Selasa, 13 Oktober 2026
06:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Bahasa Punik

Bahasa Punik

dialek Fenisia yang telah punah yang dituturkan di Afrika Utara dan Mediterania Barat

Bagikan:
Bahasa Punik
𐤃𐤁𐤓𐤉𐤌 𐤊𐤍𐤏𐤍𐤉𐤌
Dabarīm kanaʿnīm
Kartago
WilayahTunisia dan wilayah pesisir Maroko, Aljazair, Iberia selatan, Libya, Malta, Sisilia Barat
Eraca 800 SM hingga 500 M
Tampilkan klasifikasi otomatis
Bentuk awal
Kode bahasa
ISO 639-3xpu
LINGUIST List
LINGUIST list sudah tidak beroperasi lagi
xpu
Glottologpuni1241
IETFxpu
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Extinct

Punik diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

Referensi: [1][2]
Lokasi penuturan
500px-Idioma_p%C3%BAnico.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi penuturan Bahasa Punik
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

06.36, Senin, 12 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Punik, juga disebut bahasa Kartago[3] atau Fenisio-Punik, adalah ragam bahasa Fenisia yang telah punah. Bahasa ini merupakan bagian dari rumpun bahasa Semit dan pernah dituturkan di wilayah Kartago di Afrika Barat Laut dan beberapa pulau di Laut Mediterania yang dihuni oleh orang Punik dari abad ke-8 SM hingga abad ke-5 M.

Sejarah

Orang Punik masih berhubungan dengan Fenisia hingga kota Kartago dihancurkan oleh Republik Romawi pada tahun 146 SM. Pada awalnya tidak banyak perbedaan antara bahasa Fenisia dengan Punik, tetapi setelah peristiwa tersebut bahasa Punik lebih dipengaruhi oleh bahasa-bahasa Berber yang dituturkan di sekitar Kartago.

Neo-Punik

Istilah "Neo-Punik" memiliki dua arti: yang pertama terkait dengan alfabet Fenisia, dan yang kedua dengan bahasa itu sendiri. Dalam konteks saat ini, bahasa Neo-Punik mengacu kepada dialek bahasa Punik setelah jatuhnya Kartago. Dialek ini berbeda dari bahasa Punik yang dituturkan sebelumnya, seperti yang dapat dilihat dari ejaan yang berbeda dan penggunaan nama-nama non-Semitik, khususnya nama Berber.

Fonologi

Bahasa Punik memiliki 22 konsonan.[4]

Orthography Nama Transliterasi Pelafalan Catatan
Aleph 𐤀‎ Alp belakangan menjadi Alf ʾ /ʔ/
Beth 𐤁‎ Bet b /b/
Gimel 𐤂‎ Gaml g /g/
Daleth 𐤃‎ Delt d /d/
He 𐤄‎ He h /h/
Waw 𐤅‎ Waw belakangan menjadi Wow w /w/
Zayin 𐤆‎ Zen z /z/
Heth 𐤇‎ Ḥet ḥ /ħ/
Teth 𐤈‎ Tet ṭ /tˤ/
Yodh 𐤉‎ Yod y /j/
Kaph 𐤊‎ Kap belakangan menjadi Kof k /k/
Lamedh 𐤋‎ Lamda l /l/
Mem 𐤌‎ Mem m /m/
Nun 𐤍‎ Nūn n /n/
Samekh 𐤎‎ Semka s /s/
Ayin 𐤏‎ ʿeyn belakangan menjadi En ʿ /ʕ/
Pe 𐤐‎ Pi belakangan menjadi Fi p
f
/p/
/f/
Sadek 𐤑‎ Sade ṣ /ṣ/
Qoph 𐤒‎ Qop belakangan menjadi Quf q /kˤ/
Res 𐤓‎ Ro'š belakangan menjadi Ru'š r /r/
Sin 𐤔‎ Shin š /ʃ/
Taw 𐤕‎ Taw t /t/

Contoh

Babak V Poenulus dibuka dengan Hanno yang berbicara dalam bahasa Punik, bahasa ibunya:[5]

Yth alonim ualonuth sicorathi symacom syth 930
chy mlachthi in ythmum ysthyalm ych-ibarcu mysehi
li pho caneth yth bynuthi uad edin byn ui
bymarob syllohom alonim ubymysyrthohom
byth limmoth ynnocho thuulech-antidamas chon
ys sidobrim chi fel yth chyl is chon chen liful 935
yth binim ys dybur ch-innocho-tnu agorastocles
yth emanethi hy chirs aelichot sithi nasot
bynu yid ch-illuch ily gubulim lasibithim
bodi aly thera ynnynu yslym min cho-th iusim
Ythalonimualoniuthsicorathiisthymhimihymacomsyth
940
[6]

Referensi

  1. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  3. ↑ Adams, James Noel (2008). Bilingualism and the Latin Language. Cambridge University Press. ISBN 978-0-5217-3151-5.
  4. ↑ Segert, Stanislav (1976). A Grammar of Phoenician and Punic. Munich: Beck. ISBN 3-406-00724-4.
  5. ↑ Riley, Henry Thomas. "The Comedies of Plautus". Perseus Digital Library, Tufts University.
  6. ↑ Plautus. "Poenulus". The Latin Library.
(tidak terklasifikasi)
Kanaan
Ibrani
Fenisia
lainnya
Aram
Aram Barat
Aram Timur
Lain-lain
Sastra
ragam
Masyriq (Timur)
Semenanjung Arab
Bedouin
Lain-lain
Maghrib (Barat)
Lain-lain
Barat Daya
Arabia Selatan Kuno
Etiopia
Utara
Selatan
Amhar
Harari
Pinggiran
kelompok n
kelompok tt
Arabia Selatan Modern
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan