Kamis, 24 September 2026
11:27 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Jumat

hari dalam pekan

Jumat adalah salah satu nama hari dalam seminggu, yang berada di antara hari Kamis dan hari Sabtu. Menurut ISO 8601, hari Jumat merupakan hari kelima dalam seminggu,[1] sementara menurut beberapa negara (termasuk Indonesia) dan dalam tradisi agama-agama Abrahamik, hari Jumat merupakan hari keenam dalam seminggu.[2]

Nama arkais untuk hari Jumat adalah Sukra.

Etimologi

Nama "Jumat" berasal dari bahasa Arab, الْجُمْعَة (al-jumʿa), yang seakar dengan kata جَمَعَ (jamaʿa) yang berarti "berkumpul" dan kata جَمَاعَة (jamāʿa) yang berarti jemaah. Nama tersebut merujuk pada "hari berkumpul" bagi umat Muslim, khususnya pria, untuk menunaikan salat Jumat.

Nama "Sukra" berasal dari bahasa Sanskerta, शुक्र (śukra), yang merujuk pada dewa Sukra dalam agama Hindu, serta merujuk pada planet Venus. Penamaan ini masih hidup dalam perhitungan saptawara pada sistem Pawukon.

Kepentingan

Di beberapa negara, terutama di negara-negara Islam, Jumat dijadikan sebagai akhir pekan, bersama dengan hari Sabtu.

Perayaan keagamaan

Islam

Umat Islam menjadikan hari Jumat sebagai hari yang memiliki kemuliaan. Hari Jumat merupakan hari terbaik di sisi Allah sehingga beberapa ibadah tertentu dikhususkan hanya pada hari Jumat.[3] Kemuliaan hari Jumat disebutkan dalam salah satu hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah. Dalam pandangan Islam, hari Jumat merupakan hari yang dipilih oleh Allah untuk diagungkan. Ini merupakan pertanda bagi perselisihan antara Yahudi dan Nasrani (Kristen) dalam peribadatan. Yahudi memilih hari Sabtu, sedangkan Nasrani memilih hari Minggu.[4]

Sementara itu, pada hadis lain yang diriwayatkan pula oleh Abu Hurairah, disebutkan bahwa kemuliaan hari Jumat didasarkan oleh beberapa hal. Hari Jumat diyakini sebagai hari terbaik yang dilalui oleh Matahari. Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada Adam selalu terjadi pada hari Jumat, mulai dari penciptaan, menempati surga hingga terusir dari surga. Selain itu, hari Jumat juga diyakini sebagai hari terjadinya kiamat.[5]

Kristen

Hari Jumat juga mendapat tempat khusus dalam Kekristenan, terutama untuk mengenang kematian Yesus pada hari Jumat Agung. Beberapa denominasi Kristen mengenang peristiwa tersebut dengan mengadakan puasa Jumat.

Menurut tradisi Katolik, Gereja menjalankan misa khusus Jumat Pertama sebagai bentuk devosi kepada Hati Kudus Yesus.[6] Selain itu, Gereja juga mengkhususkan hari-hari Jumat tertentu, terutama hari-hari Jumat pada Masa Prapaskah, sebagai hari-hari untuk melakukan puasa dan pantang, sebagai salah satu bentuk pertobatan sebelum memasuki Pekan Suci dan peneladanan atas puasa Yesus.[7]

Referensi

Catatan kaki

  1. "ISO 8601-1:2019(en) Date and time — Representations for information interchange — Part 1: Basic rules". www.iso.org. Diakses tanggal 2024-08-05.
  2. "Jumat". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  3. Adil 2018, hlm. 289.
  4. Adil 2018, hlm. 289-290.
  5. Adil 2018, hlm. 290.
  6. katolisitas.org. "Tentang Misa Jumat Pertama – katolisitas.org" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-07-20.
  7. "Iman Katolik .....Media Informasi dan Sarana Katekese". www.imankatolik.or.id. Diakses tanggal 2023-07-20.

Daftar pustaka

  • Adil, Abu Abdirrahman (2018). Mujtahid, Umar (ed.). Ensiklopedi Salat. Jakarta: Ummul Qura. ISBN 978-602-7637-03-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Lihat pula

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Friday.
Ikon rintisan

Artikel bertopik waktu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan