Jumat, 06 November 2026
16:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Leleng

Leleng

Bagikan:
250px-Pasukan_Tari_Leleng.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tari Leleng yang dibawakan beriringan dengan lagu Leleng

Leleng adalah sebuah lagu daerah dari Kalimantan Timur yang dinyanyikan dalam bahasa Dayak. Lagu Leleng ini merupakan lagu tradisional suku Dayak Kenyah yang populer di Kalimantan. Biasanya lagu ini dibawakan dengan instrumen tradisional seperti sape’ (Sampe) dan memiliki makna ajakan untuk bergembira dan menari bersama dalam suasana persahabatan dan kekeluargaan.[1][2]

Lagu ini biasanya dibawakan mengiringi tarian tradisional yang disebut "Tari Leleng", di mana "leleng" berarti "berputar atau berkeliling" yang mencerminkan gerakan tarian tersebut. Dikisahkan, ada seorang wanita Dayak yang bernama Utan Along yang kehilangan kekasihnya. Di saat yang sama, orang tuanya juga menjodohkan Utan Along dengan lelaki yang bukan pilihan yang tepat baginya. Karena rentetan peristiwa tersebut, Utan Along pun merasa kebingungan, hampa, dan mulai berputar-putar. Di situlah gerakan dari tari leleng tercipta. Gerakan berputar-putar ini merepresentasikan kegelisahan dan juga kegundahan Utan Along yang ingin sekali bertemu dengan pasangan hidupnya yang menghilang entah kemana. Tarian ini biasanya dimainkan oleh masyarakat adat Dayak sebagai tarian untuk upacara adat ataupun penyambutan tamu yang datang ke Bumi Dayak.[3]

Lirik lagu

Lirik asli bahasa Dayak Terjemahan bahasa Indonesia

Naselamat lok telu tuyang neman
Palat neman palat uju talan
Leleng..leleng.. otan along
Leleng otan along leleng nalan

Netau ini lok tuyang pemong
Jai pemong jai tawai oyan
Leleng..leleng.. otan along
Leleng otan along leleng nalan

Menjat pesong lok telu tuyang layan
Batong layan batong osa enan
Leleng..leleng.. otan along
Leleng otan along leleng nalan

Jawai kenai lok ini tuyang lulu
Songai lulu songai lemon kanan
Leleng..leleng.. otan along
Leleng otan along leleng nalan

Selamat datang, para tetua dan saudara,
Datang dari jauh, berjalan di jalan panjang.
Leleng… leleng… otan along,
Hutan di sepanjang jalan, hutan di tepian jalan.

Kini kita bersama para tetua yang bijak,
Yang memberi petuah dan doa kepada anak cucu.
Leleng… leleng… otan along,
Hutan di sepanjang jalan, hutan di tepian jalan.

Kita bersyukur atas berkat para leluhur,
Yang menjaga kita dan memberi kekuatan.
Leleng… leleng… otan along,
Hutan di sepanjang jalan, hutan di tepian jalan.

Mari kita rawat sungai dan tanah warisan,
Sungai di kiri, sungai di kanan tempat kehidupan.
Leleng… leleng… otan along,
Hutan di sepanjang jalan, hutan di tepian jalan.

Referensi

  1. ↑ "Lagu Dayak Leleng di Tengah Hentakan Hard Rock". radartarakan.jawapos.com. Diakses tanggal 2025-10-29.
  2. ↑ "Edane Sihir Ribuan Penonton Irau Malinau dengan Lagu 'Leleng' Dayak Kenyah". detik.com. Diakses tanggal 2025-10-29.
  3. ↑ "Makna lagu suku dayak kenyah". ubt.ac.id. Diakses tanggal 2025-10-29.

Lihat pula

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Musik dan lagu populer daerah di Indonesia
1
DIY
DKI
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
2
Aceh
Bengkulu
Jambi
Riau
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
3
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
4
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
5
Sulawesi Selatan
Sulawesi Utara
6
Maluku
Maluku Utara
7
Papua
Papua Barat
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan