Rabu, 04 November 2026
02:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Konservatisme bangsa

Bagikan:
Bagian dari seri
Konservatisme
120px-Blue_flag_waving.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tokoh

Konservatisme bangsa adalah varian ideologi dari konservatisme yang sering dijumpai di Eropa dan Asia, menggabungkan unsur-unsur nasionalisme dengan nilai-nilai tradisional.[1]

Ideologi ini memiliki karakteristik seperti konservatisme tradisional dan konservatisme sosial di mana ketiga variasi ideologi ini memiliki fokus terhadap pelestarian dan tradisi. Ketika konservatisme bangsa memiliki tujuan untuk melestarikan budaya bangsa, konservatisme tradisional lebih menekankan institusi leluhur. Selain itu, konservatisme sosial menekankan patriarki dan membatasi perilaku moral tertentu untuk melestarikan status tradisional seseorang dalam bermasyarakat.[2][3][4] Partai konservatif bangsa sering kali berakar pada lingkungan pedesaan atau tradisionalis. bertolak belakang dengan basis dukungan partai konservatisme liberal yang berakar di perkotaan.[5] Di Eropa, sebagian partai konservatif bangsa menganut Eroskeptisisme.[1]

Referensi

  1. 1 2 Wolfram Nordsieck. "Parties and Elections in Europe". Parties-and-elections.eu. Diakses tanggal 9 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ ANDREW., HEYWOOD (2018). ESSENTIALS OF POLITICAL IDEAS : for a level. [S.l.]: PALGRAVE. ISBN 978-1137611673. OCLC 1005867754.
  3. ↑ Berkowitz, Peter, ed. (2004). Varieties of conservatism in America. Stanford, Calif.: Hoover Institution Press. ISBN 0817945725. OCLC 839305105.
  4. ↑ Dahms, Harry F., ed. (7 November 2014). Mediations of social life in the 21st century. Bingle, UK. ISBN 9781784412227. OCLC 896728569.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Vít Hloušek; Lubomír Kopecek (2010). Origin, Ideology and Transformation of Political Parties: East-Central and Western Europe Compared. Routledge. hlm. 178. ISBN 978-1-317-08503-4.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan