Rabu, 21 Oktober 2026
07:11 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Hippolyte Taine

Hippolyte Taine

Bagikan:
Infobox orangHippolyte Taine
250px-Hippolyte_taine.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran(fr) Hippolyte Adolphe Taine Suntingan nilai di Wikidata
21 April 1828 Suntingan nilai di Wikidata
Vouziers Suntingan nilai di Wikidata
Kematian5 Maret 1893 Suntingan nilai di Wikidata (64 tahun)
rue Cassette Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanMenthon-Saint-Bernard Suntingan nilai di Wikidata
Q65498963 Terjemahkan
1892 – 1893
16 Member of the Académie française (en) Terjemahkan
14 November 1878 – 5 Maret 1893
← Louis de Loménie (en) Terjemahkan – Albert Sorel →
Q65498963 Terjemahkan
1878 – 1886 Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanLycée Condorcet
École Normale Supérieure Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiFilsafat Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanfilsuf,sejarawan seni,penulis,sejarawan,kritikus sastra Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diBeaux-Arts de Paris
Universitas Oxford
École Spéciale Militaire de Saint-Cyr (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
AliranPositivisme Suntingan nilai di Wikidata
Nama penaFrédéric-Thomas Graindorge Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal
Keluarga
Pasangan nikahThérèse Taine (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan
Tanda tangan
Discogs: 3594156 Modifica els identificadors a Wikidata

Hippolyte Taine (lahir di Vouziers, Ardennes 21 April 1821; meninggal di Paris 5 Maret 1893) adalah seorang filsuf dan sejarawan terkemuka di akhir abad 29 di Prancis,, guru besar filsafat di Nevers, di Sekolah École des Beaux-Arts.[1][2] Bahan-bahan kuliahnya dikumpulkannya dan dibukukan dengan judul Philosophie de l'art. Filsafat dari Taine memang banyak membahas tentang seni, yang menurutnya sangat ditentukan oleh ras atau bangsa, lingkungan (lillie) dan momen.[1] Pemikiran cemerlangnya dituangkan dalam karya Historie de la littérature anglaise yang dilengkapi dengan pendahuluan yang menunjukkan kecakapannya.[1] Sebagai ahli dalam berpikir, ia bercorak positivis dan terpengaruh oleh August Comte dan Stuart Mill.[1] Selain itu tampak ia juga dipengaruhi oleh Baruch Spinoza dan Georg Wilhelm Friedrich Hegel.[1] Bersama Renan, ia menjadi pemimpin terkemuka generasi tahun 1860.[1] Teorinya bersifat determenistik yang saat ini sudah jarang dipakai.[1] Taine mulai mengajar di École pada tahun 1864 sebagai profesor seni, ia banyak digemari oleh mahasiswanya.[2] Ia mengkritik paradigma berpikir orang Prancis yang kala itu cukup emosional, beraura menghakimi, dan hanya berpikir dengan analisis rasional.[2] Ia memang mewacanakan pandangan tentang seni sebagai salah satu sudut pandang dalam bersikap. Disertasinya membahas tentang puisi, berjudul La Fontaina (tahun 1853) ketika ia berumur 21 tahun.[2]

Beberapa karyanya yang lain di antaranya,[2]

  • De l'Intelligence (1870)
  • Les Philosophies classiques du XIXe siècle en France.

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3423-3424
  2. 1 2 3 4 5 {[en}] Chris Murray., Key Writers on Art: From antiquity to the nineteenth century. Psychology Press, 2003m hal. 187-188
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan