Rabu, 14 Oktober 2026
07:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Lalan Belek

Bagikan:

Lalan Belek adalah salah satu lagu daerah Provinsi Bengkulu, khususnya dari daerah Rejang dan menggunakan bahasa yang bernama sama.[1] Lagu ini menceritakan tentang kisah cinta antar seorang bidadari dengan manusia, yang sangat mirip dengan cerita Jaka Tarub di Jawa Tengah. Alkisah ada tujuh bidadari bersaudara yang turun ke bumi untuk mandi. Saat mandi ketujuh bidadari tersebut menanggalkan pakaiannya, dan salah satu pakaian itu kemudian diambil oleh seorang bujang (laki-laki) yang dimiliki oleh bidadari termuda bernama Lalan. Karena tidak bisa pulang ke langit, Lalan kemudian menikah dengan sang bujang dengan syarat tidak pernah saling membohongi. Sang bujang menyembunyikan baju bidadari milik Lalan itu di langit-langit rumah, dan dia melarang Lalan untuk tidak pernah pergi ke langit-langit rumah itu. Setelah Lalan dan sang bujang itu telah memiliki seorang anak, Lalan lalu menemukan baju bidadarinya, dan kemudian dia kembali pulang ke langit, sementara sang bujang hanya bisa memanggil: oi Lalan belek/baliklah!.

Lirik lagu

Lirik (bahasa Rejang) Terjemahan bahasa Indonesia

Oi lalan belek…oi lalan belek, lalan belek
Oi lalan belek…oi lalan belek, lalan belek.

Kemak boloak si depeak, depeak nang au
Kemak dawen si lipet duwei, Lipet duwei.
Kunyeu depoloak etun temegeak nang au
Belek asen ite beduei ite beduei.

Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek
Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek.

Amen ku namen repie epet nang au
Coa ku melapen eboak kedulo
Eboak kedulo.

Amen kunamen idup yo peset nang au
Coa ku lak tu’un mai dunio
tu’un mai dunio.

Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek
Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek.

 ......
 ......

Amen ade seludang pinang nang au
Jano guno ku upeak igei
ku upeak igei.

Amen ade bayang betunang nang au
Jano guno bemedeak igei
Bemedeak igei.

Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek
Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek.

Bilei iyo temanem tebeu nang au
Memen sebilei temanem seie
Temanem seie.

Bilei iyo ite betemu nang au
Memen sebilei ite becei
Ite becei.

Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek
Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek
Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek.

Oh pulanglah Lalan ... oh pulanglah Lalan ... pulanglah Lalan
Oh pulanglah Lalan ... oh pulanglah Lalan ... pulanglah Lalan

Ambil bambu sebelah, sebelah saja
Ambil daun dilipat dua, lipat dua
Biar sepuluh orang mencengah
Tetap menikah/mufakat untuk menikah kita berdua.

Oh pulanglah Lalan ... oh pulanglah Lalan ... pulanglah Lalan
Oh pulanglah Lalan ... oh pulanglah Lalan ... pulanglah Lalan

Kalau kutahu paria itu pahit
Takkan ku memasak buah "kedulo", buah "kedulo"

Kalau kutahu hidup ini miskin
Takkan kumau turun ke dunia (lahir), turun ke dunia

Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek
Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek.

 ......
 ......

Amen ade seludang pinang nang au
Jano guno ku upeak igei
ku upeak igei.

Amen ade bayang betunang nang au
Jano guno bemedeak igei
Bemedeak igei.

Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek
Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek.

Bilei iyo temanem tebeu nang au
Memen sebilei temanem seie
Temanem seie.

Bilei iyo ite betemu nang au
Memen sebilei ite becei
Ite becei.

Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek
Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek
Oi lalan belek…oi lalan belek…lalan belek.

Referensi

  1. ↑ "Lirik Lagu Lalan Belek dari Rejang Lebong". bengkuluinteraktif.com. 2023. Diakses tanggal 21 Maret 2024.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Musik dan lagu populer daerah di Indonesia
1
DIY
DKI
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
2
Aceh
Bengkulu
Jambi
Riau
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
3
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
4
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
5
Sulawesi Selatan
Sulawesi Utara
6
Maluku
Maluku Utara
7
Papua
Papua Barat
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan