Senin, 28 September 2026
16:20 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan

Pascakapitalisme

Artikel ini berisi tentang konsep dalam pemikiran ekonomi. Untuk buku karya Paul Mason, lihat PostCapitalism: A Guide to our Future.
Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. Bantulah memperbaikinya berdasarkan panduan penulisan artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Pascakapitalisme mencakup beberapa proposal sistem ekonomi baru untuk menggantikan kapitalisme, atau berspekulasi tentang nasib dari bentuk tatanan sosial ekonomi saat ini. Menurut beberapa pendapat Marxis klasik, dan beberapa teori evolusi sosial, masyarakat pascakapitalis dapat muncul sebagai hasil dari evolusi spontan ketika kapitalisme menjadi usang. Lainnya menganjurkan model yang secara sengaja menggantikan kapitalisme. Paling menonjol di antaranya adalah sosialisme dan anarkisme.

Pada 1993, Peter Drucker menguraikan kemungkinan evolusi masyarakat kapitalis dalam bukunya, Post-Capitalist Society.[1] Buku ini menyatakan bahwa pengetahuan - dibandingkan modal, lahan, atau tenaga kerja - adalah basis baru kekayaan. Kelas-kelas masyarakat yang sepenuhnya pascakapitalis diharapkan akan terbagi menjadi pekerja pengetahuan atau pekerja pelayanan, berbeda dengan kapitalis dan proletariat di masyarakat kapitalis. Di buku itu Drucker memperkirakan transformasi menuju pascakapitalisme akan selesai pada 2010-2020. Drucker juga menganjurkan untuk memikirkan kembali konsep kekayaan intelektual dengan menciptakan sistem lisensi universal.[2] Konsumen dapat berlangganan dengan biaya dan produsen dapat menganggap bahwa semuanya direproduksi dan didistribusikan melalui jejaring sosial.

Pada 2015, menurut Paul Mason, meningkatnya ketimpangan pendapatan, siklus berulang booming dan penurunan ekonomi, serta kontribusi kapitalisme terhadap perubahan iklim telah mendorong para ekonom, pemikir politik dan filsuf untuk mulai mempertimbangkan dengan serius bagaimana tampilan dan fungsi masyarakat pascakalitalis. Pascakapitalisme diharapkan dapat terlaksana dengan kemajuan lebih lanjut dalam otomatisasi dan teknologi informasi - keduanya secara efektif membuat biaya produksi cenderung mendekati nol.[3]

Nick Srnicek dan Alex Williams mengidentifikasi krisis dalam kemampuan dan kemauan kapitalisme untuk mempekerjakan semua anggota masyarakat, dengan alasan bahwa "ada peningkatan populasi orang-orang yang berada di luar pekerjaan formal dan berupah, mencari nafkah dengan tunjangan kesejahteraan minimal, pekerjaan subsisten informal, atau dengan cara ilegal."[4]

Anarkisme

Artikel utama: Anarkisme

Sosialisme

Artikel utama: Sosialisme

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Drucker, Peter F. (1993). Post-Capitalist Society. HarperInformation. ISBN 978-0-7506-0921-0.
  2. ↑ Schwartz, Peter (1 Maret 1993). "Post-Capitalist". WIRED. Diakses tanggal 17 Maret 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Mason, Paul (2015). PostCapitalism: A Guide to our Future. Allen Lane. ISBN 9781846147388.
  4. ↑ Srnicek, Nick; Williams, Alex. Inventing the Future: Postcapitalism and a World Without Work. Verso Books. pp. 103–104. ISBN9781784780968

Bacaan lebih lanjut

Aliran pemikiran
Libertarian
(Libertarianisme kiri)
Otoritarian
Religius
Varian regional
Bendera merah dikenal luas sebagai simbol sosialisme
Topik dan
isu utama
Konsep
Tokoh
a.16
a.18
a.19
a.20
a.21
Organisasi
Lihat pula
Aspek-aspek kapitalisme
Umum
Ideologi
Budaya
Sosial
Kritik
Antitesis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan