Kabupaten Tuban | |
|---|---|
| Transkripsi bahasa daerah | |
| • Jawa | Tuban (Gêdrig) توبان (Pégon) ꦠꦸꦧꦤ꧀ (Hånåcåråkå) |
Julukan:
| |
![]() Peta Kabupaten Tuban | |
| Koordinat: 6°54′S 112°06′E / 6.9°S 112.1°E / -6.9; 112.1 | |
| Negara | |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Tanggal berdiri | 8 Agustus 1950 |
| Dasar hukum | UU No. 12/1950 |
| Hari jadi | November 12, 1293;732 tahun lalu (1293-11-12) |
| Ibu kota | Tuban |
| Jumlah satuan pemerintahan | |
| Pemerintahan | |
| • Bupati | Aditya Halindra Faridzky |
| • Wakil Bupati | Joko Sarwono |
| • Sekretaris Daerah | Budi Wiyana |
| • Ketua DPRD | Sugiantoro |
| Luas | |
| • Total | 1.839,94 km2 (710,40 sq mi) |
| • Luas perairan | 22.608 km2 (8,729 sq mi) |
| Populasi (2025)[1] | |
| • Total | 1.272.898 |
| • Kepadatan | 690/km2 (1,800/sq mi) |
| Demografi | |
| • Agama | |
| • Bahasa | Indonesia (resmi), Jawa (dominan) - Jawa Aneman, Tionghoa, Lainnya |
| • IPM | Tinggi (2025)[1] |
| Zona waktu | UTC+07:00 (WIB) |
| Kode pos | |
| Kode BPS | |
| Kode area telepon | +62 356 |
| Kode ISO 3166 | ID-JI |
| Pelat kendaraan | S xxxx E*/F*/G*/H* |
| Kode Kemendagri | 35.23 |
| PAD | Rp 681.294.726.493,- (2023)[1] |
| DAU | Rp 849.399.312.000,- (2013) |
| Semboyan daerah | Mbangun Deso, Noto Kutho |
| Slogan pariwisata | Tuban Bumi Wali Spirit of Harmony |
| Flora resmi | Siwalan |
| Fauna resmi | Jalak hitam |
| Situs web | www.tubankab.go.id |
Kabupaten Tuban (bahasa Jawa:Hanacaraka: ꦠꦸꦧꦤ꧀ Pegon: توبان; pengucapan bahasa Jawa: [ˈt̪uban]), adalah sebuah wilayah kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibu kotanya adalah Kecamatan Tuban. Kabupaten Tuban terletak di Pantai Utara Jawa, yang terdiri dari 20 kecamatan dan beribu kota di Kecamatan Tuban. Kabupaten Tuban mempunyai letak yang strategis, yakni di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Tengah dengan dilintasi oleh Jalan Nasional Daendels yang berada di Jalur Pantai Utara. Pada akhir 2023, jumlah penduduk kabupaten Tuban adalah sebanyak 1.258.368 jiwa.[3][4]
Pada masa Kerajaan Majapahit, Tuban dikenal sebagai salah satu pelabuhan utama yang berperan penting dalam aktivitas perdagangan dan pelayaran. Selain itu, Tuban juga menjadi salah satu pusat penyebaran Islam di Jawa melalui peran para Walisongo.
Luas wilayah daratan Kabupaten Tuban mencapai 1.839 km², sedangkan wilayah lautnya seluas 22.608 km². Secara astronomis, kabupaten ini berada pada koordinat 111° 30′–112° 35′ BT dan 6° 40′–7° 18′ LS. Kabupaten Tuban memiliki garis pantai sepanjang 65 kilometer, dengan ketinggian wilayah berkisar antara 0 hingga 500 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Sebagian besar wilayah Kabupaten Tuban memiliki iklim kering, dengan tingkat kekeringan yang bervariasi dari agak kering hingga sangat kering di 19 kecamatan. Sementara itu, satu kecamatan lainnya memiliki kondisi iklim yang agak basah.
Secara geografis, Tuban berada di jalur pantai utara Jawa (Pantura) dan termasuk dalam kawasan Pegunungan Kapur Utara. Di wilayah Tuban, kawasan pegunungan kapur tersebut membentang dari Kecamatan Jatirogo hingga Kecamatan Widang, serta dari Kecamatan Merakurak hingga Kecamatan Soko. Adapun wilayah pesisir dan lautnya mencakup lima kecamatan, yaitu Kecamatan Bancar, Kecamatan Tambakboyo, Kecamatan Jenu, Kecamatan Tuban, dan Kecamatan Palang.
Kabupaten Tuban berada pada ujung utara dan bagian barat Jawa Timur yang berada langsung di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, atau antara Kabupaten Tuban dan Kabupaten Rembang. Tuban memiliki titik terendah, yakni 0 mdpl yang berada di Jalur Pantura, dan titik tertinggi 500 mdpl yang berada di Kecamatan Grabagan. Daerah Tuban juga dilalui oleh Sungai Bengawan Solo yang mengalir dari hulu di sekitar Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri hingga titik akhirnya bermuara di tepi Laut Jawa yang berada di wilayah Gresik.
Sejarah
Asal-usul nama Tuban memiliki beberapa versi. Versi pertama menyebutkan bahwa nama Tuban berasal dari lakuran watu tiban, yang berarti ‘batu yang jatuh dari langit’. Menurut cerita yang berkembang, batu pusaka tersebut dibawa oleh sepasang burung dari Majapahit menuju Demak. Namun, ketika melintas di atas wilayah Tuban, batu tersebut terjatuh sehingga peristiwa itu dipercaya menjadi asal-usul nama Tuban. Hingga kini, watu tiban masih ada dalam kondisi relatif utuh dan menjadi salah satu koleksi Museum Kambang Putih di Kabupaten Tuban.[5]
Versi yang kedua berupa lakuran dari metu banyu berarti keluar air, Istilah ini merujuk pada peristiwa ketika Raden Dandang Wacana (Kyai Gede Papringan) yang dikenal sebagai Bupati Tuban pertama, membuka hutan Papringan. Menurut cerita yang berkembang, saat pembukaan hutan tersebut, tiba-tiba keluar air dalam jumlah besar dengan aliran yang sangat deras. Kisah ini juga dikaitkan dengan keberadaan sebuah sumur tua yang dangkal, tetapi memiliki sumber air yang melimpah. Keistimewaannya, air sumur tersebut terasa tawar meskipun lokasinya berada di dekat pantai.
Versi ketiga menyebutkan bahwa nama Tuban berasal dari kata tuba, yang berarti ‘racun’. Penafsiran ini dikaitkan dengan nama Kecamatan Jenu, salah satu kecamatan di Kabupaten Tuban, yang juga memiliki makna berkaitan dengan racun.
Masa Pemerintahan Majapahit
Pemerintahan Kabupaten Tuban ada sejak 1293 atau sejak pemerintahan Kerajaan Majapahit. Pusat pemerintahannya dahulu berada di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, sedangkan wilayah Kota Tuban yang sekarang dahulu merupakan pelabuhan karena Tuban merupakan armada Laut yang sangat kuat. Tuban dahulu merupakan tempat yang penting pada masa Kerajaan Majapahit karena berfungsi sebagai pelabuhan dan portal utama. Asal nama Tuban sudah ada sejak pemerintahan bupati pertama, yakni Raden Dandang Wacana.
Pencetusan tanggal hari jadi Tuban didasarkan pada peringatan diangkatnya Raden Haryo Ronggolawe pada 12 November 1293. Hingga saat ini, 12 November menjadi hari jadi Kabupaten Tuban.
Geografi
Kabupaten Tuban adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur yang berada di wilayah paling barat provinsi tersebut dengan luas wilayah 183.994,561 Ha. Secara astronomis, Kabupaten Tuban terletak pada koordinat 111°30'–112°35' Bujur Timur dan 6°40'–7°18' Lintang Selatan. Panjang wilayah pantai di Kabupaten Tuban adalah 65 km, membentang dari arah Timur di Kecamatan Palang sampai arah Barat di Kecamatan Bancar, dengan luas wilayah lautan meliputi 22.608 km².[6]
Batas wilayah
Batas-batas wilayah Kabupaten Tuban adalah sebagai berikut:
| Utara | Laut Jawa |
|---|---|
| Timur | Kabupaten Lamongan |
| Selatan | Kabupaten Bojonegoro |
| Barat | Kabupaten Blora dan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah |
Topografi
Kabupaten Tuban mempunyai topografi perbukitan batu gamping dengan struktur geologi artiklin besar memanjang dari arah barat ke timur. Ketinggian daratan daerah di Kabupaten Tuban berkisar antara 0-500 meter di atas permukaan laut. Bagian utara dan selatan Kabupaten Tuban berupa dataran rendah dengan ketinggian 0-15 meter di atas permukaan laut yang terdapat di sekitar pantai dan sepanjang sungai Bengawan Solo. Daerah dengan ketinggian di atas 100 meter di atas permukaan laut terdapat di wilayah Kecamatan Montong dan Kecamatan Grabagan.[6]
Geologi
Kabupaten Tuban mempunyai kondisi geologi yang terbagi menjadi 3, yaitu Mediteran Merah Kuning, Aluvial, dan Gramusol. Pada Kabupaten Tuban terdapat kenampakan karst yang ada pada bagian timur yaitu pada daerah Rengel dan Semanding serta pada bagian tengah, yaitu pada Kecamatan Montong. Pada daerah Rengel, berkembang gua karst yang sangat baik. Bentukan karst di daerah Rengel antara lain Gua Ngerong atau Gua Lawa yang saat ini menjadi objek wisata. Daerah-daerah yang membentuk karst di daerah ini merupakan daerah tangkapan air yang baik dan air-air tersebut akan tersimpan di bawah tanah membentuk suatu jaringan sungai bawah tanah dan muncul menjadi outflow seperti daerah Gua Ngerong, Wudi, Matuk, Bektiharjo dan sekitarnya yang muncul berbagai mata air dengan debit yang besar.
Jika dilihat secara geologis,Tuban termasuk pada cekungan Jawa Timur bagian utara yang memanjang dari arah barat sampai timur yang dimulai dari wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah hingga Kota Surabaya, Jawa Timur.
Sebagian besar jenis batuan yang ada di kabupaten ini adalah Miocene Sedimentary Facies, Miocene Limenston Facies, Pleistocene Limenstone Facies, Alluvium, Pleistocene Sedimentary Facies, Piocene Sedimentary Facies. Jenis batuan yang banyak terdapat adalah jenis batuan Miocene lomenstone facies yaitu 27,16% dari seluruh luas wilayah Kabupaten Tuban.
Berdasarkan urutan stratigrafinya, satuan formasi batuan yang dijumpai di wilayah Kabupaten Tuban adalah Anggota Napal, Formasi Kujung, Anggota Batulempung, Formasi Kujung, Batugamping Prupuh, Anggota Formasi Kujung, Anggota Tawun Formasi Tuban, Formasi Tuban, Anggota Ngrayong Formasi Tuban, Formasi Bulu, Formasi Wonocolo, Formasi Ledok, Formasi Mundu, Formasi Paciran, Formasi Lidah, Formasi Kabuh, Kolovial, Endapan Rawa dan Endapan Aluvial.[6]
Iklim
Wilayah Kabupaten Tuban beriklim tropis dengan tipe iklim tropis basah dan kering (Aw) yang memiliki dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Wilayah Tuban yang berada di pesisir pantai mengakibatkan suhu rata-rata yang cukup tinggi, yaitu berkisar antara 22°–33 °C. Tingkat kelembapan nisbi di wilayah ini pun cukup tinggi yakni ±76%. Musim kemarau di wilayah Kabupaten Tuban terjadi dari bulan Mei hingga Oktober dengan bulan terkering yaitu bulan Agustus. Sementara itu, musim hujan umumnya berawal di akhir November dan berakhir di pertengahan April dengan bulan terbasah yaitu bulan Januari yang curah hujan bulanannya lebih dari 240 mm per bulan. Curah hujan per tahun di wilayah Tuban berkisar antara 1100–1500 mm per tahun dengan jumlah hari hujan berkisar antara 90–120 hari hujan per tahun.
| Data iklim Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Indonesia | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bulan | Jan | Feb | Mar | Apr | Mei | Jun | Jul | Agt | Sep | Okt | Nov | Des | Tahun |
| Rata-rata tertinggi °C (°F) | 30.5 (86.9) |
31.4 (88.5) |
32.8 (91) |
31.5 (88.7) |
30.7 (87.3) |
30.5 (86.9) |
31.4 (88.5) |
32.1 (89.8) |
33.3 (91.9) |
34.8 (94.6) |
33.2 (91.8) |
31.4 (88.5) |
31.97 (89.53) |
| Rata-rata harian °C (°F) | 27.8 (82) |
27.7 (81.9) |
27.9 (82.2) |
28.3 (82.9) |
27.4 (81.3) |
26.9 (80.4) |
26.6 (79.9) |
26.9 (80.4) |
27.7 (81.9) |
28.3 (82.9) |
29.3 (84.7) |
28.2 (82.8) |
27.75 (81.94) |
| Rata-rata terendah °C (°F) | 23.2 (73.8) |
23.1 (73.6) |
23.6 (74.5) |
24.1 (75.4) |
23.5 (74.3) |
22.4 (72.3) |
21.8 (71.2) |
22.5 (72.5) |
23.7 (74.7) |
24.3 (75.7) |
24.6 (76.3) |
23.9 (75) |
23.39 (74.11) |
| Presipitasi mm (inci) | 245 (9.65) |
223 (8.78) |
214 (8.43) |
151 (5.94) |
79 (3.11) |
52 (2.05) |
29 (1.14) |
11 (0.43) |
22 (0.87) |
64 (2.52) |
158 (6.22) |
251 (9.88) |
1.499 (59,02) |
| Rata-rata hari hujan | 13 | 12 | 11 | 8 | 5 | 3 | 2 | 1 | 1 | 4 | 8 | 12 | 80 |
| % kelembapan | 83 | 82 | 81 | 80 | 78 | 74 | 71 | 68 | 70 | 72 | 75 | 80 | 76.2 |
| Rata-rata sinar matahari bulanan | 171 | 180 | 194 | 235 | 247 | 248 | 286 | 300 | 291 | 283 | 232 | 188 | 2.855 |
| Sumber #1: Climate-Data.org[7] | |||||||||||||
| Sumber #2: BMKG[8] & Weatherbase[9] | |||||||||||||
Pemerintahan
Bupati
| No | Bupati | Mulai jabatan | Akhir jabatan | Prd. | Wakil Bupati | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 53 | Aditya Halindra Faridzky | 20 Februari 2025 | Petahana | 57 | Joko Sarwono | ||
Dewan Perwakilan
Komposisi anggota DPRD Kabupaten Tuban selama tiga periode adalah sebagai berikut:
| Partai Politik | Jumlah Kursi dalam Periode | |||
|---|---|---|---|---|
| 2014–2019 | 2019–2024[10] | 2024–2029[11] | ||
| PKB | 14 | |||
| Gerindra | 6 | |||
| PDI-P | 5 | |||
| Golkar | 7 | |||
| NasDem | 3 | |||
| PKS | 3 | |||
| Hanura | 1 | |||
| PAN | 3 | |||
| PBB | 0 | |||
| Demokrat | 6 | |||
| PPP | 2 | |||
| Jumlah Anggota | 50 | |||
| Jumlah Partai | 10 | |||
Kecamatan

Kabupaten Tuban terdiri dari 20 kecamatan, 17 kelurahan, dan 311 desa (dari total 666 kecamatan, 777 kelurahan, dan 7.724 desa di Jawa Timur). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.189.855 jiwa dengan luas wilayah 1.834,15 km² dan sebaran penduduk 648 jiwa/km².[12][13]
Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Tuban, adalah sebagai berikut:
| Kode Kemendagri | Kecamatan | Jumlah Kelurahan | Jumlah Desa | Kodepos[14] | Status | Daftar Desa/Kelurahan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 35.23.04 | Bancar | 24 | 62354 | Desa | ||
| 35.23.03 | Bangilan | 14 | 62364 | Desa | ||
| 35.23.20 | Grabagan | 11 | 62373 | Desa | ||
| 35.23.02 | Jatirogo | 18 | 62362 | Desa | ||
| 35.23.12 | Jenu | 17 | 62352 | Desa | ||
| 35.23.01 | Kenduruan | 9 | 62363 | Desa | ||
| 35.23.08 | Kerek | 17 | 62356 | Desa | ||
| 35.23.13 | Merakurak | 19 | 62355 | Desa | ||
| 35.23.10 | Montong | 13 | 62357 | Desa | ||
| 35.23.18 | Palang | 1 | 18 | 62391 | Desa | |
| Kelurahan | ||||||
| 35.23.09 | Parengan | 18 | 62366 | Desa | ||
| 35.23.17 | Plumpang | 18 | 62382 | Desa | ||
| 35.23.14 | Rengel | 16 | 62371 | Desa | ||
| 35.23.15 | Semanding | 2 | 15 | 62381 | Desa | |
| Kelurahan | ||||||
| 35.23.05 | Senori | 12 | 62365 | Desa | ||
| 35.23.07 | Singgahan | 12 | 62361 | Desa | ||
| 35.23.11 | Soko | 23 | 62372 | Desa | ||
| 35.23.06 | Tambakboyo | 18 | 62353 | Desa | ||
| 35.23.16 | Tuban | 14 | 3 | 62311-62319 | Desa | |
| Kelurahan | ||||||
| 35.23.19 | Widang | 16 | 62383 | Desa | ||
| TOTAL | 17 | 311 |
Julukan

Kabupaten Tuban mengangkat tema "Bumi Wali" sebagai slogan utamanya. Slogan ini disematkan kepada Kabupaten Tuban karena Kabupaten Tuban merupakan salah satu tempat berkumpul Wali Sanga.[15]
Sunan Kalijaga merupakan salah satu anggota Wali Sanga yang berasal dari Tuban, yakni putra Adipati Tuban ke-8 Raden Haryo Tumenggung Wilatikta[16] Selain itu, salah satu anggota Wali Sanga dimakamkan di Tuban, yaiu Sunan Bonang.[17] Terdapat pula beberapa makam wali lain di Kabupaten Tuban seperti makam Ibrahim as-Asmaraqandi, Sunan Bejagung, dan Achmad Kholil.[18]
Selain itu, terdapat beberapa julukan Tuban, yaitu:
- Kota Seribu Goa. Tuban memiliki banyak goa oleh karena faktor geografis Tuban yang berada di rangkaian Pegunungan Kapur Utara.
- Kota Koes Plus. Julukan ini tidak perlu diragukan lagi karena Tuban merupakan kota asal grup musik legendaris Koes Bersaudara yang kemudian menjadi Koes Plus.
- Kota Tuak yang menjadi julukan Kota Tuban, yang disematkan oleh para warga lokal Tuban karena Tuban merupakan habitat bagi pohon siwalan yang dapat memproduksi air nira (legen). Legen yang difermentasi akan menjadi tuak dan mengandung alkohol cukup tinggi. Tuak dipercaya berkhasiat menyembuhkan penyakit kencing batu.
- Bumi Ronggolawe. Ronggolawe merupakan tokoh legendaris bagi orang Tuban yang dikenal karena keberaniannya dalam memberontak penguasa. Ronggolawe merupakan putra dari Raden Arya Wiraraja (Adipati Sumenep)
- The Mid-East of Java. Istilah Mid-East yang disandang dapat diartikan karena letak geografis Tuban yang berada di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Ada juga versi yang menyebutkan istilah Mid-East didapat karena Tuban adalah kota yang bernuansa Islami.
- Kota Legen. Legen menjadi salah satu ciri khas Tuban. Legen merupakan olahan Nira yang dihasilkan pohon siwalan. Data dari Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Tuban pada 2022, tercatat 1.821 hektare lahan di Tuban yang ditanami ribuan pohon siwalan.
Ekonomi

Pada 2019, Produk Domestik Regional Bruto mencapai Rp56,5 triliun . Dengan jumlah penduduk sebanyak 1,12 juta jiwa, pendapatan perkapita diperkirakan mencapai Rp11,27 juta per tahun. Sebagai perbandingan, pendapatan perkapita Jawa Timur adalah Rp20,7 juta per tahun.
Sektor perekonomian utama adalah perdagangan, industri pengolahan dan pertambangan. Perdagangan menyumbang output sebesar Rp3 triliun, sedangkan industri pengolahan dan pertambangan masing-masing sebesar Rp2,9 triliun dan Rp1,8 triliun. Pertumbuhan ekonomi pada 2010 mencapai 6,39%, di mana angka pertumbuhan tertinggi terjadi di sektor pertambangan sebesar 11,8%.
Kawasan industri Tuban mencapai 50 ribu hektar yang tersebar di 10 kecamatan. Zona 1 di kecamatan Bancar dengan luas 5,802 hektar. Zona 2 34,000 hektar dan Zona 3 9,225 hektar.
Usaha rakyat yang cukup berkembang adalah budi daya padi, budi daya sapi potong, budi daya kacang tanah, penangkapan ikan laut, dan penggalian batu kapur. Sentra padi dan kacang terdapat di sepanjang aliran Bengawan Solo. Pada 2010, jumlah ternak sapi diperkirakan mencapai 1.323 ekor dengan sentra sapi di Kecamatan Bancar. Tangkapan ikan diperkirakan mencapai 9.185 ton.
Seni Budaya
Berikut adalah kebudayaan dan agenda budaya di Tuban:
- Pertunjukan Sandur merupakan kesenian rakyat yang digelar di tanah lapang atau halaman terbuka yang bersifat komunal. Di Kabupaten Tuban, kesenian ini antara lain dilestarikan di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, serta Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan. Kelompok Sandur juga terdapat di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding.[19] Penonton duduk mengelilingi arena pertunjukan. Batas antara arena dan tempat penonton dibuat menggunakan tali yang dibentangkan membentuk bujur sangkar, dengan panjang sisi sekitar 4 meter dan tinggi sekitar 1,5 meter. Setiap sisi dihiasi janur kuning agar batas arena terlihat jelas. Di bagian tengah sisi timur dan barat arena, dipancangkan masing-masing sebatang bambu dengan ketinggian sekitar 15 meter. Ujung kedua bambu tersebut dihubungkan menggunakan tali yang besar dan kuat. Dari bagian tengah tali itu, dipasang tali lain yang menjulur hingga ke tanah, tepat di pusat arena. Pada tali pembatas di sisi arena maupun tali yang membentang di atasnya, digantungkan beberapa kupat dan lepet sebagai bagian dari sesaji. Di titik pusat arena ditancapkan gagar mayang atau rontek yang dihiasi bendera kertas dalam empat warna, yaitu hijau sebagai pengganti warna hitam, kuning, merah, dan putih.[20][21][22]
- Tombo Ati merupakan tembang yang secara tradisional dikaitkan dengan Sunan Bonang dan dikenal sebagai bagian dari tradisi nyanyian serta selawat dalam penyebaran Islam di wilayah Tuban dan sekitarnya. Tembang ini memuat lima amalan yang diyakini dapat menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah, yang selaras dengan ajaran Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Hadis. Seiring waktu, Tombo Ati semakin dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara, serta diaransemen ulang dalam beragam genre musik dan bahasa.[23]
- Peringatan Haul Sunan Bonang diselenggarakan setiap tahun pada Kamis Pon malam Jumat Wage di bulan Muharam, yang dalam penanggalan Jawa dikenal sebagai bulan Sura.[24][25]
- Sedekah bumi merupakan tradisi masyarakat yang diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian dan limpahan rezeki yang diperoleh.[26]
Pariwisata
Wisata alam

- Cagar Alam Gua Nglirip
- Goa Akbar, di Gedongombo (Semanding)
- Goa Putri Asih, di Nguluhan (Montong)
- Goa Suci, di Leran (Palang)
- Air Panas Prataan, di Wukiharjo (Parengan)
- Air Terjun Nglirip, di Mulyoagung, Singgahan
- Air Terjun Bongok, di Montong
- Ngerong Rengel, di Rengel
- Pantai Boom, di Kota Tuban
- Pemandian Kolam Renang Bektiharjo, di Bektiharjo (Semanding)
- Sendang Kalangan, Montongsekar Kecamatan Montong
- Pantai Mangrove, di Jenu
- Pantai Karang Tlowok, di Palang
- Pantai Kelapa, di Panyuran (Palang)
- Pantai Sowan, di Bancar
- Pantai Pasir Putih Remen, di Remen (Jenu)
- Sendang Asmoro, di Ngino (Semanding)
- Tebing Pelangi, di Mahbeser (Merakurak)
- Wana Wisata Prataan, di Desa Prataan, Kec. Parengan
- Pemandian Air Hangat Nganget, di Dusun Mojo, Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan, Tuban
- Wisata Pelang, Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Tuban
- Wisata Kedung Sari, Kedungsari, Tuwiri Wetan, Merakurak, Tuban
- Air Terjun Banyulangse, Desa Boto, Kec. Semanding
- Kedung Semurup, Ds. Tegalrejo, Kec. Merakurak
- Wisata Silowo, Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Tuban
- Bukit Glodakan, Desa Trantang, Kecamatan Kerek
- Jatiwangi Park, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak
- Suruan Ecopark, Dusun Suruan, Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak
Wisata sejarah
- Masjid Agung Tuban, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban
- Museum Kambang Putih yang terletak di Kecamatan Tuban.[27]
Wisata religi
- Makam Sunan Bonang
- Makam Syeh Maulana Ibrahim Asmaraqandi
- Makam Sunan Bejagung Lor (Makam Sunan Bejagung Utara)
- Makam Sunan Bejagung Kidul (Makam Sunan Bejagung Selatan)
- Makam Syekh Achmad Cholil, Desa Rawasan, Kecamatan Jenu
- Makam Sunan Gesing, Desa Gesing, Kecamatan Semanding
- Makam Syekh Subakir, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu
- Pondok Pesantren Al-Maghribi (Ponpes Perut Bumi), Desa Gedongombo, Kecamatan Semanding
- Makam KH Ali Manshur Shiddiq (Pencipta Sholawat Badar), Desa Maibit, Kecamatan Rengel
- Makam Raden Gagar Manik (Tundung Musuh), Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang
- Makam Sunan JogoBelo (Syekh Mahmud Bin Sholeh), Kel. Sukolilo, Kec. Tuban
- Makam Mbah Shodiqo, Puncak Rengit, Desa Ngrejeng, Kecamatan Grabagan
- Makam Syech Abul Fadhol bin Abdus Syakur Desa Jatisari, Kecamatan Senori
Tempat bersejarah Tuban

Terdapat banyak tempat bersejarah di Tuban, seperti Masjid Agung Tuban yang terletak di Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban. Dahulu Masjid Agung Tuban digunakan Walisongo untuk menyiarkan agama Islam, Masjid Agung Tuban sudah dilakukan beberapa kali renovasi untuk menambah daya tampung jamaah yang akan melaksanakan ibadah sholat di Masjid ini. Beberapa tempat bersejarah di Kabupaten Tuban lainnya seperti:
- Monumen Kuda Ronggolawe, Alun-alun Kota Tuban
- Monumen Adpada Pancasila, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu
- Patung Letda Sucipto (Bunderan Patung), Kota Tuban
- Klenteng Kwan Sing Bio, Kelurahan Karangsari, Kota Tuban
- Tugu Peringatan Kembalinya Kota Tuban dari penjajah (Tugu Caluk Watulumur), Kota Tuban
- Museum Kambang Putih
- Stasiun Jatirogo
- Stasiun Sembung (Tuban)
- Stasiun Tuban
Kuliner Khas
Masakan
Masakan khas Tuban, antara lain:
- Kare Rajungan
- Becek Menthok
- Belut Pedas
- Sate Bebek
- Asem-asem Ndas Manyung (Kepala Manyung)
- Mangut Pe
- Jangan Kelor
- Nasi Jagung
- Petis
- Ikan Pindang
- Iwak Panggang (Ikan Asap)
- Pelas (Bakwan Jagung)
- Kue Dumbek
- Wingko
- Aneka olahan hasil laut
Minuman
Minuman khas Tuban, yaitu:
Oleh-oleh
Oleh-oleh khas Tuban, yaitu:
- Ampo
- Siwalan
- Keripik Gayam
- Kecap Laron
- Keripik Ikan
- Miniatur Ongkek
- Batik Gedog
Pendidikan
| Pendidikan formal | TK atau RA | SD atau MI | SMP atau MTs | SMA atau MA | SMK | Perguruan tinggi | Lainnya | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Negeri | 1 | 562 | 54 | 22 | 9 | 0 | 2 | |||||
| Swasta | 715 | 225 | 133 | 58 | 29 | 4 | 3 | |||||
| Total | 715 | 787 | 187 | 80 | 38 | 4 | 5 | |||||
| Data sekolah di Kabupaten Tuban Sumber: Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) Wilayah Kabupaten Tuban | ||||||||||||
Sekolah yang bertaraf internasional di Tuban, antara lain:
- SMP Negeri 1 Tuban
- SMP Negeri 3 Tuban
- SMA Negeri 1 Tuban
- SMK Negeri 1 Tuban
SMP Negeri 5 Tuban serta puluhan SMP dan SMA lain di Tuban sudah bertaraf nasional. Berbagai event lomba telah dijuarai oleh pelajar Tuban. Banyak di antaranya adalah sekolah yang berkecimpung dalam dunia Karya Ilmiah Remaja, di antaranya adalah MTsN Tuban, MTs Manbail Futuh, MTs Tarbiyatul Ulum-Pekuwon, SMP Negeri 1 Tuban, SMP Negeri 3 Tuban, SMP Negeri 4 Tuban, SMP Negeri 6 Tuban, SMP Negeri 7 Tuban, SMP Negeri 1 Rengel, SMP Negeri 1 Jenu, SMP Negeri 1 Jatirogo, SMP Negeri 1 Montong, SMP Negeri 1 Singgahan, SMA Negeri 3 Tuban, SMA Negeri 1 Tuban, SMA Negeri 2 Tuban, SMA Negeri 3 Tuban, SMA Negeri 4 Tuban, SMA Negeri 5 Tuban,SMA Tarbiyatul Ulum, MAN TUBAN, MAS Manbail Futuh, SMPS Nurul Anwar, MTs Tarbiyatul Banin Banat.
Selain Universitas Sunan Bonang, ada institut pendidikan tinggi baru, yaitu Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow), yang pada awalnya dikenal sebagai IKIP PGRI TUBAN di Jalan Manunggal. Jurusan bahasa Inggris dari institut ini telah kerja sama dengan sebuah organisasi sukarela Inggris yang bernama Voluntary Service Overseas sejak tahun 1989. Setelah tiga sukarelawan, organisasi lain, yaitu Volunteers in Asia yang berasal dari Amerika Serikat meneruskan tradisi ini dengan mengekspos mahasisiwa serta dosen yang kurang sempat berlatih bahasa sehari-hari. Mantan Dekan FKIP, Bapak Prof. Dr. Agus Wardhono. Doktor (S-3) dalam bidang Linguistik Inggris di Universitas Negeri Surabaya, ada juga STITMA (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makhdum Ibrahim) sementara ini masih satu prodi yaitu Pendidikan Agama Islam dan dalam proses penambahan prodi lainya, seperti Ahwal Syahsiyah (Syari'ah/AS), Muamalah (Ekonomi Islam), Pendidikan Guru MI (PGMI) di jl. Manunggal [ utara UNIROW] dan ada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama STIKES NU Tuban yang diresmikan oleh Menkes RI dr. Hj. Siti Fadilah Supari pada tahun 2009. Terdapat pula Universitas Terbuka di Tuban.
Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Tuban terus dilakukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah dan mendukung kegiatan perekonomian masyarakat. Pada periode 2021–2023, Pemerintah Kabupaten Tuban mencatat peningkatan jalan kabupaten dan jalan poros desa sepanjang 628,52 kilometer serta jalan lingkungan sepanjang 848,75 kilometer.[28]
Pembangunan tersebut juga menjangkau wilayah pelosok. Salah satunya adalah Dusun Dermalang, Desa Mlangi, Kecamatan Widang, yang sebelumnya memiliki akses jalan berupa tanah liat dan sulit dilalui ketika musim hujan. Setelah jalan lingkungan dibangun pada 2023, mobilitas warga menjadi lebih mudah dan akses menuju fasilitas pendidikan serta kegiatan ekonomi mengalami perbaikan.[29]
Fasilitas kesehatan
Kabupaten Tuban memiliki sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri atas rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya. Pada 2023, terdapat enam rumah sakit umum dan 33 puskesmas di wilayah kabupaten ini.[30][31]
Berikut daftar rumah sakit umum di Kabupaten Tuban.
| No. | Nama rumah sakit | Alamat | Kelas rumah sakit |
|---|---|---|---|
| 1 | RSUD dr. R. Koesma | Jl. dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 800, Tuban | B |
| 2 | RS Medika Mulia | Jl. Mojopahit No. 699, Tuban | C |
| 3 | Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Tuban | Jl. Letda Sucipto No. 211, Tuban | C |
| 4 | Rumah Sakit Muhammadiyah Tuban | Jl. Diponegoro No. 1, Tuban | C |
| 5 | RSUD R. Ali Manshur | Jl. Raya Timur No. 131, Jatirogo, Tuban | D |
| 6 | RS Graha Husada | Jl. Imam Bonjol, Lajo Lor, Kecamatan Singgahan, Tuban | D |
Selain rumah sakit, pelayanan kesehatan tingkat pertama tersedia melalui puskesmas yang tersebar di berbagai kecamatan. Pada 2023, Kabupaten Tuban memiliki 33 puskesmas, termasuk puskesmas rawat inap dan rawat jalan.[35]
Referensi
- 1 2 3 4 5 Kabupaten Tuban Dalam Angka 2026. Vol. 21 (Edisi 2026). BPS Kabupaten Tuban. 27 Februari 2026. ISSN 0215-5877. Diakses tanggal 26 Agustus 2026.
- ↑ Tuban dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik. 2023.
- ↑ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2023" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 12 Maret 2024.
- ↑ "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Tuban". sp2010.bps.go.id. 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-09-13. Diakses tanggal 22 Maret 2022.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date= - ↑ Reggie, Farin (26 Desember 2023). Rustriani R., dan Handayani, L. (ed.). "Wisata Museum Kambang Putih Meningkat Saat Libur Nataru". Radio Republik Indonesia. Diakses tanggal 5 Juni 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link) - 1 2 3 "Profil Kabupaten Tuban" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-04-10. Diakses tanggal 2020-09-12.
{{cite web}}: Parameter tidak dikenal|dead-url=diabaikan (|url-status=disarankan) - ↑
"Tuban, Jawa Timur, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 12 September 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Buku Peta Rata-Rata Curah Hujan Dan Hari Hujan Periode 1991-2020 Indonesia" (PDF). BMKG. hlm. 76-78 & 141-143. Diakses tanggal 12 September 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑
"TUBAN, INDONESIA". Weatherbase. Diakses tanggal 12 September 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ KPU Tetapkan 50 Anggota DPRD Tuban periode 2019-2024 Terpilih
- ↑ "Hanya 8 Parpol yang Mengisi Kursi DPRD Tuban, Apa Saja ? | Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Tuban". tubankab.go.id. Diakses tanggal 2024-06-27.
- ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
- ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
- ↑ Kode Pos Kabupaten Tuban
- ↑ Islam, karmuji _ Penyuluh Agama (2025-08-31). "Tuban: Kota Legen, Seribu Goa, dan Bumi Para Wali". LenteraReligi.com. Diakses tanggal 2026-10-13.
- ↑ pramuka.uin-suka.ac.id. "UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta". Diakses tanggal 2026-10-13.
- ↑ Sukandar, dkk. (Desember 2016). Profil Desa Pesisir Provinsi Jawa Timur Volume 1 (Utara Jawa Timur) (PDF). Surabaya: Bidang Kelautan, Pesisir, dan Pengawasan, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur. hlm. 2. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2023-05-31. Diakses tanggal 2023-05-19.
- ↑ Redaksi (2019-08-01). "Selain Sunan Bonang, Ada Enam Makam Auliya di Tuban yang Perlu Dikunjungi | Suluk ID" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-10-13.
{{cite web}}:|last=memiliki nama generik - ↑ "Bentuk dan Fungsi Sandur di Desa Sukorejo Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban". Greget: Jurnal Kreativitas dan Studi Tari. 2020.
- ↑ "Kesenian Sandur". Budaya Indonesia. 17 September 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Seni Pertunjukan Sandur, Kabupaten Tuban". Spectra Dance Studio. 25 Agustus 2014.
- ↑ Sandur Ronggo Budoyo Kabupaten Tuban, http://jawatimuran.wordpress.com/2013/03/14/sandur-ronggo-budoyo-kabupaten-tuban/ Diarsipkan 2014-07-05 di Wayback Machine
- ↑ Asal-Usul Lagu Tombo Ati, http://wiprasio.blogspot.com/2013/07/asal-usul-lagu-tombo-ati.html?m=1 Diarsipkan 2014-12-28 di Wayback Machine
- ↑ "Peringati Haul Sunan Bonang, 73 Anak Ikuti Khitan Massal". Pemerintah Kabupaten Tuban. 20 Oktober 2016.
- ↑ "Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian Haul Sunan Bonang". Pemerintah Kabupaten Tuban. 26 Juli 2024.
- ↑ Koleman Sedekah Bumi Peninggalan Leluhur, http://kotatuban.com/lintas-peristiwa/koleman-sedekah-bumi-peninggalan-leluhur/ Diarsipkan 2014-12-24 di Wayback Machine
- ↑ Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Tuban (12 April 2023). "Mengintip Koleksi Museum Kambang Putih". Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Tuban. Diakses tanggal 5 Juni 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Pemkab Tuban Masifkan Pembangunan Infrastruktur Jalan". Pemerintah Kabupaten Tuban. 10 Juni 2024.
- ↑ "Pemkab Tuban Bangun Infrastruktur Berkualitas, Warga Dusun Dermalang Semringah". Pemerintah Kabupaten Tuban. 23 Januari 2024.
- ↑ "Pemkab Tuban Bangun Komitmen Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer, Begini Caranya". Pemerintah Kabupaten Tuban.
- ↑ "Penyusunan Dokumen Evaluasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tuban 2023" (PDF). Pemerintah Kabupaten Tuban.
- ↑ "Profile Rumah Sakit: RS Umum Daerah Dr. R. Koesma Tuban". Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
- ↑ "Daftar Rumah Sakit, Alamat dan Nomor Telepon di Kabupaten Tuban". blokTuban.com. 10 Agustus 2023.
- ↑ "BAB I Pendahuluan" (PDF). Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.
- ↑ "Pemkab Tuban Bangun Komitmen Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer, Begini Caranya". Pemerintah Kabupaten Tuban.
Pranala luar
- (Indonesia) Situs web resmi
| Kecamatan | ||
|---|---|---|
| ||
| Kabupaten | ||
| Kota | ||
| Topik | ||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Geografis | |
| Lain-lain | |
