Jumat, 25 September 2026
04:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Selawat

Artikel atau bagian dari artikel ini berkualitas rendah karena menggunakan gaya bahasa naratif yang tidak sesuai dengan Wikipedia sehingga menurunkan kualitas artikel ini.
Bantulah Wikipedia memperbaikinya. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.

Sholawat atau Shalawat (bahasa Arab:صلوات) adalah bentuk penghormatan untuk mendoakan. Membaca sholawat untuk Nabi, memiliki maksud mendoakan atau memohonkan berkah kepada Allah untuk Nabi dengan ucapan, pernyataan serta pengharapan, semoga dia (Nabi) sejahtera (beruntung, tak kurang suatu apa pun, keadaannya tetap baik dan sehat).

Sholawat dalam bentuk lengkap Shallallāhu 'alayhi wa sallām (bahasa Arab:صلى الله عليه وسلم disingkat SAW) adalah ungkapan yang diucapkan oleh umat beragama Islam setiap kali mereka merujuk pada nama Nabi Muhammad.[1] Dalam bahasa apa pun hal itu adalah tanda kehormatan dan penghargaan yang besar.[1][2]

Membaca Sholawat dan salam untuk Nabi

Umat Muslim mengatakan atau menulis ungkapan untuk mendapatkan berkah dari Allah bagi Nabi Muhammad, dan pada gilirannya, berkah untuk mereka sendiri.[3] Singkatan SAW digunakan secara tertulis di dunia Muslim secara pribadi dan kadang dokumen pemerintah.[3] Alquran, kitab suci Islam, memerintahkan hal ini dilakukan. Surah Al-Ahzab mengatakan,

"Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bersalawat untuk nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (Al-Ahzab 33:56)[3]

Sholawat adalah pengingat bagi umat Islam untuk mengikuti ajarannya, dan menjadi seperti Nabi Muhammad dalam segala hal yang mereka katakan dan lakukan.[4]

Salam berarti damai, sejahtera, aman sentosa dan selamat. Jadi saat seorang muslim membaca sholawat untuk nabi, dimaksudkan mendoakan dia semoga tetap damai, sejahtera, aman sentosa dan selalu mendapatkan keselamatan.

Membaca Sholawat untuk Nabi

  • Membaca Sholawat harus disertai dengan niat dan dengan sikap hormat kepada Nabi

Orang yang membaca sholawat untuk nabi hendaknya disertai dengan niat dan didasari rasa cinta kepada dia dengan tujuan untuk memuliakan dan menghormati dia. Dalam penjelasan hadis (akhbar al-hadiś) disebutkan bahwa apabila seseorang membaca sholawat tidak disertai dengan niat dan perasaan hormat kepada nabi, maka timbangannya tidak lebih berat ketimbang selembar sayap. Muhammad bersabda, "Sesungguhnya sahnya amal itu tergantung niatnya."

Ada tiga perkara yang timbangannya tidak lebih berat daripada selembar sayap, yaitu: Salat yang tidak disertai dengan tunduk dan khusyuk; Zikir dengan tidak sadar. Allah tidak akan menerima amal orang yang hatinya tidak sadar; Membaca selawat untuk Muhammad tidak disertai dengan niat dan rasa hormat.

Muhammad bersabda, "...dan kalau kamu membaca sholawat, maka bacalah dengan penuh penghormatan untukku."

  • Membaca Sholawat untuk mencintai dan memuliakan Nabi

Siti Aisyah berkata: "Barang siapa cinta kepada Allah Taala, maka dia banyak menyebutnya dan buahnya ialah Allah akan mengingat dia, juga memberi rahmat dan ampunan kepadanya, serta memasukannya ke surga bersama para nabi dan para wali. Dan Allah memberi kehormatan pula kepadanya dengan melihat keindahan-Nya, dan barang siapa cinta kepada nabi, maka hendaklah ia banyak membaca sholawat untuk nabi, dan buahnya ialah ia akan mendapat syafaat dan akan bersama dia di surga."

Selanjutnya Muhammad bersabda, "Barang siapa membaca sholawat untukku karena memuliakanku, maka Allah Taala menciptakan dari kalimat (sholawat) itu satu malaikat yang mempunyai dua sayap, yang satu di timur dan satunya lagi di barat. Sedangkan kedua kakinya di bawah bumi sedangkan lehernya memanjang sampai ke arasy. Allah Taala berfirman kepadanya, 'Bacalah sholawat untuk hamba-Ku sebagaimana dia telah membaca sholawat untuk nabi-Ku!' Maka malaikat pun membaca sholawat untuknya sampai hari kiamat."

Beberapa contoh sighat dan kalimat Sholawat yang baik dan benar:[5]

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَاصَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اللّٰهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَابَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ بِنُوْرِ وَجْهِ اللهِ الْعَظِيْمِ الَّذِيْ مَلَاءَ أَرْكَانِ عَرْشِ اللهِ الْعَظِيْمِ وَقَامَتْ بِهِ عَوَالِمُ الْعَظِيْمِ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ ذِي الْقَدْرِ الْعَظِيْمِ بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِ اللهِ الْعَظِيْمِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ عَدَدَ مَا فِيْ عِلْمِ اللهِ الْعَظِيْمِ صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ اللهِ الْعَظِيْمِ تَعْظِيْمًا لِحَقِّكَ يَامَوْلَانَا يَامُحَمَّدُ يَاذَا الْخُلُقِ الْعَظِيْمِ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى اٰلِهِ مِثْلَ ذٰلِكَ وَاجْمَعْ بَيْنِيْ وَبَيْنَهُ كَمَا جَمَعْتَ بَيْنَ الرُّوْحِ وَالنَّفْسِ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا يَقْظَةً وَمَنَامًا وَاجْعَلْهُ يَا رَبِّ رُوْحًا لِذَاتِي مِنْ جَمِيْعِ الْوُجُوْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ يَاعَظِيْمُ

an mengucap salam kepada Nabi

Allah memberi salam kepada setiap orang yang memberi salam kepada Muhammad, sebagaimana dia bersabda, “Saya berjumpa Jibril, maka dia berkata: ‘Sesungguhnya saya memberi kabar gembira kepadamu bahwa sesungguhnya Allah Taala telah berfirman: ‘Barang siapa memberi salam kepadamu, maka Aku memberi salam kepadanya dan barang siapa membaca sholawat untukmu, maka Aku membaca sholawat untuknya’.” Mengucap salam kepada Muhammad, lebih utama daripada memerdekakan budak. Abu Bakar berkata: “Membaca selawat untuk nabi itu bisa menghapuskan dosa-dosa, seperti air dingin memadamkan api, dan salam kepada nabi itu lebih utama daripada memerdekakan budak”. Muhammad, bersabda: “Barangsiapa membaca sholawat untukku satu kali, maka dia menjadi tidak berdosa walaupun sebesar atom dan biji sawi.” selain itu, siapa yang membaca salam untuk nabi 100 kali setiap hari, akan dikabulkan oleh Allah 100 hajat. 30 diberikan di dunia dan 70 diberikan di akherat. Muhammad bersabda: “Sesungguhnya Allah Taala mempunyai tujuh puluh malaikat yang selalu berjalan di muka bumi serta menyampaikan kepadaku salam dari umatku. Maka, apabila ada seseorang dari umatku membaca sholawat untukku seratus kali dalam sehari, maka Allah Taala akan akan mengabulkan seratus macam hajatnya, tujuh puluh diberikan diakherat dan tiga puluh di dunia.”

Perintah membaca Sholawat

Dalam al-Qur'an

"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat(1) untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam(2) penghormatan kepadanya." (Al-Ahzab 33:56)

  1. Bersholawat artinya: kalau dari Allah berarti memberi rahmat, dari malaikat berarti memintakan ampunan dan kalau dari orang-orang mukmin berarti berdoa supaya diberi rahmat seperti dengan perkataan: Allāhumma şalli 'alā Muhammad.
  2. Dengan mengucapkan perkataan seperti: As-salāmu 'alaika ayyuhan nabi artinya: semoga keselamatan tercurah kepadamu hai Nabi.

Dalam hadits

Dalam sebuah hadits sahih dijelaskan bahwa jika umatnya berselawat kepada nabi, maka Allah akan berselawat kepadanya sepuluh kali.[6]

Hadits di atas menunjukkan bahwa siapa saja yang bershalawat kepada nabi sekali, maka Allah akan membalas shalawatnya sebanyak sepuluh kali. Menurut Al-Qadhi ‘Iyadh maksudnya sebagaimana dikatakan oleh Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (4: 116) menyatakan bahwa yang dimaksud yaitu Allah akan memberikan ia rahmat dan akan dilipatgandakan karena setiap satu kebaikan dibalas dengan sepuluh yang semisal. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا “Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya.” (Al-An’am: 160)

Pranala luar

Referensi

  1. 1 2 "What does the Muslim phrase, "Peace Be Upon Him" mean?". InnovateUs Inc. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-07-11. Diakses tanggal 25 Juli 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Bagaimana Hukum Membaca Selawat saat Haid?". SINDOnews Kalam. Diakses tanggal 2023-10-09.
  3. 1 2 3 John L. Esposito, What Everyone Needs to Know about Islam, Second Edition (New York: Oxford University Press, 2011), p. 128
  4. ↑ Jean Mead, Why Is Muhammad Important to Muslims? (London: Evans, 2008), p. 5
  5. ↑ Al-Hijazi, Dr. Athraa Y.; Fadhil, Dr. Inas Fadhil (2018-03-19). "Hyalinization of dental pulp tissue due to occlusal trauma (Experimental study". Mustansiria Dental Journal. 7 (2): 253–259. doi:10.32828/mdj.v7i2.408. ISSN 2618-0944.
  6. ↑ Dari Abu Hurairah, Muhammad bersabda, مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim, no. 408)
Keluarga
Orang tua
Orang tua asuh
Saudara-saudara dan kerabat lainnya
Istri
Keturunan
Anak
Cucu
Mukjizat
Peristiwa
Tokoh-tokoh terkait
Topik lainnya
Hal-hal terkait
Kitab
Hadis
Kitab sejarah
Sirah Nabawiyah
Selawat
Tempat
Kota
Tempat khusus
Masjid
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan