Minggu, 20 September 2026
19:44 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Samekh

Samekh
Fenisia Ibrani Aram Suryani Arab
Samekh ס Samekh ܣ / ܤ س‍,س[1]
Alfabet
turunan
Yunani Latin Kiril
Ξ - Ѯ
Representasi fonemik: s
Urutan dalam alfabet: 15
Nilai huruf/Gematria: 60

Samekh (juga Simketh) adalah huruf ke-15 dalam banyak abjad rumpun bahasa Semit, termasuk abjad Fenisia, abjad Aram, dan abjad Ibrani. Melambangkan bunyi /s/. Abjad Arab menggunakan huruf yang berdasarkan huruf Fenisia šin untuk melambangkan /s/; tetapi glif itu tetap berada di posisi Samekh dalam urutan abjad Arab.

Huruf Fenisia menghasilkan Alfabet Yunani Xi atau Ksi (Ξ, ξ).[2]

Asal-usul

Abjad Semitik
Abjad Fenisia
(c.1050 200 SM)
𐤀   𐤁   𐤂   𐤃   𐤄
𐤅   𐤆   𐤇   𐤈   𐤉
𐤊   𐤋   𐤌   𐤍   𐤎
𐤏   𐤐   𐤑   𐤒   𐤓
𐤔   𐤕
Abjad Ibrani
(400 SM sekarang)
א  ב  ג  ד  ה  ו
ז  ח  ט  י  כך
ל  מם  נן  ס  ע  פף
צץ  ק  ר  ש  ת

Niqqud ·Dagesh ·Gematria
Kantilasi ·Tag

Abjad Suryani
(200 SM sekarang)
ܐ  ܒ  ܓ  ܕ  ܗ  ܘ
ܙ  ܚ  ܛ  ܝ  ܟܟ  ܠ
ܡܡ  ܢܢ  ܣ  ܥ  ܦ
ܨ  ܩ  ܪ  ܫ  ܬ
Abjad Arab
(400 SM sekarang)

ا   ب   ت   ث   ج   ح
خ   د   ذ   ر   ز   س
ش   ص   ض   ط   ظ
ع   غ   ف   ق   ك
ل   م   ن   ه   و   ي

Harakat ·Hamzah ء

Asal-usul huruf Samekh tidak jelas. Huruf Fenisia kemungkinan melanjutkan abjad Zaman Perunggu Pertengahan, baik berdasarkan sebuah hieroglif Mesir untuk paku penyangga tenda (tent peg) atau sejenis perangkat (s'mikhah, bahasa Ibrani:סמיכה, atau t'mikhah, bahasa Ibrani:תמיכה, dalam Ibrani modern berarti "mendukung; menyangga", sehingga dapat diturunkan dari hieroglif Mesir djed

R11

Huruf Ibrani Samekh

Variasi ortografi
Berbagai huruf cetak Kursif Rashi
SerifSans-serifMonospace
ס ס ס 40px-Hebrew_letter_Samekh_handwriting.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 40px-Samekh_%28Rashi-script_-_Hebrew_letter%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Ejaan Ibrani: סָמֶךְ

Pelafalan

Samekh melambangkan bunyi /s/, sebuah bunyi voiceless alveolar fricative. Tidak seperti kebanyakan konsonan Semit, pelafalan /s/ tetap konstan di antara huruf-huruf hidup dan sebelum konsonan terucap.

Nilai penting

Samekh, dalam gematria, melambangkan angka 60.

Samekh dan Mem membentuk singkatan untuk "Malaikat Maut" (Angel of Death), yang dalam bahasa Ibrani namanya adalah Samael. Juga merupakan singkatan untuk ukuran panjang "sentimeter".

Dalam sejumlah legenda, samekh dikatakan merupakan mujizat Sepuluh Perintah Allah. Keluaran 32:15 mencatat bahwa loh-loh batu berisi perintah itu "ditulis pada kedua sisinya." Jerusalem Talmud menafsirkannya bahwa tulisan itu menembus seluruh tebal loh batu tersebut. Batu di tengah bagian huruf-huruf ayin dan tet seharusnya jatuh, karena tidak berhubungan dengan bagian loh batu yang lain, tetapi secara ajaib tetap di tempat masing-masing. Sebaliknya, Babylonian Talmud (tractate Shabbat 104a), menyebutkan mujizat itu terjadi pada samekh, padahal samekh tidak mempunyai rongga di tengah dalam abjad suci Paleo-Ibrani yang diyakini digunakan dalam penulisan loh-loh batu tersebut. Namun, hal ini tidak menjadi masalah bagi para Rabbi yang meyakini bahwa Taurat atau Sepuluh Perintah Allah diberikan dalam tulisan Ibrani "Assyrian" yang dianggap baru muncul kemudian (Sanhedrin 21b-22a).

Pembatas bagian Alkitab Ibrani

Dalam naskah-naskah Akitab Perjanjian Lama dan Alkitab Ibrani kuno berbahasa Ibrani huruf Pe digunakan untuk menandai paragraf "terbuka" yang mulai dengan baris baru, sedangkan huruf Samekh menandai paragraf "tertutup" yang dimulai pada baris yang sama setelah sebuah spasi jeda.[3] Salinan tertua Kitab Yesaya yang ditemukan di antara Gulungan Laut Mati menggunakan kedua huruf Ibrani ini untuk membagi paragraf, meskipun agak berbeda pembagiannya dengan Teks Masoret.[4]

Kode karakter

Informasi karakter
Pratayangסܣܤ
Nama Unicode HURUF IBRANI SAMEKH HURUF SURYANI SEMKATH HURUF SURYANI FINAL SEMKATH HURUF SAMARIA SINGAAT
Pengodeandecimalhexdechexdechexdechex
Unicode1505U+05E11827U+07231828U+07242062U+080E
UTF-8215 161D7 A1220 163DC A3220 164DC A4224 160 142E0 A0 8E
Referensi karakter numerikססܣܣܤܤࠎࠎ
Informasi karakter
Pratayang𐎒𐡎𐤎
Nama Unicode HURUF UGARIT SAMKA HURUF ARAM IMPERIAL SAMEKH HURUF FENISIA SEMK
Pengodeandecimalhexdechexdechex
Unicode66450U+1039267662U+1084E67854U+1090E
UTF-8240 144 142 146F0 90 8E 92240 144 161 142F0 90 A1 8E240 144 164 142F0 90 A4 8E
UTF-1655296 57234D800 DF9255298 56398D802 DC4E55298 56590D802 DD0E
Referensi karakter numerik𐎒𐎒𐡎𐡎𐤎𐤎

Referensi

  1. Abjad Arab tidak memiliki glif yang berasal dari sini. Huruf Arab sīn, yang diturunkan dari Shin, mengambil tempat Samekh dalam urutan abjadi.
  2. Muss-Arnolt, W. (1892). On Semitic Words in Greek and Latin. Transactions of the American Philological Association v. 23, p. 35-156. The Johns Hopkins University Press.
  3. Ernst Würthwein, The Text of the Old Testament (Grand Rapids: Eerdmans, 1998), p. 20.
  4. Würthwein, The Text of the Old Testament, p. 28.

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan