Minggu, 01 November 2026
17:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Semanding, Tuban

Semanding, Tuban

kecamatan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur

Bagikan:
Semanding
Sendang Asmoro
Sendang Asmoro
Koordinat: 6°55′19″S 112°03′46″E / 6.92187239°S 112.06285996°E / -6.92187239; 112.06285996
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenTuban
Pemerintahan
 • Camatdrh. R. Cipta Dwipriyata
Populasi
 (2024)
 • Total120.368 jiwa
Kode pos
62381
Kode Kemendagri35.23.15 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3523120 Suntingan nilai di Wikidata
Luas120,99 km²
Desa/kelurahan17
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Semanding%2C_Tuban&revid=30113390&groups=_5ecdf25169cbe5d386134b195c2b7a848aec6cef&parser=parsoid

Semanding adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tuban. Semanding adalah penyangga utama dari ibu kota Tuban dan terletak di selatan Kecamatan Tuban. Semanding merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk tertinggi di Tuban yaitu sekitar 120 ribu jiwa pada tahun 2024.[1] Bagian utara Semanding merupakan kawasan padat penduduk dan dilengkapi pusat perbelanjaan seperti Citimall Tuban dan Bravo Supermarket 2, serta infrastruktur lain seperti Stadion Bumi Wali (Tuban Sport Center) dan Taman Hutan Kota.[2][3]

Kecamatan Semanding berada di Jalan Pantura penghubung pusat kota Tuban dengan Babat di selatan. Di jalur tersebut terdapat tugu ikonik yang disebut Tugu Pakah yang terletak di persimpangan strategis antara Jalan Pantura dengan jalur ke arah barat menuju Plumpang dan Rengel. Selain itu, Semanding juga dilintasi jalur strategis lainnya yaitu Ring Road yang berfungsi sebagai jalur lingkar selatan pusat kota Tuban.[4]

Semanding adalah salah satu pusat pariwisata di Tuban terutama wisata alam seperti Pemandian Bektiharjo (yang rutin diadakan ritual Siraman Waranggono), Sendang Asmoro, dan Gua Akbar.[5] Selain itu, juga terdapat wisata religi seperti Masjid Perut Bumi yang terletak di dalam gua, Makam Sunan Bejagung Lor dan Kidul, dan Makam Arya Dandang Wacana (Bupati Tuban ke-1).[6] Sedangkan dari segi kuliner, terdapat makanan khas seperti ampo yang terbuat dari tanah liat.[7] Selain itu, Semanding juga merupakan produsen siwalan terbesar di Tuban yang kemudian diolah menjadi minuman legen dan tuak.[8]

Geografi

250px-Peta_Kecamatan_Semanding%2C_Tuban.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta administrasi Kecamatan Semanding

Semanding adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Tuban bagian utara. Wilayah Semanding cukup luas dengan wilayah yang memanjang ke selatan hingga perbatasan Grabagan dan Plumpang. Bagian utara Semanding (seperti Kelurahan Gedongombo dan Karang) merupakan kawasan urban dengan perkembangan yang pesat karena berbatasan dengan ibu kota di Kecamatan Tuban. Sedangkan bagian selatannya (seperti Desa Ngino) berada di kawasan Pegunungan Kapur Utara yang kering dengan lahan yang didominasi areal pertanian yang banyak ditanami jagung. Selain itu, di seluruh wilayah kecamatan ini juga banyak ditanami jati serta siwalan.

Batas wilayah Kecamatan Semanding adalah sebagai berikut:[9]

Utara Kecamatan Tuban
Timur Kecamatan Palang
Selatan Kecamatan Grabagan dan Kecamatan Plumpang
Barat Kecamatan Merakurak

Daftar kelurahan, desa, dan dusun

Kecamatan Semanding terdiri dari 15 desa dan 2 kelurahan yang dibagi menjadi beberapa dusun / lingkungan, yakni sebagai berikut:[10]

No. Nama Wilayah Tipe Nama Dusun / Lingkungan
1 Bejagung Desa Krajan, Besaran, Klampok, Ngemplak
2 Bektiharjo Desa Krajan, Bogor, Medokan, Ngendut, Puthuk
3 Boto Desa Boto
4 Gedongombo Kelurahan Dondong, Jarkali, Kiring, Widengan, Wire
5 Genaharjo Desa Krajan, Ampo Duwur, Brabe, Gemanting, Gempol, Sendang Pancur
6 Gesing Desa Krajan, Pakah, Wonorejo (Gandul)
7 Jadi Desa Jadi, Gembul, Geneng Kulon, Geneng Wetan, Gowah, Jarum, Mbok Gede, Mbok Kengkeng, Ngesong, Selang, Tlogonongko
8 Karang Kelurahan Karang
9 Kowang Desa Kowang Utara, Kowang Selatan, Jati Teken
10 Ngino Desa Ngino, Cumpleng, Janten, Mangkung
11 Penambangan Desa Krajan, Bogoran, Cungkup, Karangrejo, Kopen, Mbaru, Molo, Ngampon
12 Prunggahan Kulon Desa Krajan, Cageran, Gondang, Gragas, Jarum, Jebayan, Mbunder, Mojokopek, Ngampel, Pencol, Princik, Randu Pokak, Tempes, Tenalan, Terang Asem, Terang Watu, Tlogo, Tlogopule
13 Prunggahan Wetan Desa Banaran, Taragan
14 Sambongrejo Desa Alang-alangan, Drudi Lor, Drudi Kidul, Gentong, Jeruk Gulung, Pencol, Randu Banjar
15 Semanding Desa Semanding Barat, Semanding Timur, Karangotok, Kedokan, Kemuning, Tegal Ledok
16 Tegalagung Desa Kiringan, Ndukoh, Sawahan
17 Tunah Desa Tunah, Kepet

Tempat terkenal

250px-Taman_Hutan_Kota_Tuban.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Taman Hutan Kota

Pariwisata

  • Sendang Asmoro Desa Ngino
  • Pemandian Bektiharjo
  • Gua Akbar di perbatasan kota
  • Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi - masjid unik di dalam gua
  • Air terjun Banyulangse
  • Tebing Watu Ondo
  • Goa Kancing
  • Taman Hutan Kota Abhipraya

Lainnya

250px-Sunan_Bejagung_Tuban.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Sunan Bejagung
  • Tugu Pakah - persimpangan antara Tuban Kota di utara, Plumpang dan Rengel di barat, serta Widang dan Bojonegoro di selatan
  • Citimall Tuban
  • Bravo Supermarket 2
  • Makam Sunan Bejagung - terdapat dua tokoh yaitu Sunan Bejagung Lor dan Sunan Bejagung Kidul
  • Makam Arya Dandang Wacana (Bupati Tuban ke-1)
  • Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW)
  • Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 932/Sunan Bonang di Desa Ngino
  • Puskesmas Semanding
  • Puskesmas Wire

Kebudayaan

250px-Siraman_Waranggono_Tuban.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Siraman Waranggono

Siraman Waranggono

Siraman Waranggono adalah tradisi yang dilakukan secara rutin di kawasan wisata Pemandian Bektiharjo di Desa Bektiharjo. Siraman Waranggono seperti namanya adalah ritual memandikan para waranggono, yaitu sinden langen tayub. Prosesi ini menandakan pengukuhan atau wisuda dari para pegiat seni tayub agar mereka terus melestarikan kesenian khas Tuban ini. Selain waranggono, prosesi juga diikuti oleh pegiat seni lainnya seperti pramugari tayub dan pengrawit.[11]

Keleman

Keleman adalah tradisi tahunan yang dilaksanakan di Desa Ngino. Tradisi turun-temurun ini menjadi wujud syukur petani atas limpahan air Sendang Asmoro yang mengairi sawah mereka. Keleman dalam Bahasa Indonesia berarti menenggelamkan. Melalui tradisi ini, warga berharap segala hama dan penyakit tanaman, khususnya padi yang sedang bunting, dapat dimusnahkan sehingga hasil panen melimpah. Tradisi Keleman berupa arak-arakan yang dimulai dari area persawahan menuju sumber mata air Sendang Asmoro. Masyarakat berbondong-bondong membawa hasil bumi yang dibentuk seperti gunungan untuk nantinya didoakan dan dibagi-bagikan ke masyarakat.[12]

Pada Agustus 2026, sebanyak 21 modin se-Kecamatan Semanding mengikuti lomba tanduk atau ujub donga badhe mantu di halaman Kantor Urusan Agama Semanding. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya memperkenalkan dan melestarikan tradisi lisan yang digunakan dalam prosesi pernikahan adat setempat.[13]

Kuliner

Ampo

250px-Ampo_Tuban.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ampo

Ampo adalah kuliner unik khas Tuban yang terbuat dari tanah liat. Salah satu desa yang masih melestarikan makanan yang diwariskan secara turun-temurun ini adalah Dusun Trowulan di Desa Bektiharjo yang kemudian dijual di berbagai pasar di Tuban. Ampo berbentuk seperti astor dan lebih enak disajikan dengan kopi atau teh. Tanah yang dipilih adalah tanah yang berasal dari sawah dengan tekstur yang lembut dan bebas dari pasir dan kerikil. Kemudian tanah dipukul-pukul menjadi adonan untuk kemudian dibentuk menjadi stik dan diasapkan. Ampo dipercaya memiliki khasiat terutama untuk memperkuat pencernaan.[7]

Legen dan toak

250px-Legen_Tuban.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Legen khas Tuban

Kecamatan Semanding merupakan salah satu penghasil siwalan terbesar di Tuban. Siwalan tersebut kemudian diolah menjadi produk ikonik seperti tuak (atau toak) dan legen. Bahan baku utama pembuatan legen adalah wolo atau bunga siwalan dipotong dan tetesan getahnya dikumpulkan. Legen memiliki rasa manis tetapi dapat berubah menjadi asam dengan cepat karena fermentasi. Tuak dibuat dengan cara yang sama tetapi diberi bahan campuran bernama babakan yang terbuat dari bahan-bahan seperti kulit pohon juwet atau mahoni. Tuak memiliki kadar alkohol yang rendah dan banyak dijual di berbagai warung di Tuban. Tradisi minum tuak di Tuban dipercaya untuk menetralisir endapan kapur atau batu ginjal di tubuh karena tingginya kandungan kapur di air minum.[8]

Bencana

Pada 8 Desember 2025, hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Semanding. Pemerintah Kabupaten Tuban melaporkan 76 rumah rusak dan 20 titik pohon tumbang. Wilayah terdampak meliputi Desa Penambangan, Bektiharjo, Prunggahan Wetan, Prunggahan Kulon, Tegalagung, Semanding, serta Kelurahan Gedongombo; tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.[14]

Pada 2 Maret 2026, banjir setelah hujan deras dilaporkan terjadi di Desa Genaharjo, Sambongrejo, dan Prunggahan Kulon. Di Prunggahan Kulon, rumah warga juga terdampak pohon tumbang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tuban mengerahkan tim reaksi cepat untuk menangani dampak kejadian tersebut.[15]

Pada akhir Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Tuban mencatat penyaluran 30.000 liter air bersih melalui enam rit pengiriman untuk wilayah Kecamatan Semanding sebagai bagian dari bantuan kekeringan di sejumlah kecamatan.[16]

Galeri

  • Kawasan hutan di Banyulangse, Desa Boto
    Kawasan hutan di Banyulangse, Desa Boto
  • Bekas jembatan kereta api di Gesing
    Bekas jembatan kereta api di Gesing

Referensi

  1. ↑ "Laporan Akuntabilitas dan Kinerja Tahunan Pemerintah Daerah Tahun 2024" (PDF). Pemerintah Kabupaten Tuban. 2024.
  2. ↑ "Bravo Supermarket Hayam Wuruk Tuban Resmi Dibuka, Siap Manjakan Para Pengunjung". HALO TUBAN. 2025-09-20.
  3. ↑ Yolency (2019-04-10). "Progres Pembangunan Stadion Bumi Wali Capai 68 Persen". tubankab.go.id - Pemerintah Kabupaten Tuban.
  4. ↑ Zidni Ilman (2026-01-14). "Jalan Ringroad Tuban Rusak Parah, Warga Juluki "Jeglongan Sewu"". JATIMNET.
  5. ↑ Nur Rochma (2017-10-13). "Mengintip Surga Tersembunyi di Sendang Asmoro Ngino". LOVELY MOM.
  6. ↑ Syaifullah Amin (2013-09-06). "Dua Sunan Bejagung". NU ONLINE.
  7. 1 2 Shulfi Ana Helmi (2021-06-30). "Makanan Tradisional Tuban: Bagaimana Ampo Dibuat dari Tanah Liat?". TIRTO.
  8. 1 2 "Nitik, Tradisi Leluhur Minum Tuak di Tuban". REK AYO REK. 2022-05-09.
  9. ↑ Kabupaten Tuban Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Tuban. 2025-02-28.
  10. ↑ Kecamatan Semanding Dalam Angka 2016. BPS Kabupaten Tuban. 2016.
  11. ↑ Ainur Rofiq (2019-11-07). "Siraman Waranggono, Ikon Wisata Budaya Khas Tuban". DETIK.
  12. ↑ "Bawa Gunungan Hasil Bumi, Warga Desa Ngino Rayakan Tradisi Keleman di Sendang Asmoro". PORTAL TUBAN. 2026-02-16.
  13. ↑ "Saat Tradisi Tanduk Dihidupkan, 21 Modin Semanding Adu Kepiawaian Ujub Donga Badhe Mantu". Pemerintah Kabupaten Tuban. 19 Agustus 2026. Diakses tanggal 27 Oktober 2026.
  14. ↑ "BPBD Tuban Catat 76 Rumah Rusak dan 20 Titik Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang". Pemerintah Kabupaten Tuban. 9 Desember 2025. Diakses tanggal 27 Oktober 2026.
  15. ↑ "Respons Cepat BPBD Tuban Tangani Banjir, Pastikan Keselamatan Warga". InfoPublik. 4 Maret 2026. Diakses tanggal 27 Oktober 2026.
  16. ↑ "Pemkab Tuban Distribusikan 294 Ribu Liter Air Bersih, Layani 3.126 KK di 8 Kecamatan". Pemerintah Kabupaten Tuban. 1 September 2026. Diakses tanggal 27 Oktober 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan