Rabu, 28 Oktober 2026
06:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Museum Kambang Putih

Museum peninggalan kerajaan jaman dulu di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Indonesia.

Bagikan:
Untuk kegunaan lainnya, lihat Terminal Kambang Putih.

Museum Kambang Putih merupakan museum yang terletak di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur.[1] Museum ini diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur kala itu, yakni Basofi Soedirman pada tanggal 15 Januari 1996. Museum Kambang Putih dibangun oleh para pemerhati budaya di Tuban dengan tujuan museum ini nantinya akan menjadi wadah resmi untuk menampung semua hasil kekayaan budaya Tuban yang salah satunya adalah tinggalan-tinggalan arkeologi yang telah ada sejak zaman Majapahit.[2]

Museum Kambang Putih memiliki cita-cita menjadi lembaga kajian ilmiah yang berperan dalam pelestarian bukti material peninggalan sejarah dan budaya, baik dari masa lampau, masa kini, maupun untuk generasi mendatang. Museum ini bertugas menyimpan, merawat, melestarikan, memamerkan, serta menyebarluaskan informasi mengenai benda-benda budaya yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tidak ternilai.[3]

Sejarah

Museum Kabang Putih berlokasi di Jl. Kartini No. 3 Tuban, Jawa Timur.[3] Museum ini merupakan museum umum yang diselenggarakan oleh pemerintahan kabupaten. Semula bangunan berfungsi sebagai kamar bola. Tanggal dibangun adalah 4 Januari 1984, tetapi baru difungsikan sejak tanggal 28 Maret 1984. Bangunannya dibuat di atas lahan seluas 150 m2 dibuat satu lantai dengan luas bangunan publik 125 m2, bangunan ini didirikan berdasarkan SK No 22 Tahun 1984 dengan status kepemilikan tanah milik pemerintah.[4]

Museum umum ini pertama kali terletak di Kompleks Pendopo Krido Manunggal, yang diresmikan oleh Bapak Wahono, Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur, pada 25 Agustus 1984. Museum sekarang berada di lokasi yang lebih baik, di sisi barat alun-alun dan dekat dengan tempat ziarah Sunan Bonang. Museum baru diresmikan pada 15 Januari 1996 oleh Bapak Basofi Sudirman, Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur. Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebelumnya berada di gedung museum. Pada era kolonial, gedung tersebut disebut sebagai "kamar bola" atau ballroom, dan dimaksudkan untuk menjadi tempat hiburan untuk orang India. Museum ini menampilkan berbagai jenis artefak, termasuk patung, nekara, arca, tombak, jangkar, kain, kalpataru, dll. Koleksinya yang paling terkenal adalah patung keramik setinggi.[5]

Koleksi

Jumlah koleksi museum Museum Kambang Putih mencapai 600 koleksi. Jenis koleksinya terdiri dari koleksi biologi, arkeologi, filologi, etnografi, keramik, dan numismatik.[6]

Waktu berkunjung

Museum Kambang Putih dapat dikunjungi setiap hari kecuali pada hari libur nasional. Pada hari Minggu, Senin, Selasa, Rabu dan Kamis, jam kunjungan dimulai sejak pukul 07.00 hingga pukul 14.00. Jam buka Museum Kambang Putih pada hari Jumat dimulai sejak pukul 07.00 hingga pukul 11.00. Sementara itu, Museum Kambang Putih dibuka mulai pukul 07.00 hingga pukul 12.00 pada hari Sabtu.[7]

Jarak tempuh

Museum Kambang Putih bisa diakses dari beberapa tempat berikut :

  • Dari Bandar Udara Juanda : 60 Km
  • Dari Pelabuhan Laut : 99 Km
  • Dari Terminal Bus Tuban : 3 Km
  • Dari Stasiun KA : 30 Km

Referensi

  1. ↑ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Tuban". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 31 Mei 2025.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=; no-break space karakter dalam |access-date= pada posisi 7
  2. ↑ Pangestuti, Yulisha; Ningsih, Widya (2024-04-24). "Museum Kambang Putih di Tuban: Sejarah dan Koleksinya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-05-16.
  3. 1 2 Marijan, Kacung (2012) Album budaya: direktori museum Indonesia. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Jakarta. hlm. 449-450
  4. ↑ "Museum Kambang Putih". asosiasimuseumindonesia.org. Diakses tanggal 2020-03-01.
  5. ↑ "Museum Kambang Putih - Sistem Registrasi Nasional Museum". Sistem Registrasi Nasional Museum Kemdikbud (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-05-22.
  6. ↑ "MENGINTIP KOLEKSI MUSEUM KAMBANG PUTIH". ayoningtuban.tubankab.go.id. Diakses tanggal 2024-05-16.
  7. ↑ Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid II (PDF). Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 129. ISBN 978-979-8250-67-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan