques Gernet (1996). A history of Chinese civilization. Cambridge University Press. hlm. 34. ISBN 0-521-49781-7. Diakses tanggal Juni 7, 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Kane (1989), hal. 3.
  4. ↑ The date of the creation of the script (1119 or 1120) varies in different sources. Franke (1994) says that "[t]he Jurchens developed ... [the large script] ... in 1119". Kane (1989) (p. 3) quotes the Jin Shi, which states that "[i]n the eighth month of the third year of the tianfu period (1120), the composition of the new script was finished". The two dates can be reconciled as one may imagine that the work started in 1119 and was completed in August–September (the eighth month of the Chinese calendar) of 1120.
  5. ↑ Franke (1994), hal. 31–34.
  6. ↑ Kane (1989), hal. 90–91.
  7. 1 2 Kane (1989), hal. 99.

Pranala luar

Gambaran
Daftar
Brahmi
Utara
Selatan
Kawi
Lainnya
Linear
Non-linear
Tionghoa
Aksara Han
Dipengaruhi Tionghoa
Logosilabis lainnya
Logokonsonan
Sistem bilangan
Penuh
Pengulangan
Braille ⠃⠗⠁⠊⠇⠇⠑
Braille cell
Braille scripts
French-ordered
Keluarga Nordik
Russian lineage family
i.e. Cyrillic-mediated scripts
Egyptian lineage family
i.e. Arabic-mediated scripts
Indian lineage family
i.e. Bharati Braille
Other scripts
Reordered
Frequency-based
Independent
Eight-dot
Symbols in braille
Braille technology
Persons
Organisations
Other tactile alphabets
Related topics
Sistem tulisan elektronik
Ikon rintisan

Artikel bertopik aksara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan