Parengan
ꦥꦫꦺꦔꦤ꧀ | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Air terjun Wukirharjo | |||||
| Koordinat: 7°04′07″S 111°50′35″E / 7.06849926°S 111.84316374°E / -7.06849926; 111.84316374 | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Tuban | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Dharmadin Noor, SP, M.Agr | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 57.359 jiwa | ||||
| Kode pos | 62366 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.23.09 | ||||
| Kode BPS | 3523060 | ||||
| Luas | 114,45 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 18 | ||||
| |||||
Parengan (Hanacaraka: ꦥꦫꦺꦔꦤ꧀) adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tuban. Parengan berada di selatan dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Bojonegoro. Wilayah Parengan cukup dekat dengan pusat kota Bojonegoro dan dilintasi jalan raya yang menghubungkan Bojonegoro dengan Tuban bagian barat seperti Singgahan dan Jatirogo.[1] Nama Parengan tidak dipakai sebagai nama desa maupun dusun yang ada di kecamatan ini. Sedangkan pusat kecamatannya berada di Desa Parangbatu yang terdapat pasar desa. Selain itu, juga terdapat pusat ekonomi lainnya di Parengan seperti Pasar Ponco dan Pasar Sembung. Parengan terletak di kawasan Pegunungan Kapur Utara dan memiliki berbagai obyek wisata seperti Wana Wisata Prataan dan Makam Aryo Tedjo.
Geografi

Parengan adalah kecamatan di Kabupaten Tuban bagian selatan. Parengan terletak di kawasan Pegunungan Kapur Utara dengan topografi perbukitan. Wilayah Parengan didominasi areal persawahan dan perkebunan. Bagian selatan kecamatan ini lebih banyak ditanami padi sedangkan bagian utara (seperti Desa Dagangan) lebih didominasi tanaman jagung. Selain itu, Parengan juga dikenal sebagai salah satu produsen tebu terbesar di Tuban. Parengan bagian utara juga banyak ditemukan hutan jati yang dikelola Perhutani. Sungai utama yang melintasi kecamatan ini adalah Kali Kening yang merupakan salah satu anak sungai Bengawan Solo.
Batas wilayah Kecamatan Parengan adalah sebagai berikut:[2]
| Utara | Kecamatan Montong |
|---|---|
| Timur | Kecamatan Soko |
| Selatan | |
| Barat | Kecamatan Singgahan dan Kecamatan Senori |
Etimologi dan sejarah

Nama Parengan diduga berasal dari kata "paréng" atau "watu paréng" yang dalam bahasa Jawa merujuk pada jenis batuan cadas / padas yang banyak ditemukan di wilayah perbukitan kapur di daerah ini. Penambahan akhiran "-an" berfungsi untuk menunjukkan tempat, sehingga "Parengan" dapat diartikan sebagai "daerah yang banyak terdapat batu cadas/padas". Hal ini sesuai dengan kondisi geografis kecamatan yang sebagian wilayahnya merupakan daerah perbukitan kapur yang menjadi bagian dari rangkaian Pegunungan Kendeng.[butuh rujukan]
Salah satu lokasi bersejarah di Parengan adalah Makam Tumenggung Haryo Tedjo yang terletak di kawasan perbukitan Desa Dagangan, sebuah desa di ujung utara Parengan. Beliau adalah Bupati Tuban ke-7 (diangkat sekitar tahun 1420 M) sekaligus kakek dari salah satu Walisongo yaitu Sunan Kalijaga. Makam ini cukup unik karena letaknya yang terpencil dan jauh dari pusat perkotaan. Beliau memerintah selama 40 tahun dan kemudian menyepi ke Desa Dagangan. Juru kunci makam mengatakan jika desa tersebut mendapatkan namanya dari Sang Bupati yang menyamar jadi pedagang gentong dan membaur dengan masyarakat.[3]
Daftar desa dan dusun
Kecamatan Parengan terdiri dari 18 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Kelurahan / Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Brangkal | Jeruk, Kedung Banteng | [2] |
| 2 | Cengkong | Cengkong, Nggunungrejo | [2] |
| 3 | Dagangan | Krajan, Brangkali, Petak, Sekar Petak, Sumberan, Tanjung | [2] |
| 4 | Kemlaten | Kemlaten, Getas, Sendang Agung | [2] |
| 5 | Kumpulrejo | Krasaan, Rembun | [2] |
| 6 | Margorejo | Krajan, Gempol, Kentong, Nggoto, Pladak | [2] |
| 7 | Mergoasri | Golo, Kemoro | [2] |
| 8 | Mojomalang | Krajan, Alastuwo, Dawung, Genengan, Mranggen, Sempol | [2] |
| 9 | Ngawun | Krajan, Baturejo | [2] |
| 10 | Pacing | Pacing, Besulu, Tegalboro | [2] |
| 11 | Parangbatu | Krajan, Beton, Dolok, Gampeng, Seluman | [2] |
| 12 | Selogabus | Bedrek, Geneng, Jurang Jero, Juwet, Pulo | [2] |
| 13 | Sembung | Krajan, Mulyosari, Wirun | [2] |
| 14 | Sendangrejo | Krajan, Kepoh | [2] |
| 15 | Suciharjo | Kluncing, Ponco, Sugeh, Wonorejo | [2] |
| 16 | Sugihwaras | Krajan, Bopong, Brangkulon, Tawangsari | [2] |
| 17 | Sukorejo | Krajan, Gobak, Karang, Pencol, Sugihan | [2] |
| 18 | Wukirharjo | Gebalan, Prataan, Sambungrejo | [2] |
Tempat terkenal

- Pasar Parangbatu di pusat kecamatan
- Pasar Ponco
- Pasar Brangkal
- Pasar Sembung
- Puskesmas Parengan
- Puskesmas Ponco
Pariwisata
- Wana Wisata Prataan
- Air terjun Wukirharjo
- Makam Tumenggung Haryo Tedjo di Desa Dagangan - beliau adalah bupati Tuban ke-7
- Desa Wisata Budaya Sukorejo
- Sentra bengkoang Selogabus
Wana Wisata Prataan
Wana Wisata Prataan merupakan destinasi wisata alam utama di Kecamatan Parengan yang terletak di Desa Wukirharjo. Dikelola oleh Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan bersama masyarakat lokal, objek wisata ini terkenal dengan pemandian air hangat alaminya.[4] Selain menjadi tempat rekreasi, lokasi ini juga berfungsi sebagai pusat kegiatan budaya, seperti upacara sedekah bumi tahunan.[5]
Untuk mendukung kegiatan kepemudaan dan kepramukaan, area ini juga telah dilengkapi dengan Bumi Perkemahan yang diresmikan pada tahun 2022 oleh Bupati Tuban.[6] Pengembangan terus dilakukan dengan rencana penambahan fasilitas seperti kolam pemancingan untuk meningkatkan daya tarik wisata.[7]
Desa Wisata Budaya Sukorejo
Destinasi unggulan lainnya adalah Desa Wisata Budaya Sukorejo. Desa ini menawarkan pengalaman wisata berbasis seni dan budaya lokal.[8] Pengunjung dapat menyaksikan berbagai aktivitas masyarakat dan seni tradisi yang masih lestari, seperti arak-arakan tumpeng, Festival Seni Sukorejo (FSS), dan mencicipi kuliner tradisional seperti uler-uler.[9]
Agrowisata Bengkoang Selogabus
Selain wisata alam dan budaya, Kecamatan Parengan juga memiliki potensi agrowisata yang dikembangkan di Desa Selogabus. Desa ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil bengkuang di Kabupaten Tuban. Potensi ini dikembangkan menjadi daya tarik wisata di mana pengunjung dapat menikmati suasana perkebunan serta membeli bengkuang langsung dari petani.[10]
Demografi
Agama
Mayoritas penduduk Kecamatan Parengan memeluk agama Islam (99,78%). Terdapat juga sebagian kecil penduduk yang beragama Kristen (0,22%). Sarana ibadah seperti masjid dan musala tersebar di seluruh desa untuk menunjang kegiatan keagamaan masyarakat.
Bahasa
Bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah Jawa dengan dialek Tubanan yang khas. Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa resmi dalam urusan pemerintahan, pendidikan, dan komunikasi formal lainnya.
Suku dan Budaya
Penduduk Kecamatan Parengan didominasi oleh Suku Jawa. Budaya Jawa masih sangat kental dalam kehidupan masyarakat, terlihat dari berbagai tradisi yang masih dilestarikan seperti sedekah bumi (dalam tradisi lokal disebut Manganan), perayaan hari besar Islam dengan nuansa lokal, serta kesenian tradisional.[11] Beberapa kelompok budaya dan seni lokal aktif di desa-desa, terutama di Desa Sukorejo yang dicanangkan sebagai Desa Wisata Budaya.
Pendidikan
Fasilitas pendidikan di Kecamatan Parengan mencakup jenjang pendidikan anak usia dini hingga menengah.[12]
Pendidikan Anak Usia Dini
Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) tersebar di hampir seluruh desa di Kecamatan Parengan, berfungsi sebagai fondasi pendidikan formal bagi anak-anak di wilayah ini.
Sekolah Dasar
Berikut adalah daftar sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Parengan:
| Desa | Nama Sekolah | Alamat |
|---|---|---|
| Brangkal | SDN BRANGKAL | Desa Brangkal |
| Cengkong | SDN CENGKONG | Desa Cengkong |
| Dagangan | SDN DAGANGAN I | Jl. Raya Ponco |
| SDN DAGANGAN II | Dusun Ngawen | |
| Kemlaten | SDN KEMLATEN | Desa Kemlaten |
| Kumpulrejo | SDN KUMPULREJO 1 | Jl. Raya Parengan - Soko |
| SDN KUMPULREJO 2 | Dusun Bilo | |
| MI ISLAMIYAH KUMPULREJO | Jl. Sunan Ampel No. 04 | |
| Margorejo | SDN MARGOREJO | Desa Margorejo |
| Mergoasri | SDN MERGOASRI | Desa Mergoasri |
| Mojomalang | SDN MOJOMALANG | Desa Mojomalang |
| Ngawun | SDN NGAWUN | Desa Ngawun |
| Pacing | SDN PACING I | Dusun Pacing |
| SDN PACING II | Dusun Lemahbang | |
| MI MIFTAHUL HUDA PACING | Dusun Lemahbang | |
| Parangbatu | SDN PARANGBATU I | Dusun Krajan |
| SDN PARANGBATU II | Dusun Nganget | |
| Selogabus | SDN SELOGABUS 1 | Dusun Selogabus |
| SDN SELOGABUS 2 | Dusun Medalem | |
| SDN SELOGABUS 3 | Dusun Sambong | |
| MI WAHID HASYIM SELOGABUS | Jl. Bengkoang, Dusun Medalem | |
| Sembung | SDN SEMBUNG | Jl. PUK, Desa Sembung |
| MI NURUL HUDA SEMBUNG | Jl. Mrucut No. 11 | |
| Sendangrejo | SDN SENDANGREJO | Dusun Tengahan |
| Suciharjo | SDN SUCIHARJO I | Jl. Ronggolawe No. 43 |
| SDN SUCIHARJO II | Dusun Butoh | |
| SDN SUCIHARJO III | Dusun Ngorog | |
| MI YASPI SUCIHARJO | Jl. Masjid, Dusun Butoh | |
| Sugihwaras | SDN SUGIHWARAS 1 | Dusun Karang |
| SDN SUGIHWARAS 2 | Dusun Gampeng | |
| Sukorejo | SDN SUKOREJO I | Dusun Sukorejo |
| SDN SUKOREJO II | Dusun Mulyoagung | |
| Wukirharjo | SDN WUKIRHARJO | Desa Wukirharjo |
Sekolah Menengah Pertama
- SMP Negeri 1 Parengan
- SMP Negeri 2 Parengan
- MTs Sunan Bonang Suciharjo
- MTs Sunan Ampel Kumpulrejo
- MTs Miftahul Hikmah Sukorejo
- MTs Nurul Huda Sembung
Sekolah Menengah Atas/Kejuruan
- SMA Negeri 1 Parengan
- MA Sunan Bonang Suciharjo
Kesehatan
Untuk pelayanan kesehatan, di Kecamatan Parengan terdapat Puskesmas Parengan yang berlokasi di Desa Parangbatu dan Puskesmas Ponco di Desa Suciharjo.[13] Puskesmas ini melayani kebutuhan kesehatan dasar bagi masyarakat di seluruh kecamatan dan didukung oleh beberapa Puskesmas Pembantu (Pustu) serta Pondok Bersalin Desa (Polindes) yang tersebar di beberapa desa.
Pertahanan dan Keamanan
Untuk mendukung pertahanan dan keamanan wilayah, di Kecamatan Parengan terdapat markas Komando Rayon Militer (Koramil) dan Kepolisian Sektor (Polsek).
- Koramil 0811/18 Parengan, berada di bawah komando Kodim 0811/Tuban.
- Polsek Parengan, berada di bawah komando Polres Tuban.
Isu pembangunan dan kebencanaan
Dalam kegiatan serap aspirasi di Desa Kumpulrejo pada Juli 2026, warga menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan provinsi penghubung Tuban–Bojonegoro dan kekurangan air bersih saat musim kemarau. Berita tersebut mencatat bahwa keluhan air bersih terutama disampaikan warga Kumpulrejo.[14]
Pada September 2026, BPBD Kabupaten Tuban melaporkan krisis air bersih di Desa Sugihwaras, Parengan, dan menyalurkan bantuan air. Laporan media pada Oktober 2026 juga menyebut Sugihwaras sebagai salah satu desa yang mengalami dampak kekeringan paling parah di kabupaten tersebut.[15]
Referensi
- ↑ M. Anang Febri (2018-07-30). "Jalur Bojonegoro-Tuban Dialihkan". BLOK BOJONEGORO.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Kabupaten Tuban Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Tuban. 2025-02-28.
- ↑ Danang Setiawan (2026-06-03). "Jejak Makam Tumenggung Aryo Tedjo di Parengan, Bupati Tuban yang Disebut Leluhur Sunan Kalijaga". NUSA SPIRIT.
- ↑ "Pemandian Mata Air Prataan, Hadirkan Keindahan dan Ketenangan". RRI.co.id. 2024-06-25. Diakses tanggal 24 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Jaga Kearifan Lokal, Perhutani Parengan Hadiri Sedekah Bumi di Wana Wisata Prataan Parengan". Perhutani. 2023-08-01. Diakses tanggal 24 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Bupati Tuban dan Ketua Kwarda Jawa Timur Resmikan Bumi Perkemahan dan Wana Wisata". Pemerintah Kabupaten Tuban. 2022-09-02. Diakses tanggal 24 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Pengembangan Wisata Prataan Parengan Tuban Segera Dilengkapi Kolam Pemancingan". Jatim Times. 2022-02-27. Diakses tanggal 24 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Mengenal Desa Sukorejo Kecamatan Parengan sebagai Desa Wisata Budaya". disbudporapar.tubankab.go.id. Diakses tanggal 23 September 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Festival Seni Sukorejo Jadi Ajang Nguri-uri Budaya". bloktuban.com. 2019-07-28. Diakses tanggal 23 September 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Jalan-jalan Menikmati Manisnya Potensi Wisata Bengkoang Selogabus". kabarpasti.com. 2023-01-20. Diakses tanggal 24 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Manganan, Tradisi Turun-temurun Masyarakat Desa Sukorejo Parengan". Pemerintah Kabupaten Tuban. 2024-09-09. Diakses tanggal 24 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Data Satuan Pendidikan di Kecamatan Parengan". Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Diakses tanggal 24 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Detail Faskes: Puskesmas Parengan". BPJS Kesehatan. Diakses tanggal 24 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Wakil Ketua DPRD Jatim Soroti Jalan Rusak Tuban–Bojonegoro dan Krisis Air Bersih di Parengan". Ketik.com. 30 Juli 2026. Diakses tanggal 27 Oktober 2026.
- ↑ "Kekeringan Ekstrem, 28 Desa di Tuban Bergantung Droping Air". LiputanSatu.id. 2 Oktober 2026. Diakses tanggal 27 Oktober 2026.
Pranala luar
- (Indonesia) Situs web resmi
- (Indonesia) BPS Kecamatan Parengan
| Kecamatan | ||
|---|---|---|
